Tulisan : Manajemen Keuangan Keluarga
Menarik memang soal perduitan ini dimana aku juga sangatlah faqir ilmu soal ini. Ya semakin banyak nyari tahu, semakin sadar bahwa ternyata selama ini aku amatlah bodoh. Rajin baca tapi sering lupa. Masih harus banyak belajar. Lagi lagi dan lagi. Oh, Begitulah hidup. Tidak akan pernah berhenti belajar.
Jadi, tadi setelah ikut SCK-Kamil Pascasarjana ITB tentang Manajemen Keuangan Keluarga oleh Ust. Rendy, beliau menyampaikan 5 buah poin inti materi yang aku rangkum sebagai berikut :
1. Kita mengerti konsep hidup seorang Muslim.
a. Memaknai Ilmu : belum paham soal Riba, halal, haram? Oke berarti dikit-dikit harus mulai berlajar kesana. Soal zakat juga. Jangan mentang-mentang selama ini gaji / harta yang dimiliki gak pernah sampai ke nishab dan haul-nya Zakat penghasilan ataupun zakat harta lalu jadinya gak pernah nyari tahu soal itu (itu aku sih wkwkw)
b. Pemahaman soal adab hidup seorang Muslim : Apa itu arti bermewah-mewahan, Apa itu mubazir? Apa gunanya punya harta banyak dan mampu dibelanjakan namun tidak produktif. Misalnya hanya jadi sepatu dan baju yang pada akhirnya terpendam di kamar. Lalu yang misalnya suka hobi jajan kesana kemari,makan ini dan itu, jalan ke sana sini, mungkin bisa mempertimbangkan kembali, jangan-jangan hal tersebut mubadzir. Spirit menggerakkan ekonomi kecil, oke sih, butuh hiburan, oke sih. Tapi jangan sampai mubazir.
Rumah tangga jadi high cost karena gaya hidup . Jadi perencanaan keuangan harus melingkupi pemahaman soal dengan adab hidup seorang muslim. ^^
2. Tidak Menyatunya Harta Suami dan Istri.
Seharusnya harta suami dan istri terpisah, begitu kata beliau. Yang kupahami tentu bukan maksud beliau suami dan istri selalu hitung-hitungan soal hartanya masing-masing. Tapi soal pengelolaan dan jelasnya kepemilikan. Sebagaimana zakat pun selalu atas nama satu orang, maka harta yang dizakatkannya pun jelas kepemilikannya. Zakat atas nama siapa yang telah mencapai nishab dan haul?
Perlu jelas harta yang dimiliki, lalu jika ada harta sesuatu yang atas nama pribadi, tercatat dengan baik. Kalau ada kasus : suami kerja, istri tidak bekerja, hidup bagaimana? : maka harta suami >> sebagiannya dinafkahi kepada istri, kemudian istri menjadi manajer keuangan. Jika ingin memberikan pemberian, bisa diakadkan. Mana yang untuk nafkah, mana hadiah untuk istri.
Oiya ada satu hal yang bikin aku ngeuh. yaitu soal kalimat ini :
“Harta istri-harta istri, harta suami- harta istri, kalimat ini kurang betul. Kalimat yang betul pada bagian ini adalah : harta istri, harta istri, harta suami harta suami. Tapi pada harta suami ada hak nafkah untuk istri dan keluarga.. “
Jika istri tidak bekerja, punya tanggungan , bagaimana? Jika jika istri masih kuliah bagaimana? Banyak hal yang nanti pada akhirnya suami dan istri harus banyak bersepakat. Teori keuangan manapun diaplikasikan tanpa kesepakatan suami istri, akan tetap kacau.
Waduduh. Udah pernah dapet nih dari SPN tapi kayaknya lupa. wkwkw.
Ya, soal pemasukan disini Ust Rendy menyampaikan 3 macam
Active income, pekerjaan yang fix (primer)
pemasukan dari aktualisasi diri (sekunder)
Pemasukan dr aset yang dimiliki
Hadist keberkahan dari kebun yang dihujani, terkisah terdapat sebuah kebun yang hanya kebun itulah yang diawani dan dituruni hujan (menunjukkan adanya keberkahan dari kebun tersebut. Maka ternyata kelebihannya ada pada pengelolaanya. Didalamnya terdapat konsep 1/3 dalam pengelolaan harta (kamu boleh banget baca artikel ini, tulisan oleh Pak Muhaimin Iqbal untuk lebih lengkapnya)
Penjelasan ini ngena banget karena paling related.
Bagaimana seharusnya uang dibelanjakan?
Biasakan hidup dari 1/3 penghasilan
1/3 untuk digunakan demi keperluan sendiri / keluarga inti
1/3nya diberikan kepada yang membutuhkan atau shadaqah ( shadaqah juga bisa ke keluarga dekat atau bisa juga ke lembaga- lembaga penyalur infaq dan lembaga sosial sosial)
1/3nya digunakan untuk menjadi di modal. (contohnya adalah ilmu/ pelatihan / sesuatu yang bisa diinvestasikan)
***
Sebenarnya yang saya tuliskan disini hanya secuil dari apa yang disampaikan beliaudi voice note selama 40 menit. kalau mau voicenotenya bisa download aja di sini.
Semoga bermanfaat :)
Semoga memberi insight ~