Ada satu janji yang sejak beberapa tahun lalu masih ku pegang erat hingga saat ini. Janjimu untuk menemui ayahku. Tapi kini beliau sudah tak bersama kami lagi. Lalu, apakah janji itu masih bisa ku pegang?

Kaledo Art

tannertan36

blake kathryn

Discoholic 🪩

titsay

if i look back, i am lost

#extradirty
occasionally subtle
taylor price
KIROKAZE
Misplaced Lens Cap
Xuebing Du
Three Goblin Art
Not today Justin

祝日 / Permanent Vacation

@theartofmadeline
dirt enthusiast
ojovivo

No title available

No title available
seen from Türkiye

seen from United States
seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from Côte d’Ivoire
seen from Brazil

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Netherlands

seen from United States
seen from United States

seen from France
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
@sepertiisyarat
Ada satu janji yang sejak beberapa tahun lalu masih ku pegang erat hingga saat ini. Janjimu untuk menemui ayahku. Tapi kini beliau sudah tak bersama kami lagi. Lalu, apakah janji itu masih bisa ku pegang?
Kepergianmu memupuskan banyak impianku
Kehilanganmu mengubur sebagian besar anganku
Di tinggalkanmu menghancurkan mimpi-mimpiku
Banyak keinginan yang harus ku kubur dalam-dalam setelah kau pergi
Entah sampai kapan aku mampu berjuang
Karna pergimu menyisakana luka yang sangat sulit untuk ku obati
Kami rindu Bapak, tapi kami ikhlas
Terimaksih untuk segalanya
Kami tahu, Bapak sekarang sudah sangat sehat dan bahagia
Dari tadi scrolling akun twitter @/HipDict_ dan ketawa sendiri lihat postingan di sana 😂
Ada satu pertanyaan yang selalu menggangguku, namun tak pernah mampu untuk ku ucapkan padamu
"Apakah kau yakin padaku?"
Aku
Sudah hampir mati rasa
Sudah hampir kehilangan harapan
Sudah hampir seperti robot yang tak punya perasaan
Anggap saja semua salahku
Selalu menganggap hal kecil adalah permasalahan yang besar
Selalu mempermasalahkan hal yang tak perlu
Selalu menghakimi tanpa toleransi
Atau mungkin memang aku sudah mati rasa?
Kasihan dirimu, sepertinya selalu berada di tempat yang salah
Atau memang tempatmu yang sebenarnya bukan ada padaku?
Entahlah
Harus tetap berjuang bersama, ataukah harus ikhlas
Jika pada akhirnya ditakdirkan untuk berakhir, maka akhiri saja kapanpun kau mau
Salahku yang mencintaimu dengan terlalu, hingga mengabaikan diriku sendiri
“Kita adalah dua yang diawali dari sesuatu yang tidak disengaja, dijalani dengan apa yang disebut dengan bahagia, dan ditutup dengan derai dua air mata.”
— (via mbeeer)
Daily reminder!
“Ditepian, aku menabur harap. Untuk tetap bertahan, untuk tidak patah, untuk tidak redup. Walau seringkali kenyataan memberhentikan.”
—
Jangankan bermimpi untuk membersamai dan mendampingimu hingga tua nanti, mengatakan isi hatiku dan menatap matamu saja aku tak punya keberanian
“Mungkin Tuhan tahu kau belum butuh, oleh sebab itu kau belum diizinkan mendapatkannya sekarang.”
— (via mbeeer)
Kita, yang semakin patah dan hancur berkeping-keping
“Wanita itu bimbang. Dia diam di antara dua pilihan. Menyerah lalu pergi, atau bertahan dan berpikir seberapa kuat lagi ia mampu berdiri.”
— (via mbeeer)
“Terkadang aku ingin menyerah. Ingin meninggalkan ini semua. Pergi ke antah-berantah dan memulai lagi semuanya dari awal. Menata apa yang mereka hancurkan. Menjadi diri sendiri seperti yang aku mau.”
—
Padahal dari semua yang mengetuk, cuma kamu yang aku izinkan masuk.
“Ayo kita perbaiki ini semua pelan-pelan. Entah kenapa, aku masih yakin kita bisa selama kita juga mau berusaha.Iya aku mengerti bahwa ini akan sulit sekali, tapi bukan berarti tidak bisa, kan? Aku yakin itu.Bolehkah kita mencoba dulu, Sayang? Sekali lagi saja. Sekali lagi.”
—