Dicintai orang lain adalah keberuntungan,
Tapi mencintai adalah keberanian,
Keberanian untuk tidak mengharapkan dicintai kembali.
Karena cinta memang tidak harus dibalas.
Tapi kamu tidak pernah salah jika berharap untuk dicintai.
NASA
styofa doing anything
DEAR READER

No title available
Alisa U Zemlji Chuda

blake kathryn
tumblr dot com
cherry valley forever

pixel skylines
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
No title available
art blog(derogatory)

PR's Tumblrdome
Game of Thrones Daily
trying on a metaphor
AnasAbdin
dirt enthusiast
Sweet Seals For You, Always
i don't do bad sauce passes

titsay

seen from Türkiye

seen from Türkiye
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Indonesia
seen from United States

seen from Australia
seen from France

seen from Netherlands
seen from Ireland

seen from Germany

seen from Malaysia
seen from Germany

seen from United Kingdom
seen from Malaysia

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from China
seen from China
@sinatya
Dicintai orang lain adalah keberuntungan,
Tapi mencintai adalah keberanian,
Keberanian untuk tidak mengharapkan dicintai kembali.
Karena cinta memang tidak harus dibalas.
Tapi kamu tidak pernah salah jika berharap untuk dicintai.
Waktu tidak bisa membuat kita lupa akan kenangan menyakitkan,
Waktu hanya membuat kita lupa rasa sakit yg pernah kita rasakan.
Bukan cinta namanya kalo kamu tidak melibatkan Tuhan.
-AM
Tersesat yang paling jauh adalah ketika kita telah sadar tapi tetap terus menuju ke arah yang salah.
Aku telah menggali lukaku sendiri,
Seperti calon mayat yang menggali kuburannya sendiri.
Sudahkah bercermin hari ini?
Dimana kau bercermin?
Pada cermin diatas wastafel? yang bisa ku lihat bayanganku dengan jelas. Bisa melihat detail setiap lekukan wajahku, membuatku tersenyum karena mirip ayah ibuku, dan membuatku bersyukur diciptakan sebagai yang sekarang.
Pada layar ponsel? yang sekilas ku lihat bayanganku pada layar ponsel yang menjadi hitam setelah ku tekan tombol kuncinya, Ah, sibuk sekali urusan duniaku.
Pada sendok makan siangmu? yang bagian dalamnya dapat membuat bayanganmu terbalik dan menciut atau bagian luar dengan gambaran bayangan tegak diperbesar. Membuatku bertanya dari sisi mana aku terlihat baik? bagaimanakah seharusnya aku bersikap?.
Pada air kolam ikan di taman? yang terkadang membuat bayanganku hilang karena ikan membuat riak disekitarnya. Mengingatkanku, rasa gentar saat hati ini rapuh oleh godaan setan dan manusia, rasanya ingin menghilang saja.
atau pada kaca jendela kelas? yang saat kau melihat langit kau mengamati lamat-lamat bayangan yang samar diterpa awan lewat. Membuatku bertanya apakah aku telah mengenali diriku dengan sebaik-baiknya? siapa aku?
bermacam-macam perasaan kita dapat kau tuangkan dalam kanvas cermin, ada kalanya bayanganmu membuatmu bahagia, bersyukur, dan ada kalanya membuatmu benci dan frustasi mengapa bayangan itu selalu sukses membuat kesalahan dan dosa yang tak terhitung.
yah, refleksi diri selalu membuat kita berpikir, membuat kita mengevaluasi kembali tentang makna penciptaan dari diriku. apakah kita sudah menjadi yang terbaik? apakah kita sudah menjadi manusia yang sesuai dengan tujuan Allah menciptakan?
tak apa, jangan membenci bayanganmu. Ia adalah dirimu.
“Karena selama kau masih melihat bayanganmu, berarti masih ada cahaya yang menyinarimu.”
Allah masih menunjukkan kasih sayang-Nya lewat cahaya petunjuknya yang bisa kau lihat dari bayanganmu sendiri. Bayanganmu adalah navigator jalanmu agar tetap pada koridor jalan-Nya.
tetaplah bercermin dan tersenyumlah.
Setelah kehilangan kepercayaan terhadap seseorang,
Rasanya yang ia katakan adalah kebohongan.
Wanita berwajah paling teduh
Jika wajah adalah pancaran jiwa. Mungkin saja cantik tak selalu jadi yang utama. Karna definisi cantik adalah indah dan setiap orang boleh menerjemahkannya masing-masing. Wajah memang bisa dipoles agar terus indah. Namun pancarannya akan selalu berbeda dari setiap orangnya.
Cantik itu mudah memolesnya. Apalagi standarnya fisik saja. Buat wajah mulus sempurna, bulu mata lentik, hidung mancung atau bibir yang di polesi lipstik warna merah. Kalau perlu operasi plastik untuk membuat semua mata menjadi terpana. Karna dengan cantik siapa yang tidak suka.
Lalu bagaimana dengan teduh? Tak ada definisi yang benar-benar sempurna. Teduh ialah pancaran wajah dari hati yang memiliki kecintaan kepada Tuhan melebihi kecintaan kepada mahluk. Teduh ialah wajah yang bercahaya karena betapa ikhlas dan syukurnya hati dalam menjalani hidup. Teduh ialah rona dari jiwa-jiwa yang bijaksana.
Jika cantik mempesona mata. Maka teduh mempesona hati. Jika cantik menyenangkan. Maka teduh menentramkan. Jika cantik adalah taman bunga. Maka teduh adalah semerbaknya. Maka merasakan keteduhan bukan dengan mata tetapi dengan hati.
Lalu siapakah itu? Itulah kamu.
Semoga nanti jika kita dipertemukan, kamu menyukai hatiku lebih dari wajahku :)
Hati yang baru
Ternyata setelah kehilangan justru kita akan merasakan ketenangan. Tak perlu ada lagi yang dikhawatirkan. Karna memang semuanya adalah titipan bukan kepunyaan. Justru aku menyadari kehilangan bukan berarti sesuatu terengut dari kita, namun proses untuk mendatangkan sesuatu yang lebih besar darinya.
Ternyata dari sesuatu yang patah, ada hal yang tetap utuh. Ia dirawat dengan begitu anggunnya, disirami dengan telaga ilmu dan dibalut dengan nasehat-nasehat bijaksana. Apalagi kalau bukan hati namanya. Ialah satu-satunya organ yang setelah patah justru malah tumbuh, merona dan memancar cahaya darinya.
Karna itu berterima kasih lah kepada mereka yang menyediakan waktunya untuk mematahkan hati-hati kita. Mereka lupa bahwa hati adalah organ bukan benda. Mereka lupa bahwa hati kita terpaut pada kecintaan kepada penciptanya, apakah mereka lebih hebat dari kuasanya? Atau memang mereka sengaja membuat rongga agar hati-hati kita terselip ragu supaya kufur dari nikmat-Mu.
Dengan patah hati-hati kita akan diasah. Dengan kehilangan justru melipat gandakan keikhlasan. Apalagi dengan tulus, masalah besarpun terasa renyah seperti pilus. untukmu yang hatinya maha lurus. Rawat dan jaga agar terus merona. Untukmu yang belum merasakan ketenangan setelah kehilangan, cukupkan ilmu dan kuatkan tulus. Agar engkau menyadari bahwa kehilangan sejati adalah kehilangan cinta dari-Nya. Bukan yang dikatakan banyak manusia.
Terima kasih untuk hati yang baru. Aku akan menanaminya dengan bunga-bunga. Juga pepohonan yang akan rindang nantinya. Aku juga akan menambahkan kursi untuk membuat semua yang singgah nyaman berlama-lama duduk disini. Oh iya, aku juga akan menambahkan rumah di dekatnya. Jika kamu mau, mari kita mengisinya.
Melepaskan pun perlu belajar, hingga aku sadar aku telah memetik pelajaran dari melepaskan.
Bahwa ternyata aku bisa sesabar itu menghadapi hati seseorang.
Apalagi di bulan puasa. Haha.
Serasa berkah. :)
Emang, sendirian pas sedih itu paling nelangsa.
Mencintai
Mencintai seseorang bukan hanya tentang memiliki,
Tapi juga tentang melepaskan,
Melepaskan ego kita,
Melepaskan rasa sombong kita,
Melepaskan diri dari amarah kita,
Termasuk melepaskannya saat kita harus kehilangannya,
Mencintai itu belajar tentang ikhlas
-A.M
Aaarrgh, kenapa hati gue lemah banget.
Padahal fisik gue sekuat baja.
nyesel nikah?
kadang kadang kalo lagi kangen rumah, kangen orang tua. rasanya sedih, rasa menyesal itu suka datang. kenapa aku sudah menikah? harusnya aku nikahnya nanti aja, harusnya aku lebih banyak menghabiskan waktu dirumah, lebih sering berdekatan terus dengan orang tuaku, lebih memperhatikan mereka. sebagai seorang perempuan dan istri, paham betul betapa pentingnya ridho suami. sedih rasanya ketika perempuan menikah, orang tuanya bukan lagi jadi yang pertama. setelah tinggal jauh dari orang tua untuk waktu yang tak lagi sama, baru tau rasanya, kemarin - kemarin ngapain aja dirumah?
memang benar, rasanya gak ada tempat terbaik selain dirumah bersama orang tua sendiri.
sebelum menikah, suka males bantuin orang tua. setelah menikah mau gak mau harus rajin membantu orang tua baru, mengerjakan pekerjaan rumah dll, serta aku masih harus bertanggung jawab atas pekerjaanku (untuk orang tuaku). yang satu ini karena aku ingin.
sediih.. kenapa malah sekarang harus melakukan yang terbaik, harus rajin, harus bangun pagi, pura-pura gak capek walau sebenernya capek, semua itu untuk orang tua dan keluarga baru, padahal harusnya juga ngelakuin itu pada orang tua sendiri.
mereka yang udah berjuang, berusaha membahagiakan hingga tak lagi merasa sakitnya, lelahnya. sekarang setelah menikah malah harus berjauhan, setahun bisa dihitung berapa kali pertemuan. video call atau telpon gak termasuk bagiku. karena itu tetap jauh.
semenjak menikah, sering muncul pertanyaan, apa orang tuaku sudah bahagia? apa aku sudah cukup membahagiakan mereka?
meski menurut mereka, bahagianya adalah ketika putrinya dipinang oleh seorang lelaki yang baik, santun, serta bertanggung jawab. yang mereka merasa lega dan tenang menitipkannya.
tapi sebagai seorang putri yang pernah mereka perjuangkan kehidupannya, apa aku sudah cukup membahagiakan mereka?
aku masih punya mimpi untuk mereka, aku punya keinginan untuk mereka, aku punya banyak yang ingin aku beri. aku juga ingin terus berjuang untuk mereka. aku ingin mereka hidup berkecukupan, bisa bantu memenuhi apa yang mereka butuhkan, mereka cukup menikmati masa tuanya tanpa khawatir masalah apapun apalagi ekonomi. aku tau, meski sebanyak apapun dan sekeras apapun itu, aku tak kan bisa membalas mereka.
aku masih ingin bersama mereka walau jauh. aku ingin mereka tetap ada.
Tuhan, jangan ambil mereka sebelum mimpi dan inginku terwujud untuk mereka. aku mohon. :'(
untuk kamu perempuan yang belum menikah, sayangilah orang tuamu, dekat- dekatlah terus dengan mereka. berikan yang terbaik untuk mereka. perlakukanlah mereka dengan sebaik-baiknya.
Dan untuk kamu para suami, sayangilah istrimu setulus hati, ia yang bersedia meninggalkan rumah dan orang tua yang telah merawat, membesarkannya untuk hidup bersamamu.
yang ia berharap, ia akan menemukan rumah nyaman baru untuk tumbuh dan mendapatkan pelajaran baik dengan penuh kasih sayang, sebagai mana kasih sayang yang pernah ia dapatkan dari orang tuanya.
"Aku takut bahwa sebenarnya aku bukannya tenggelam, tapi menenggelamkan diri."
-AM
Sudahkah bercermin hari ini?
Dimana kau bercermin?
Pada cermin diatas wastafel? yang bisa ku lihat bayanganku dengan jelas. Bisa melihat detail setiap lekukan wajahku, membuatku tersenyum karena mirip ayah ibuku, dan membuatku bersyukur diciptakan sebagai yang sekarang.
Pada layar ponsel? yang sekilas ku lihat bayanganku pada layar ponsel yang menjadi hitam setelah ku tekan tombol kuncinya, Ah, sibuk sekali urusan duniaku.
Pada sendok makan siangmu? yang bagian dalamnya dapat membuat bayanganmu terbalik dan menciut atau bagian luar dengan gambaran bayangan tegak diperbesar. Membuatku bertanya dari sisi mana aku terlihat baik? bagaimanakah seharusnya aku bersikap?.
Pada air kolam ikan di taman? yang terkadang membuat bayanganku hilang karena ikan membuat riak disekitarnya. Mengingatkanku, rasa gentar saat hati ini rapuh oleh godaan setan dan manusia, rasanya ingin menghilang saja.
atau pada kaca jendela kelas? yang saat kau melihat langit kau mengamati lamat-lamat bayangan yang samar diterpa awan lewat. Membuatku bertanya apakah aku telah mengenali diriku dengan sebaik-baiknya? siapa aku?
bermacam-macam perasaan kita dapat kau tuangkan dalam kanvas cermin, ada kalanya bayanganmu membuatmu bahagia, bersyukur, dan ada kalanya membuatmu benci dan frustasi mengapa bayangan itu selalu sukses membuat kesalahan dan dosa yang tak terhitung.
yah, refleksi diri selalu membuat kita berpikir, membuat kita mengevaluasi kembali tentang makna penciptaan dari diriku. apakah kita sudah menjadi yang terbaik? apakah kita sudah menjadi manusia yang sesuai dengan tujuan Allah menciptakan?
tak apa, jangan membenci bayanganmu. Ia adalah dirimu.
“Karena selama kau masih melihat bayanganmu, berarti masih ada cahaya yang menyinarimu.”
Allah masih menunjukkan kasih sayang-Nya lewat cahaya petunjuknya yang bisa kau lihat dari bayanganmu sendiri. Bayanganmu adalah navigator jalanmu agar tetap pada koridor jalan-Nya.
tetaplah bercermin dan tersenyumlah.
Bahagia adalah saat kamu bisa menjadi diri sendiri disekeliling teman-temanmu, Tanpa harus meminta dipahami, Tanpa harus berbasa-basi, Namun bisa membuatmu merasa ingin selalu berbuat baik kepada mereka, "It's okay thats love"
Thanks friends 💞 saranghae...
Tulisan selalu menggambarkan seseorang. Kehidupan, Keinginan, Kebencian, Bahkan, Kebohongan.