Kamu engga selalu harus terlihat kuat kok. Engga apa-apa kalau lagi ngerasa lemah.
Kamu engga selalu harus terlihat bahagia. Engga apa-apa, kalau kamu emang ingin menangis.
Kamu juga engga selalu harus terlihat hebat. Engga apa-apa, jika kamu menjadi biasa-biasa aja.
Semua orang pernah gagal, pernah kecewa. Setiap kita punya keterbatasan dan kekurangan.
Akui aja, simpan aja dulu keharusan-keharusannya.
Bukan kamu aja kok, semua orang juga khawatir dengan ketidakpastiannya.
Kalau emang lagi ngerasa engga bisa berpikir positif dan engga bisa optimis, engga apa-apa.
Engga usah dilawan. Terima aja, sadari aja.
Semua orang yang katanya sukses, yang katanya kaya, yang katanya paling beruntung, juga punya masalah, ketakutan, dan kecemasannya sendiri-sendiri.
Udah deh enggga usah pura-pura buat yakinin orang-orang, kalau kamu sendiri aja sebetulnya engga yakin.
Engga usah ngasih harapan ke orang-orang, kalau kamu aja masih sering kecewa sama harapan-harapanmu sendiri.
Apalagi menghalalkan segala sesuatu yang sebenarnya kamu hanya ingin mendapat keuntungannya.
Iya, jujur ke diri sendiri itu penting banget. Siapa lagi yang bisa menjaga ketenangan hatimu kalau bukan kamu sendiri?
Istirahat aja dulu sejenak, mungkin keinginan-keinginanmu menggantung terlalu tinggi.
Iya, boleh kok bermimpi setinggi-tingginya, tapi kadang kamu juga perlu memulainya dari yang paling mungkin.
Bahkan engga apa-apa jika harus memulainya dari yang paling bawah sekalipun, memulai dari titik terendahmu.
Ingat ya, jujur ke diri sendiri dulu. Karena hati dan perasaanmu engga mungkin bisa berbohong.