Garis Waktu karya Fiersa Besari
Kategori ini kayaknya aku punya banyak daftar deh. Suka punya harapan besar buat buku yang dielu-elukan banyak orang, tapi akhirnya kecewa karena ternyata ga sebagus yang diharapkan. Bahkan buat aku, karya klasik kaya Saman karya Ayu Utami dan To Kill The Mocking Birds karya Harper Lee aja overrated. Guess yang seleranya rendah dan ga bisa ngerti faedah di balik sebuah karya itu bukan orang lain, tapi aku tea. Haha
Yet, somehow, untuk karya ini aku ga ragu kalau bilang ini tuh overrated. Saat itu aku belinya pas lagi galau-galaunya. I thought baca buku ini bakalan jadi semacam bibliotheraphy yang bisa bikin perasaan lebih tenang. Inti ceritanya sih tentang seseorang yang suka sama cewek terus ceweknya selingkuh. I expect much from this book, taunya isinya tuh kaya curhatan dengan kata-kata indah, yang to some extent menurut aku terlalu manis. Plotnya loncat-loncat dan terlalu singkat, konflik dan resolusi ga dijelaskan secara detail, dan konten cerita pun ga begitu fresh. Sepintas mikir kalau cerita aku tuh jauh lebih menarik buat dibikin novel dan diterbitin gitu. Hahaha Tapi well, everyone has their own story that we never fathom. So, mungkin buat banyak orang buku ini emang relatable.
Nevertheless, aku suka gaya bahasanya di beberapa bab, sama suka juga beberapa lagu karya penulis ini.