#6 Pulang
Setiap kepulangan adalah nikmat; kecuali bagi yang berkhianat di perjalanan. Mari bersetia, hingga kelak pulang ke surgaNya. (Salim A Fillah)
Kemanapun kita pergi maka akan selalu dipertemukan dengan sebuah perpisahan. Semua akan pulang pada waktunya. Tak ada yang abadi. Baik berpisahnya hanya karena jarak hingga karena beda alam. Faktanya, perjalanan akan sampai pada akhir tujuan.
Karena tujuan abadi kita adalah akhirat, menentukan pola pertemanan yang mengingatkan kepada tujuan akhir adalah suatu hal yang penting dalam konsep silaturahim.
“Seseorang akan mencocoki kebiasaan teman karibnya. Oleh karenanya, perhatikanlah siapa yang akan menjadi teman karib kalian.” (HR. Abu Daud, no. 4833; Tirmidzi, no. 2378; dan Ahmad, 2:344. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)
Ukhuwah yang tumbuh karena iman akan terus bersemai dalam bait-bait doa terindah. Ia yang tak akan rela melihat saudaranya jatuh dalam kefuturan, senantiasa mengingatkan dalam kebaikan dan bergandengan tangan mengejar amal shalih.
Ditinggalkan atau meninggalkan sahabat seperjuangan akan selalu berakhir dengan drama tangisan. Sembari dipenuhi harap semoga dalam dekapan ukhuwah yang terbentang oleh ribuan jarak iman itu terus bertumbuh. Bertemu di dunia, bersatu di syurga. See u 😊
Yogyakarta, Januari 06 th 2019

















