Kata suami, mendampingi istri melahirkan itu rasanya seperti pengalaman spiritual tersendiri. Melihat istri tercintanya (uhuy) kesakitan dan terluka berdarah-darah demi memperjuangkan kehidupan darah dagingnya itu bukan main-main campur aduk rasanya. Jadi lebih memahami juga perjuangan ibunya dan istrinya sehingga bisa lebih berempati. Bahkan beliau sempat sangat kecewa karena tidak diperbolehkan mendampingi saya saat proses persalinan berlangsung, alasannya karena saya akan melahirkan sungsang pervaginam dan ada treatment khusus, khawatir beliau tidak akan tega melihat saya (dan emang pasti gak tega kayaknya 😅).
.
Kata beliau setelah saya melahirkan, "Aku kecewa karena disuruh keluar ruangan, kalau qadarullaah kamu wafat saat melahirkan, itu artinya aku gak ada di samping kamu saat itu, dan momen saat aku keluar ruangan akan jadi momen terakhir aku melihat kamu hidup."
Ih waw, ngeri ngeri so sweet yah 🙃
.
Baik cuss ini sedikit tipsnya sesuai pengalaman kami ditambah baca-baca buku:
.
1. Persiapkan hal-hal teknis sebelumnya seperti baju bayi, baju ibu, baju ayah, handuk, selimut dll, persyaratan administrasi RS/bidan (KTP, KK, BPJS), uang, snack, kurma, tumbler air minum, alat transportasi dsb.
.
2. Belajar dan baca-baca ilmu persalinan ya Ayaah, apa itu kontraksi dan interval, pembukaan, induksi, risiko-risiko persalinan, pijat endorfin & oksitosin, alasan harus operasi caesar dsb. Jangan hanya ibunya saja yang belajar yaa, saat ibunya sangat kesakitan udah ambyar segala macem, Ayah yang take control dan harus ambil keputusan lhoo. Jangan hanya manut-manut saja nanti tanpa ilmu. Hiks :"
.
3. Banyak-banyak ngobrol juga dengan istri tentang harapan persalinannya. Nanti kira-kira maunya gimana, dampingi dengan penuh cinta dan ketulusan #tsaah. Dukung dan percaya bahwa istrimu bisa 💪
.
4. Fokus pada ibu dan bayi yaa, jangan main game, nonton anime, ngurusin kerjaan, atau sibuk hapean, nanti dulu pleaseee~
5. Saat istri mulai meracau karena kesakitan kontraksi, jangan terlalu banyak bicara, bahkan lebih baik diam saja, cukup genggam erat tangannya dan elus-elus punggungnya, cium keningnya. Karena satu kata saja keluar semisal, "Sabar..", mungkin akan berbalas, "Sabar! Sabar! Kamu gak ngerasain siiih, ini sakiiiit!", terus berlanjut, "Jangan sentuh aku!" 🙃
Jadi diem aja yaa, atau istighfar, atau baca Al-Qur'an lirih, atau ajari istri cara bernafas yang benar (hayoo gimana seharusnya nafas saat melahirkan? Belajar ya!). Siap-siap juga jika istri mulai mengeluarkan kata-kata, "Aku gak kuat", bahkan, "Aku mau meninggal aja", terus elus-elus sambil istighfar saja.
.
6. Stay cool, jangan menampakan kepanikan karena akan sangat berpengaruh pada psikologis ibu.
7. Bantu ibu melakukan hal-hal yang ia mau, misal ingin makan, minum, ubah posisi, dll. Biasanya suaranya jadi lirih sekali seperti berbisik, siap-siap dekatkan telinga~
.
8. Ibu jadi sangat sensitif dengan bau, maka pastikan diri ayah bersih, wangi, pakai deodoran dan parfum, dan nafas yang segar karena seringkali harus ngobrol dekat sekali. Bau badan atau bau mulut akan cukup mengganggu si ibu.
.
9. Kalau rasanya tidak kuat untuk menangis, panik atau stres, minta izin pada istri untuk keluar ruangan sebentar dan menyegarkan pikiran.
.
10. Setelah istri melahirkan, beri makan dan minum (disuapin ajaa hehe) karena sudah mengeluarkan banyak tenaga. Puji bahwa istrimu hebat dan berterima kasihlah dengan tulus karena sudah berjuang melahirkan.
.
Sejak awal sebelum waktu melahirkan, tanyakan kesiapan suami untuk mendampingi, jika dirasa tidak kuat misalnya, lebih baik minta didampingi yang lain. Karena tidak semua suami mampu buibu, kalau dipaksakan khawatir justru pasiennya jadi nambah juga sama suami 🙃 *serius
Saat melahirkan, kita perlu pendamping dengan tipe tenang & motivator, bukan yang panikan, karena akan sangat mempengaruhi kondisi psikologis ibu juga kata bidannyaa...
.
Jadiii suamii...siapkan ilmu, siapkan mental, siapkan dana, dan tentu saja perbanyak doa dan keridhaan untuk istri ya. Terima kasih sudah mau sama-sama berjuang!
.
Buibu ada yang mau nambahin lagi? Monggo 🤗