Ada yang masih menyepelekan pekerjaan "ibu rumah tangga"? Semoga udah nggak ada ya. Udah 2024 nih coy masih aja nyepelein perempuan yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga.
Aku belum jadi wibu-wibu eh maksudnya ibu-ibu, cuma beberapa bulan ini lagi magang jadi ibu-ibu, ibu rumah tangga lebih tepatnya dengan anak 1 (baca: anak kocheng :p). Capeknya jadi ibu ruta anak 1 MasyaAllah Bund capek betol, padahal baru magang ini woy. Pekerjaan rumah (PR) zaman sekolah dulu nggak ada apa-apanya dibandingkan mengerjakan pekerjaan rumah yang literally pekerjaan rumah.
Pagi dimulai dengan nyapu halaman dan sebagian jalan depan rumah. Cukup melelahkan kalau halamanmu luas. Sambil memegang sapu di tangan, jangan lupa nyalakan kran supaya ember penuh dan siap digunakan untuk menyiram tanaman. Percayalah menunggu ember penuh air juga melatih kesabaran apalagi kalau PDAM di tempatmu nyala airnya itir-itir.
Nyapu dan nyiram selesai, bisa lanjut pergi ke pasar kalau memang isi kulkas kosong atau bisa lanjut masak (kalau nggak mager). Sebelum masak pun kadang bingung, "Masak apa ya kira-kira hari ini?". Di sela-sela memilah bahan masakan, jangan lupa untuk memberi makan anabul agar supaya kegiatan masak-memasak berjalan lancar tanpa gangguan anabul ndusel sikil. Beres memasak terbitlah korah-korahan, kalau masakmu pagi itu agak ribet harus sabar nyuci piring dkk yang menggunung. Lagipula seringkali habis masak nggak langsung makan, butuh jeda beberapa menit sampai akhirnya muncul rasa lapar.
Lanjut ke nyapu dalam rumah. Dan bersabarlah bagi kalian yang rumahnya luas seluas Malfoy Manor. Makin kerasa capeknya kalau nyapu mu dilanjut ngepel wkwkwkwk. Nah setelah lantai rumah terasa adem kayak iklan obat pel, sebaiknya gegoleran sebentar. Ibaratnya, kayak anak SD yang istirahat minum es setelah pelajaran matematika alias sweger pol.
Kalau ada cucian di bak, air bisa diajak kerjasama, dan nggak hujan ya nyuci dong. Tapi masalahnya air di rumah seringnya sulit diajak kerjasama, jam sekian baru nyala bahkan pernah malam baru nyala.
Dan pekerjaan rumah paling melelahkan jatuh kepada nyetrika! Mungkin karena panas yang timbul dari setrika kali ya jadi ikut sumuk belum lagi kalau baju susah licin padahal udah disemprot rapika juga.
Cukup melelahkan bukan? Belum lagi kalau si ibu juga harus mengurus suami dan anaknya. Belum lagi kalau si ibu juga nyambi kerjaan sampingan. Dan belum lagi kalu si ibu juga merangkap wanita karir. Semangat Ibu-ibu!! (^_^)9