Sagara, aku ingin bercerita walau terhalang ruang.
Sagara, aku ingin berbincang walau terhalang jarak.
Sagara, aku ingin berkeluh kesah walau terhalang waktu.
Dengarkan aku Sagara, izinkan aku menulis tentang sebuah pertemuan.
Saat fajar merona merah dari sebelah timur, kita telah siap untuk memulai hari. Pertemuan bukan berarti harus saling bertatap muka. Bagaimana jika hati kita saling bertemu?
Ada cerita yang ingin aku sampaikan tentang kalimat-kalimat yang saling kita lemparkan terasa begitu lekat. Semuanya seakan selaras antara kehidupan dan kehampaan. Adakah yang kau rasakan, Sagara?
Ada perbincangan yang tak ingin aku lewatkan. Ketika mimpi-mimpi kita terasa begitu dekat. Bahkan mungkin kita memang sudah berada pada lajur yang sama. Adakah yang kau rasakan, Sagara?
Ada keluhan yang ingin aku utarakan. Betapa beratnya memulai hal yang baru. Juga sulitnya beradaptasi dengan tanggung jawab yang semakin lama semakin besar. Adakah yang kau rasakan, Sagara?
Sagara, jika nanti memang kita kembali pada titik yang sama. Sampaikan selamat datang untukku di hidupmu.