Maafkan Kami Ibu Pertiwi
Hari ini, orang-orang berlomba untuk jadi kaya raya--berkuasa Hingga makin langka, mereka yang tulus berdaya Memberdayakan dirinya demi banyak jiwa Memberdayakan banyak jiwa demi lingkungannya
Tapi wajar, negeri ini sibuk memuja yang bisa memamerkan neraca dan menutup mata pada mereka yang diam-diam menjaga Negara ini lupa, menghargai orang-orang desa dan belantara Negara ini tega, terhadap mereka yang mengupayakan tanah kelahirannya
Negara ini tak tahu atau pura-pura tahu(?) Ada tangan-tangan kecil yang setia menjaga hutan Ada suara-suara lirih yang rela tetap tinggal di pedesaan Tanpa papan nama, tanpa headline harian
Maafkan aku, Ibu Pertiwi Belum bisa berdampak besar untuk banyak jiwa Aku masih belajar menjaga akar Sambil menahan luka dari mereka yang merusak bunga
Maafkan aku, Ibu Pertiwi Jika aku belum cukup berisik untuk disebut peduli Belum cukup kaya untuk diberi ruang berdiri Tapi aku tetap di sini—menjagamu dalam sunyi














