#CeritaAgil Alhamdulillah kemarin bisa sempat mengunjungi Agil yang sedang sekolah di Pesantren Ibad Arrahman. Mengingat Agil hanya libur di hari jumat, sabtu, dan hari raya momen Idul Adha kemarin saya manfaatkan untuk bertemu Agil. Hari sabtu, seringkali saya masuk kerja, sehingga sulit untuk melakukan perjalanan ke Pandeglang. . . Saat itu, Agil menjadi panitia Qurban di Ibad. Saya senang sekali melihat Agil bisa beradaptasi dengan teman-temannya. Teman-temannya juga terlihat ramah dengan Agil. Santri MTS memanggil Agil "Ka". Sebagai ibu Agil disini, saya cukup khawatir terhadap anak saya. Setiap mau kunjungan, atau ada kawan yang ingin kunjungan, saya sempatkan menitipkan makanan dan uang jajan. Saya juga bertanya kepada ustadz dan ustadzahnya bagaimana perkembangan Agil. Kepikiran sekali, apakah Agil nyaman disana, apakah dia baik-baik saja, apakah dia dibully, apakah dia punya banyak teman, dll. Alhamdulillah Agil baik-baik saja. Ternyata jadi IBU ITU SUSAH. Mungkin ini takdir Allah untuk saya untuk belajar jadi orang tua, sebelum jadi orang tua dari anak kandung saya. . . Senang sekali mengetahui bahwa Agil sudah tahu cita-citanya menjadi pilot. PR saya sebagai ibu dan psikolog sekolah, membuag program persiapan karir untuk Agil dan santri MA lainnya. Mungkin saya bisa berkolaborasi dengan pihak sekolah : colek ustadz @ayesaja dan ustadzah @giaghaliyah . . Di akhir, ketika saya mau pamit, Agil berkata : " Maap bu, saya tidak bisa salaman dengan Ibu" Hati saya hancur wkwkwkw. Sama "anak" sendiri aja ditolak. Tapi saya bersyukur, berarti Agil sudah paham saya bukan muhrimnya hehehe. . . Sehat-sehat Agil. Semoga jadi anak shaleh kebanggaan keluarga. Titip Agil ya Bapak Ustadz & Ustadzah. Sampai berjumpa bulan depan :D. . . #pesantrenstory #santri #pesantren #ibadarrahman #pandeglang #anuekaceh #aneuknanggroe #anakshaleh #aneukmeutuah (at Ibad Ar Rahman Islamic Boarding School)