Kehilangan bukanlah petak umpet, di mana cepat atau lambat akan ditemukan kembali. Terkadang kehilangan memang tidak perlu dicari. Meski ada yang tetap melekat, seperti rindu yang mengendap-endap atau patah hati yang tak kunjung lenyap.
Butuh waktu? Ya, begitu juga butuh nyali untuk benar-benar tidak mencari. Apalagi merengek-rengek agar ia kembali, apalagi sampai gila agar tidak kehilangan yang terkenang. Butuh kesabaran? Pada bagian ini aku pikir memang tidak semudah membalik telapak tangan. Tidak semudah mengedipkan kelopak mata. Tapi jika berhasil, bisa dipastikan kita akan lebih nyaman melangkah lebih jauh, bisa dipastikan kita tidak membawa beban yang berlebih ketika hendak membawa yang baru. Perlu untuk mawas diri? Ya, beberapa kehilangan juga bisa dipastikan sebab tidak pernah dengan erat ketika menggenggam, seringkali juga sebab mengabaikan, atau lebih-lebih sebab setengah hati, atau bahkan tidak pernah memberi ruang untuk memiliki diri sendiri. Terserah, kita akan memilih bagian yang mana untuk bercermin. Selebihnya bisa ditambahkan sendiri jika memiliki pengalaman kehilangan. Iya, to :)
















