Cerita tentang Atrioventricular Block
Ini kisah tentang Patrick, dan ayahnya.
Kita lihat P sebagai kesalahan yang dibuat Patrick, dan QRS adalah tamparan dari ayahnya.
Saat Patrick masih kecil, ayahnya sering menampar dia setiap kali dia membuat kesalahan, supaya Patrick menyadari kesalahannya.
Sekarang Patrick sudah mulai sekolah, dan ayahnya sibuk kerja, jadi saat Patrick melakukan kesalahan, butuh waktu sampai ayahnya tahu lalu menamparnya, karena ayahnya sibuk.
Interval PR > 0.20 detik.
AV Block Derajat 2 - Mobitz I
Sekarang Patrick sudah kuliah, dan ayahnya bertambah sibuk dengan pekerjaanya di kantor, sehingga saat Patrick membuat kesalahan, butuh waktu lebih lama sampai ayahnya tahu lalu menamparnya, dan terkadang ayahnya lupa menampar Patrick.
Interval PR yang semakin progresif yang diikuti single P nonkonduksi.
AV Block Derajat 2 - Mobitz II
Sekarang ayahnya Patrick sudah pensiun dan selalu berada di rumah, jadi saat Patrick melakukan kesalahan, ayahnya langsung menampar Patrick saat itu juga, tapi terkadang ayahnya lupa menampar Patrick karena sudah tua dan ingatannya memburuk.
Interval PR konstan, dengan gagal konduksi gelombang P ke ventrikel, tipe konduksi 2:1 (2 konduksi, 1 blok), 3:1, atau 4:1
AV Block derajat 3 - Complete AV Block
Ayahnya Patrik mulai terganggu kejiwaannya, ia menampar Patrick kapanpun ia mau entah itu Patrick berbuat salah ataupun tidak.
Tidak ada hubungan antara gelombang P dan irama kompleks QRS.
Patrick yang malang, semoga sedikit membantu pembacaan EKG-nya :)
(dari kumpulan bahan EKG dan seminar jadul)