“Apa Targetmu?”
Kemarin habis ikut seminar tentang kepenulisan. saat sesi tanya jawab, salah seorang peserta bertanya, “Bagaimana agar bisa konsisten menulis setiap hari?” pemateri menjawab, “Dengan memiliki atau menentukan target yang ingin dicapai”
mendengar jawaban beliau, aku seketika berpikir..., ‘target nulisku selama ini apa ya?’
jawabannya ternyata nggak ada.
yah, aku nulis cuman karena pengen nulis dan sharing. sesederhana itu.
ketika yang lain mungkin target nulisnya karena pengen ngumpulin orang (either itu pembaca atau followers), membuat buku, pengen terkenal, atau karena pengen dapat uang, aku nulis ya karena emang pengen nulis saja.
Sebenarnya dulu aku termasuk orang yang selalu punya target terhadap apa yang ingin aku capai. tapi lama-kelamaan hal itu buat aku capek, stres, dan ngerasa stuck. makanya belakangan ini aku berusaha untuk enjoy dan jalanin aja apa yang sedang aku lakukan saat ini. berusaha untuk nikmatin proses ketimbang mikirin apa yang harus aku lakukan untuk bisa mencapai apa yang saat ini orang-orang yang punya hobi sama denganku yaitu menulis telah capai.
dan ternyata dengan nggak menargetkan apa-apa, aku malah lebih konsisten nulis setiap harinya, karena fokusku bukan ada pada orang lain, aku nulis karena pengen mengeluarkan keresahan, berbagi pemikiran atau pengalamanku. jadi, ketika semua itu telah aku tuangkan dalam tulisan, yaudah. aku nggak peduli bakal ada yang suka, baca, atau nggak, dll.
kalau ditanya apakah aku nggak mau bila kelak tulisanku dimuat dalam buku dan aku bisa berpenghasilan dari menulis? ya maulah, tapi ya itu balik lagi, semua itu belum ada dalam fokusku nulis saat ini.
aku masih mau enjoy nikmatin nulis apa pun tanpa mendapatkan presure dari pihak lain, menentang ego dan idealisme-ku sendiri demi sebuah angka yang kutahu sangat cepat hilang dan takan pernah merasa cukup orang-orang yang telah menjadikannya sebagai sebuah tujuan.
lagian, expect nothing accept everything adalah salah satu mantra yang ingin kujalani saat ini. alias nggak usah berharap apa-apa. karena semakin kita tidak mengharapkan sesuatu, semakin tenang pula hidup kita. karena semakin kita mengharapkan sesuatu, akan semakin sakit pula jika kenyataan yang ada tidak sesuai dengan ekspetasi kita selama ini (aku sudah banyak belajar tentang hal ini ;)) karena semakin kita tidak mengharapkan sesuatu, bukankah terkadang sesuatu itu yang akan menghampiri kita dengan sendirinya?
jadi, bagaimana denganmu? apa ‘targetmu’ menulis selama ini?














