Halo, Malaikat Tanpa Sayap !
Assalamualaykum. Halo malaikat tanpa sayap! Bagaimana rupa kabarmu? Baikkah engkau? Sehatkah dirimu? Bagaimana aktivitasmu? Sesiapapun dirimu, izinkan malam ini aku bercerita, padamu, tentang kisah terbaik nomor 2 di dalam Al Quran bagi seorang manusia sepertiku. Iya, tentu saja setelah kisah si tampan, Yusuf. Ini kisah tentang doa terbaik Nabi Musa, yang biasanya sering pake banget diucap jadi doa paling top kalo hendak mengisi acara atau presentasi minimal. Yap, bener banget, doa yang meminta kelancaran bicara. Tahu kah kau malaikat tanpa sayap, kelanjutan doa tsb sungguh sangaaattt menjadi bagian favoritku. Bener ! Doanya Nabi Musa agar dipersaudarakan dengan Nabi Harun, meminta untuk dikuatkan jalan dakwahnya dengan dipersaudarakan tsb. Manis bukan? Ku pikir, jika ini hanya tentang kolaborasi amal kebaikan, Maka tentu tak luput berbagai kekurangan diri kita sebagai insan Sudah pasti akan ada saatnya terbentang segala perbedaan Tapi, jika ini hanya tentang kolaborasi amal kebaikan, Bukankah setiap kita akan menggenapkan dan menutup segala kekurangan? Ku pikir, jika ini hanya tentang kolaborasi untuk peradaban, Maka tentu setiap potensi wajib hukumnya untuk dikerahkan, Sudah pasti langkah-langkah kita sejajar berjalan beriringan, Tapi, jika ini hanya tentang kolaborasi peradaban, Bukankah setiap potensi kita akan saling bertatutan menyusun satu persatu peradaban? Ah, malam ini saja, ku sampaikan padamu Aku merasa, pantas saja bila tak kunjung dipersatukan denganmu, Apalah aku, siapalah diriku, Yang mengenalmu pun tidak begitu, Yang kau jadikan pijakan untuk menguatkanmu pun, aku meragu Yang kau percayakan untuk beriringan langkahnya denganmu pun, aku merasa tak mampu Lantas, mimpikah aku bila ingin dipersatukan denganmu, wahai malaikat tanpa sayap? Wajar saja bila aku tak kunjung dipersatukan denganmu, Mungkin Allah, menunggu hingga aku sang butiran debu, pantas mengiringi langkahmu Mampu mensejajari kebesaran jiwamu Menjadi yang kau percayai menguatkan langkahmu Karena, hakikan kolaborasi amal kebaikan, bagiku ia berarti saling. Bukan aku yang bergantung padamu, Bukan pula kau yang bergantung padaku, Tetapi, kolaborasi hanya tentang aku dan kamu menjadi kita Ttd, aku, sang butiran debu. 30 Mei 2017













