Kompetensi diartikan sebagai kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan baik, misalnya mampu melakukan tugas atau pekerjaan secara efektif. Kompetensi juga mencakup pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan soal, atau bahkan keterampilan yang jauh lebih besar dan lebih beragam. Misalnya memimpin organisasi. Pada pembelajaran berbasis kompetensi, siswa diharapkan mampu mendemonstrasikan pengetahuan, penguasaan konsep, dan keterampilan dalam dan sebagai proses pembelajaran. Karakteristik utama dari pembelajaran berbasis kompetensi adalah fokusnya pada tingkat penguasaan. Dalam sistem pembelajaran berbasis kompetensi, siswa melakukan pembelajaran sesuai dengan tahapan penguasaan kompetensinya hingga tuntas sebelum akhirnya mampu melanjutkan pada tahap penguasaan kompetensi berikutnya. Apa sebenarnya peran asesmen dalam peningkatan kualitas pembelajaran murid? Apa keterkaitan antara asesmen, kurikulum dan pembelajaran dalam menyediakan pengalaman belajar murid yang berkualitas? Segitiga belajar membantu kita tidak melihat asesmen, kurikulum dan pembelajaran sebagai aspek yang berdiri sendiri. Pemahaman terhadap segitiga belajar akan membawa kita pada kebutuhan membaca laporan Asesmen Kompetensi Minimum dan menggunakannya untuk perbaikan kualitas pembelajaran. Baca selengkapnya di: https://bambangherlandi.web.id/apa-itu-asesmen-nasional/ Referensi: https://gurubelajar.kemdikbud.go.id/seri-asesmen-kompetensi-minimum/ @kemdikbud.ri @ditjen.gtk.kemdikbud @disdikbudkaltim @disdikbud_kotabpn @muhaimin_mpi @smkn3bpn #MerdekaBelajar #GuruBelajar #AsesmenNasional #AsesmenKompetensiMinimum #DitjenGTK #Guru #TenagaKependidikan #GTK #SahabatGuTendik https://www.instagram.com/p/CKVP70ynb-W/?igshid=1m5ejmlfjtgrm











