Prasangka.
Dzon atau prasangka merupakan suatu keadaan hati mencurigai sesuatu entah itu baik ataupun buruk. Dzon dibagi menjadi dua yaitu dzon ke arah positif dan dzon ke arah negatif. Dzon positif atau husnudzon yang melihat sesuatu atau perilaku yang ke arah kebaikan sedangkan dzon arah negatif berarti kebalikannya.
Suatu dzon bisa dianggap baik ketika menuju arah kebaikan. Nah, jikalau ada seseorang yang terlanjur menganggap orang lain baik terhadap dirinya dan sedikit merasa ada sesuatu lebih diantaranya. Lantas, apakah itu tetap jadi husnudzon?
Wallahu a'lam bisshowab
Dzon atau prasangka yang baik tersebut dapat muncul karena perbuatan atau sikap baik yang ditunjukkan kepada orang lain. Bagaimanalah jika, orang yang menjadi objek kebaikan tersebut merasa terlalu diperlakukan dengan baik dan merasa ada sesuatu lebih diantaranya atau sekedar berharap lebih?
Hey, kita ini sudah dewasa. Sama sama tau adab dalam bersikap terhadap orang lain. Janganlah biarkan objek mu ini terlarut dalam pikiran nya sendiri. Yang bahkan sangat jauh dari jadi nyata.
Di lain sisi, bukan pula salah si subjek yang baik terhadapnya. Toh, ternyata dia baik terhadap semua orang. Dan ternyata begitu asik dengan yang lain. Bukan hanya dengan si objek saja.
Ada sesuatu yang dapat membutakan si objek jikalau begini jadinya. Sesuatu yang ya semua orang taulah apa itu. Walau tidak semua orang tau makna dan arti sesungguhnya.
Jadi,apa yang perlu kita lakukan kemudian?
Hey objek, jangan jadi orang yang lembek. Jangan pula jadi orang yang terlalu perasa. Rasa mu tidaklah salah namun sikapmu yang berlebihan membuat semua ini menjadi semu.
Wahai subjek, pertegaslah sikap mu. Jangan kau seolah membuat pelangi palsu di angannya. Tidaklah pula kau terlalu baik, wajar saja lah. Nggak semua orang bisa mengartikan sikap terlalu baikmu itu.
Terakhir, bukan siapa yang salah.
Namun, sikap yang masih perlu diperbaiki
◾◾◾
Fz


















