Jika kamu ingin segera maka mintalah
Panjatkan
Keni

Game Changer & Make Some Noise
Today's Document
almost home
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
NASA

Love Begins
taylor price

bliss lane
No title available
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
YOU ARE THE REASON
One Nice Bug Per Day
Cookie Run:Kingdom Official!
occasionally subtle

gracie abrams
hello vonnie
Show & Tell
h
EXPECTATIONS

seen from Brazil

seen from Germany
seen from Indonesia
seen from Vietnam
seen from Indonesia
seen from Germany
seen from United States
seen from China
seen from Russia

seen from South Korea
seen from United States

seen from Philippines

seen from Brazil
seen from Thailand
seen from Brazil
seen from Brazil
seen from Bangladesh

seen from Canada

seen from Germany
seen from United States
@nrqorieb-blog
Jika kamu ingin segera maka mintalah
Panjatkan
Lintas
Lintas generasi lintas peristiwa. Pastinya mereka bukan hanya sekedar melintas. Tak tahu apa yang ada pada generasinya bahkan tak tahu peristiwa penting baginya. Di lintasan ini, aku bertemu generasiku dan kami berbagi peristiwa.
Ujung
Mengenang kisah, ber-nostalgia dengan remah-remah peristiwa. Mungkin bedanya nanti tidak ada batas waktu saat kita bersama. Entah.. Hanya terbayang melingkar seperti biasa lalu satu persatu berkisah. Mungkin kisah bagaimana perjalanan bisa sampai duduk di sana, bersama.
Harapannya adalah.. Kita bertetangga di surga, bersama para rasul dan pengikutnya . .
Kalau begitu tidak ada yang pergi.. Hanya tidak bersama beberapa saat saja :)
Ujung(?)
Tidak ada ujung, hanya terasa di ujung.. percayalah . . . Pernah baca ujung inspirasi? Itu buka ujung!, itu permulaan kita pada kita masing-masing. Tapi terasa seperti di penghujung, kan? sangat.
Di benak muncul bagaimana menciptakan rasa (seolah) di penghujung ini menjadi (benar-benar) sebuah permulaan. Agar tak terulang kisah seseorang di awal merasa sendirian. Padahal sebelum awal ramai tarikan ramai dorongan. Lalu sendiri di permulaan melihat yang lain tarik-menarik dorong-mendorong.
Aaah.. memang dasar makhluk tak peka tak punya rasa aku? iya aku.. kisaaah kisah.. Tak pandailah aku berkisah. Apa lagi kisah tentang kehilangan.. Tapi pasti akan kuceritakan, kisah tentang menemukan. Tunggu saja nanti, kupaksa kalian duduk mendengarkan! Tak peduli jarak mau pun waktu yang harus kalian korbankan.
Aku hanya ingin sesekali berkisah..
remahan-remahan peristiwa
berarti banyak remahannya, ahaha
Ampuh
Doa, serius Doain aja, hehe Serius!
Begini
Aku beri opsi ujungnya dan pilihan tetap bukan padaku. Karena aku telah selesai memilih, kamu juga kan?
Hanya sedang mencoba menerka.. Apa gerangan yang mereka rasakan? Hingga Allah memerintahkan agar Nabi SAW mempersatukannya menjadi pasangan syurga.
Kalaulah karena rasa tersebut sudah hadir sejak lama. Pastilah sudah banyak mereka yang dipersatukan karena alasan yang sama.
Tapi pasti ada alasan lainnya.. Alasan yang kita harus bisa mengambil pelajaran atas rasa yang mereka kelola.
http://m.eramuslim.com/oase-iman/kisah-cinta-ali-bin-abi-thalib-da-fathimah-az-zahra.htm (at Masjid Al-Hurriyah Kampus IPB Dramaga Boogor)
Kearifan universal
al-Qur'an
A Touching Story of A Mother’s Love . For more contents, please follow us @firstsmileapp
Mamakee..
tidak ada hati yang mau dijadikan pilihan. semua hati ingin dipilih–tetapi bukan sebagai pilihan.
(via prawitamutia)
Selamat memilih yang bukan pilihan (read : perjuangkanku) ☺️
(via dokterfina)
Aku memilih, tapi apa iya dia pilihan?
Akhirnya dipaksa tumpah. Berarti sudah saatnya bermain basah.
Tapi .. Jangan tunggu dipaksa tumpah lagi baru basah. Tumpahkan dan buat semua basah. Bismillah .. Hingga akhirnya tak lagi harus menumpahkan. Karena semua sudah berbasahan.
Peran Ayah dalam pendidikan anak
Oleh : Ustadz Bendri Jaisyurrahman [Pakar islamic parenting dan konselor pernikahan]
Ketika ada tenaga medis bukan dokter hanya mantri lantas asal memberi obat jatuh korban maka akan di anggap mal praktek
Ketika ada sopir metromini lantas mengendarai pesawat tanpa punya ilmu nya akan di anggap mal praktek.
Lalu bagaimana saat ayah dan ibu tidak mempunyai ilmu lantas mereka mempunyai penumpang yang bernama anak
–> mal praktek?
Menghasilkan :
1) Anak2 yang kerdil jiwa nya. Jiwa anak kecil yang terjebak dalam tubuh orang dewasa.
2) Degradasi psikis , akibat nya saat ini lemah.
—> Dari anak2 lemah —> menjadi laki2 lemah —> ayah yang lemah —> mencetak anak2 tidak berkualitas.
Anak sekarang hasil penelitian secara psikis setengah umur biologis nya. Anak kuliah berprilaku seperti anak SMP. Anak SMP berbicara seperti anak TK “ciyus, miapah,dll”
3) Fenomena cabe2an dan anak alay.
Apa sih anak Alay ?? Mati pola pikir / thinking shock.
Ciri-ciri :
- tidak bisa milih / membuat keputusan.
“Kamu mau makan apa? Hmmm terserah deh… ” Diajak sholat hayuk, diajak maksiat hayuk.. Pagi ke majlis ta'lim, malam dugem
-tidak bisa describe. “Yaaa gitu deh..”
Penyebab fenomena cabe2an —> kehilangan sosok ayah
Karena ayahlah yg mengajarkan rasionalitas, otak kiri. Anak yang di besarkan tanpa sosok ayah akan tumbuh emosional dan tdk rasional.
● FENOMENA FATHER HUNGER ●
Indonesia saat ini di sebut sbg Fatherless Country, banyak anak yang berayah namun yatim. Kerusakan psikologis yang di derita anak2 karena kehilangan sosok ayah.
Anak yang dekat dengan ayahnya cenderung menjadi pribadi yang percaya diri dan mudah beradaptasi dengan lingkungan luar. Karena bagi anak2, ayah adalah sosok misterius karena jarang pulang. Namun ketika seorang ayah bisa menjalankan peran nya. Maka anak akan menyimpulkan bahwa dunia luar aman bagi nya.
Stimulus pagi hari, hasil penelitian anak akan termotivasi menjadi sosok orang yang membangunkan dia di pagi hari… Anak yg di bangunkan oleh ayah akan lebih sukses daripada yang di bangunkan oleh ibu. Karena di mindset anak ayah adalah sosok penuh challenge sementara ibu lebih kepada urusan domestik dalam rumah.
●EFEK DARI ‘FATHER HUNGER'●
1. Kurang dapat beradaptasi dengan lingkungan luar. Sekolah nempel terus ke ibu nya minta di tungguin.
2. Minder
3. Gay/ melenceng orientasi seksual
Hasil research –> 100% gay krn kehilangan sosok ayah
4. Kesulitan dalam belajar
5. Perasa / susah mengambil keputusan —-> kebanyakan diasuh ibu
6. Kalo perempuan , susah membuat kriteria pasangan. Buat anak perempuan yang dekat dengan ayah nya dia akan dgn mudah menjawab apa kriteria pasangan hidup nya? Yang seperti ayah saya, Karena seharus nya seorang ayah adalah first love bagi anak perempuannya.
Kebutuhan dasar anak wanita : - di cintai - di sayangi - di puji
“Tau kah kamu nak, tidak ada satu laki2 di dunia ini yg mencintai km melebihi cinta ayah kepada kamu”
“Nak, tidak akan ayah biarkan satu laki2 pun menyakiti hati mu”
“Buat ayah, kamu adalah princess ayah , putri nya ayah yang paling cantik”
Anak2 perempuan yang saat kecil nya tidak mendapat kan ketiga hal diatas akan haus kasih sayang, sehingga ketika beranjak dewasa di rayu oleh laki2 mudah sekali karena dia mendapat apa yg tdk dia dapatkan seharus nya , laki2 yang memuja dia, akibat nya dgn mudah menyerahkan diri dan kehormatan nya…
Buat wanita yang sudah menikah, kalo menghadapi masalah dalam rumah tangga nya dia akan mudah give up, menuntut cerai dia dgn mudah menyimpulkan bahwa smua laki2 brengsek.
Saat ini banyak anak berayah namun yatim, karena fungsi ayah saat ini hanya 2 :
- memberi nafkah - memberi ijin nikah
Ayah tidak tau kapan anak laki2 nya mimpi basah, subuh ketok pintu “bangun , sholat ke masjid” si anak tdk tau bahwa dia mimpi basah dan harus mandi junub. Berangkat ke masjid tanpa mensucikan diri
Padahal 58% anak Indonesia mengalami mimpi basah pertama nya saat kelas 5 SD (pubertas dini) sementara menurut mendiknas pelajaran mandi junub baru di berikan saat kelas 2 SMP. Bayangkan selama berapa tahun si anak sholat ibadah nya tdk sah.
● FATHERLESS COUNTRY! ●
- 0-2 thn pengasuhan full oleh ibu
- Usia pre school –> 90% guru di sekolah2 pre school adalah perempuan - Usia TK –> sama tenaga pendidik perempuan smua - Usia SD –> sama tenaga pendidik mayoritas ibu2
Padahal 0-7thn adalah golden age pembentukan karakter , harus imbang stimulan ibu dan ayah
Bayangkan saat cerita ttg sosok Umar ibn Khatab yg bercerita adalah ibu guru tdk bs heroik, harus nya sosok umar itu gagah perkasa. Sosok ibu2 tdk akan bs mewakili.
Maka ketika ada pepataha ttg “al ummu madrasatul ula: seorang ibu adalah sekolah pertama anak2 nya maka tambahkan dan ayah adalah kepala sekolah nya.
Apa fungsi seorang kepala sekolah :
1. Membuat tenaga pendidik nya nyaman. Nyaman kan istri mu , bahagiakan istri mu itu adalah hal terbaik yg bs km berikan kepada anak2 mu. Saat istri kita bahagia maka anak kt akan di besarkan dgn bunga2 yang indah, namun sebalik nya saat istri kt tdk bahagia tdk terjamin hidup nya , kesejahteraan nya dia akan membuang emosi sampah kepada anak2 kita.
2. Menentukan visi dan misi anak didik nya. Mau di jadikan apa anak anak didik nya. Ayah lah yang menentukan lantas mensosialisasi kan nya kepada istri sbg tenaga pendidik
3. Evaluasi, ini lagi2 bukan tugas istri namun tugas kepala sekolah. Panggil tenaga pendidik "umi, kok abi liat anak kita udh umur 10th belum bisa baca al fateha coba gimana sekolah nya , umi ajarkan tdk? Dll
4. Membuat aturan, jangan kebalik ibu2 yang bikin aturan ini itu macem2, saat ayah pulang ayah lah yg melemahkan aturan2 yg ada. Aturan harus nya di buat oleh sang kepala sekolah dan di sosialisasikan pd tenaga pendidik sbg org di lapangan. Misal : kalo abi dengar nanti umi lapor km nonton TV lebih dr 3jam , fasilitas TV abis cabut. Dimana2 yang nama nya kepala sekolah memang tdk selalu hadir tapi peran nya sangat krusial.
Jadi para ayah meski anda harus selalu keluar rumah utk mencari nafkah pastikan saat pulang ke rumah jiwa raga anda untuk anak2 anda. Karena apa? Dalam Al Quran ada 17 dialog ttg anak, 14 diantara nya ttg ayah- anak , Luqman dan anak nya, Ibrahim- Ismail, Ibrahim - Ishak, Syuaib dan anak nya, dsb . Hanya 2 dialog dalam Al Quran yang berisi dialog ibu dan anak, suadara Musa dan Maryam-Isa.
Karena dalam Islam seorang anak akan ikut nasab ayah nya, nasab adalah berarti pertanggung jawaban akan di minta dr seorang ayah berhasil dan gagal ayah yg akan di mintai pertanggung jawaban sesuai nasab nya…
[grup Whatsapp]
📢🌷📂💡 KISAH DAN NASEHAT (KISAH HATIM AL-ASHAM)
☝🏻 Hatim al-Asham termasuk di antara pembesar orang-orang shaleh. Hatinya sudah rindu ingin menunaikan haji pada suatu tahun di antara tahun-tahun yang ada. Namun ia belum jua memiliki biaya untuk berhaji, tidak boleh mengadakan perjalanannya, bahkan haji itu tidak wajib tanpa meninggalkan biaya hidup bagi anak-anaknya tanpa keridhaan mereka.
👋🏻 Ketika waktu yang dijanjikan telah tiba, puterinya melihat dirinya bersedih dan menangis, sedang keshalehan terdapat pada puterinya tersebut. Ia berkata kepadanya, “Wahai ayahku, gerangan apa yang membuat engkau menangis?
🔉 Ia (Hatim al-Asham) berkata, “Haji telah tiba.”
🔸 “Lalu mengapa engkau tidak pergi berhaji?” tanya sang puteri.
🔉 “Nafkah” jawab sang ayah.
🔸 “Allah yang akan memberikan engkau rezeki,” jawab si puteri.
🔉 “Lalu apa nafkah kalian?” tanya sang ayah lagi.
🔸 “Allah yang akan memberikan kami rezeki,” jawab sang puteri.
🔉 “Tetapi perkaranya kembali kepada ibumu,” kata sang ayah.
🔸🌷 Pergilah puterinya tersebut untuk mengingatkan Sang ibu. Hingga akhirnya, ibu dan anak-anak lelakinya berkata kepada Hatim, “Pergilah berhaji, Allah yang akan memberikan kami rezeki.”
🔉 Hatim pun berangkat berhaji. Ia hanya meninggalkan nafkah untuk tiga hari buat mereka.
✋🏻 Ia berangkat berhaji sementara tidak ada sepeser harta pun yang bersamanya yang dapat digunakan untuk mencukupi kebutuhannya. Adalah ia berjalan di belakang kafilah. 🔥 Di awal perjalanan, seekor kalajengking menyengat pemimpin kafilah, membuat mereka bertanya siapa yang dapat meruqyah dan mengobatinya. Mereka pun mendapati Hatim. Lantas ia meruqyahnya sehingga Allah menyembuhkan pemimpin kafilah dari kebinasaannya.
◽ Pimpinan kafilah berkata, “Nafkah pulang dan pergi (Hatim), saya yang menanggungnya.”
🔉 Hatim pun berdo’a, “Ya Allah, ini adalah pemeliharaan-Mu kepadaku, maka perlihatkanlah pemeliharaan-Mu kepada keluargaku.”
📢 Telah berlalu masa tiga hari sementara nafkah yang ditinggalkan di sisi anak-anak telah habis. Mulailah rasa lapar menggerogoti mereka, sehingga mereka mulai mencela si anak perempuan. Namun ia hanya tertawa. Mereka berkata, “Apa yang membuatmu tertawa sementara rasa lapar hampir membunuh kita.” Ia balik bertanya, “Ayah kita ini Razzaq (Sang Pemberi Rezeki) atau pemakan rezeki?”
💡 “Pemakan rezeki, karena ar-Razzaq itu hanyalah Allah,” jawab mereka.
🔸 “Kalau begitu telah pergi pemakan rezeki dan tinggallah ar-Razzaq,” jawab anak perempuan.
💥 Ketika ia tengah berbicara dengan mereka, tiba-tiba pintu diketuk. “Siapa di pintu?” tanya mereka.
☝🏻 “Sesungguhnya Amirul Mukminin meminta air minum kepada kalian,” jawab si pengetuk pintu.
👋🏻 Kemudian, mereka pun memenuhi geribah dengan air. Minumlah Sang Khalifah, maka ia merasakan kelezatan pada air tersebut yang belum pernah dirasakannya. Ia bertanya, “Dari mana kalian mendapatkan air ini?” “Dari rumah Hatim,” jawab mereka. “Kalian panggil dia supaya aku dapat membalas budinya,” perintah Khalifah. “Ia sedang berhaji,” jawab mereka. Maka Amirul Mukminin melepas ikat pinggangnya –dan itu merupakan sabuk yang terbuat dari kain tenun mewah yang bertabur permata – seraya berkata, “Ini untuk mereka (keluarga Hatim).” Kemudian ia berkata, “Siapa yang ia memiliki tangan atasku –yaitu siapa yang dia mencintaiku-?” Maka tiap menteri dan pedagang melepaskan ikat pinggangnya untuk mereka hingga menumpuklah ikat pinggang-ikat pinggang tersebut. Kemudian salah seorang pedagang membeli semua ikat pinggang tersebut dengan emas sepenuh rumah yang dapat mencukupi kebutuhan mereka (keluarga Hatim) hingga ajal menjemput, lalu mengembalikan lagi ikat pinggang-ikat pinggang itu kepada mereka (para pemiliknya).
📪 Mereka (keluarga Hatim) membeli makanan dan tertawa ceria. Namun si anak perempuan malah menangis. Sang ibu berkata kepadanya, “Perkaramu sungguh mengherankan wahai puteriku. Ketika kami menangis karena lapar, kamu malah tertawa. Namun ketika Allah telah memberikan jalan keluar kepada kita, kamu malah menangis?!”
🔸 Sang anak menjawab, “Makhluk yang tidak menguasai manfaat maupun madharat untuk dirinya sendiri ini (yaitu Khalifah) melihat kepada kita dengan pandangan iba yang mencukupi kita dari kematian, lalu bagaimana kiranya dengan Raja para raja?!”
▶ Itulah kepercayaan (tsiqah) kepada Allah.
▶ Itulah kepercayaan kepada ar-Razzaq yang memiliki kekuatan lagi sangat kokoh.
▶ Itulah kekuatan iman dan kekuatan tawakkal kepada Allah.
☝🏻Maha suci Allah, di mana kita dibanding mereka?!
🌅 Ketika Allah memilih engkau untuk menempuh jalan hidayah-Nya, bukanlah karena engkau istimewa atau karena ketaatan yang engkau kerjakan! Namun itu semata rahmat dari-Nya yang menyelimutimu. Bisa jadi, Ia akan mencabutnya darimu kapan saja. Oleh karena itu, janganlah engkau tertipu dengan amalanmu maupun ibadahmu! Janganlah engkau kira kecil amalan orang-orang yang telah sesat dari jalan-Nya!
✊🏻 Seandainya bukan karena rahmat Allah kepadamu, niscaya engkau sudah menduduki tempatnya.
📢 Ulangilah membaca kisah ini dengan perlahan dan tenang!
📚 Dari fawaid asy-Syaikh Fawwas al-Madkhali hafizhahullah. Dinukil dari Sahab (http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=137426)
🔰 Sumber : Majmu’ah an-Nahjul Wadhih
📝 Alih bahasa : Syabab Forum Salafy
💻🌐 Dinukil melalui grupWhatsApp KAJIAN ISLAM AS-SUNNAH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Yosh! Seringnya memang saat merasa paling sibuk justru saat lagi paling gabut. Sampai sering mengira-ngira alasan mengapa dimana? Mengapa kapan? Mengapa siapa? Dan mengapa yang lainnya.. Lalu sok ide mengusulkan dimana, kapan dan siapa-nya. Dan dijawabnya usulan itu menjadi dua pilihan atas angkuhnya kegabutan diri. Tetap angkuh bersikeras atau sadar introspeksi.
Diri lebih faham dengan kesibukan sendiri tapi sulit memahami kesibukan orang lain. Pun lebih faham ketidaksibukan diri sendiri tapi mudah salah memahami ketidaksibukan orang lain.
jangan meragukan, nanti kamu balik diragukan.
jangan meragukan cita-citamu, nanti kamu balik diragukan cita-citamu. jangan meragukan cintamu, nanti kamu balik diragukan cintamu. jangan meragukan Tuhanmu, nanti kamu balik diragukan Tuhanmu. (si)apapun yang diragukan, akan balik meragukan.
meragukan itu seperti berprasangka buruk. meyakini itu seperti berprasangka baik dan bersiap untuk yang buruk, namun tetap percaya bahwa yang buruk datang karena alasan yang baik, tujuan yang baik.
hidup ini terlalu singkat untuk dijalani sambil meragu-ragu. hidup ini punya terlalu banyak keputusan yang harus diambil, yang jika dibuat dengan keragu-raguan, bisa membahayakan hidup itu sendiri.
hati-hati dengan prasangkamu.
(via prawitamutia)
“Setiap pagi jutaan pelajar terbangun, sebagian menuju sekolah sebagian menuju syurga. Yang membedakan : Niat”
Irma Rahayu (via kafilahdarilangit)
Niat :)