Ya Rabb, undanglah kami ke Baitullah untuk haji dan umrah, dan tambahkanlah ketakwaan juga keimanan setiap kami meminta dan merindukan Rumah-Mu ya Mujiib🤲🏻

#dc#dc comics#batman#dick grayson#tim drake#batfam#batfamily#bruce wayne#dc fanart




seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Poland
seen from United States

seen from Poland

seen from United States

seen from United States

seen from Australia

seen from Canada
seen from Poland
seen from Türkiye

seen from Hungary

seen from Hungary
seen from Poland

seen from United States
seen from China
seen from Hungary
seen from Spain
seen from Hungary
Ya Rabb, undanglah kami ke Baitullah untuk haji dan umrah, dan tambahkanlah ketakwaan juga keimanan setiap kami meminta dan merindukan Rumah-Mu ya Mujiib🤲🏻
Dari Temu Kangen Hingga Doa yang Terpanjat di Hari Arafah
Potret di atas adalah suasana pertemuan di hari itu. Setelah bertahun-tahun tidak bertemu, kami berlima akhirnya memutuskan untuk berkumpul. Tiga di antara kami telah menikah, dengan dua masing-masing di antaranya membawa bayi, dan duanya lagi belum menikah, tengah sibuk menjadi pengajar di kota masing-masing.
Kami mengobrol banyak hal. Sedikit nostalgia, juga lebih banyak bercerita tentang murid-murid di sekolah yang mereka ajar. Selain itu juga, kisah perjuangan kedua teman saya yang baru saja menjadi seorang ibu. Salah satunya sejak kehamilan hingga anaknya berusia setahunan ia tinggal merantau ke pulau Kalimantan bersama suaminya, sementara itu teman satunya lagi belum berani menerima ajakan rantau suaminya yang bekerja di Sumatra karena ia merasa untuk memandikan bayinya saja masih sesekali minta pertolongan ibunya, tak sanggup bila harus merantau bertiga dengan suaminya tanpa sanak saudara di Sumatra. Banyak pelajaran dan cerita berlimpah di sini. Kami saling menyemangati satu sama lain.
Melihat bayi-bayi ini lahir dari rahim teman-teman yang tak disangka-sangka akan menjadi seorang ibu lebih dulu, membuat saya berdecak kagum. Ya, kita tidak akan pernah tahu siapa di antara teman-teman kita yang dengan mudah Allah beri rasa siap, Allah beri rizki dan rahmat yang banyak. Salah satunya dikaruniai anak-anak yang sholeh-sholehah.
Saya tiba-tiba teringat pada salah satu doa yang pernah mampir di DM instagram saya pada hari saya menikah. Ada satu doa yang bernada agak beda dengan lainnya,
"Congratulation.. inshaaAllah jadi istri dan calon ibu yang sholehah, sakinah mawaddah wa rahmah. Amiinn.."
Perempuan yang mengirimkan pesan ini adalah seorang follower, seorang ibu dari seorang anak perempuan. Saya tidak mengenalnya, kami hanya saling follow saja, tetapi doanya begitu membekas di hati saya.
Hari-hari ini adalah hari menuju hari Arafah. Dimana Allah membuka pintu doa selebar-lebarnya, juga pintu ampunan bagi yang memohonkannya. Selain tentu saja minta diampuni, silahkan juga meminta apa saja yang kita inginkan, khususnya lagi yang tengah kita benar-benar butuhkan. Apa saja. Minta, minta, minta!
“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi no. 3585) Maksudnya, inilah doa yang paling cepat dipenuhi atau terkabulkan.
“Sebaik-baik doa adalah doa hari Arafah, dan sebaik-baik ucapan yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah Laa ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘ala kulli syaiin qadir.” (HR. at-Tirmidzi no. 3585)
Tepat setahun yang lalu, saya tidak menyia-nyiakan kesempatan hari Arafah, dimana adanya sebaik-sebaik berdoa adalah pada hari Arafah. Pada waktu itu, saya memintanya pada Allah. Memintanya untuk menjadi teman hidup saya, sempat pula saya tuangkan kegelisahan ini pada salah satu tulisan di tumblr saya.
Pada waktu itu..
Maha Besar Allah dengan segala kuasaNya. Pena takdirNya telah menuliskan, tinta telah dikeringkan. Sejak saya mulai berdoa, saya telah percaya dikabulkan. Entah dikabulkan dengan jawaban yang saya inginkan, atau dengan jawabanNya yang lebih indah. Rupanya harapan saya adalah takdirNya. Hingga hari ini tak pernah berhenti menyukuri semua ini.
Yaa Allah, kali ini doanya hamba revisi sedikit, ya. Kalau memang rezekinya untuk kami bisa segera hidup bertiga, tolong berikan kami rasa siap dan keinginan untuk terus belajar. Tolong mampukan kami untuk merawat amanahMu. Aamiin Allahumma Aamiin..
_
Yk, Jum'at 8 Dzulhijjah 1443 H | 13.46
Tentang hari Arafah di tahun ini
Hari Arafah di tahun 1442 Hijriyah ini ada sebuah perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya.
Entah kenapa siang tadi sehabis berbelanja beberapa kebutuhan, aku meminta kepada suamiku agar kami berjalan-jalan sejenak sebelum pulang kembali ke rumah.
Awalnya aku hanya meminta untuk memutar jalan dengan jarak yang masih dekat menuju rumah, tapi tiba-tiba suamiku mengajak untuk berputar arah melewati jalur yang lebih jauh. Aku pun langsung menyetujui ajakannya.
Ketika melewati rute tersebut, tiba-tiba saja muncul keinginan besar untuk mampir ke pemakaman yang cukup besar di belakang deretan rumah di jalan Dadapan. Ya, semenjak kami pindah ke Semarang tahun 2018, aku belum pernah masuk ke pemakaman tersebut.
Awalnya suamiku menanggapi dengan sedikit keheranan tentang permintaanku. Aku sendiri pun tak tau kenapa hari ini ingin sekali ke sana. Ada rasa penasaran yang besar yang semakin mendorong keinginan itu, karena semenjak Pandemi berlangsung, pemakaman Dadapan tidak lagi menampung jenazah pasien covid dengan alasan keterbatasan lahan.
Sebab hal itulah aku penasaran tentang seluas apa lahan tersebut dan sudah sepenuh apa lahannya terisi hingga tetangga kami yang belum lama meninggal pun tidak bisa lagi dimakamkan di sana.
Suamiku pun menuruti keinginanku. Kami beserta kedua putra kami memasuki area pemakaman itu.
Ketika masuk, letaknya memang benar-benar persis di belakang perumahan warga. Qadarullah akses kami terbatas hanya bisa sampai di area depan makam.
Saat melihat deretan makam berjajar ada hal aneh terjadi padaku. Tiba-tiba aku merasa hatiku yang sedang sempit menjadi luas. Aku merasa mata hatiku yang semula terasa keruh menjadi jernih kembali. Semua atas izin Allah semata.
Ya, aku saat itu sedang berada dalam kondisi hati yang kurang baik. Dadaku masih sering sesak dengan permasalahan yang belum lama aku alami. Mataku masih sering menangis karena ujian yang belum lama terjadi. Sesering apapun aku mencari ruang dan tempat bercerita, rasa pulih yang ada tidak bisa bertahan lama. Oleh karena itulah aku merasa masih ada hal yang tidak beres pada diriku.
Tatkala aku benar-benar melihat deretan rumah masa depan (kuburan) yang berjajar tepat di hadapan kedua mataku, maka aku seakan tersadarkan kembali akan fananya dunia ini.
Baru kali pertama ini aku merasa benar-benar lega setelah melihat pemakaman. Kesan yang biasa muncul adalah rasa takut akan kematian juga rasa cemas akan dosa yang melekat pada diri.
Namun di hari ini, ada kesan yang sangat berbeda yang aku resapi. Rasa tenang, lega dan lapang. Seakan luka yang selama ini menjerat kalbuku luruh begitu saja. Benar-benar sebuah pengingat yang luar biasa indah dan kuat.
"Apa yang hendak aku cari dalam hidup? Apa lagi yang mau aku cari untuk bisa pulih? Motivasi apa lagi yang akan membuatku benar-benar sadar??"
Itulah sekelumit ucapan yang terus muncul dalam benak ketika memerhatikan jajaran makam di depan mata.
Aku pun teringat dengan sebuah gambar yang pernah membuatku terdiam cukup lama. Dan ini aku dapat dari status Whatsapp salah satu teman.
Meski lokasi foto ini berbeda dengan tempat tinggalku, tapi pesan yang sampai tetaplah sama.
Bahwa, sedekat itu kehidupan kita dengan kematian. Tapi seringkali dinamika hidup membuat kita lupa akan kedatangannya.
Bahkan ketika rumah kita berdekatan dengan makam sekalipun, seringkali kita menangisi dunia di dalam rumah-rumah kita, seakan lupa bahwa kepahitan hidup akan sirna dan seakan buta bahwa rumah masa depan telah menanti kita.
Sepulang dari makam, suamiku berucap tentang hal yang begitu menyentuh hatiku. Kurang lebihnya ia berucap,
Manusia itu semuanya sama. Akan mati dan dikuburkan. Mau dia kaya atau miskin tetap aja akan bersemayam di bawah tanah.
Ya, emang sih yang beda kualitas makamnya, kalo orang kaya dikuburkan di tempat mewah dan pemakaman yang lebih tertata rapi.
Tapi, pada kenyataannya kita semua sama. Emang nanti kita nggak akan sama-sama diinjak? Jelas kita itu akan sama-sama diinjak oleh kaki penggali makam, ketika ia hendak memadatkan tumpukan tanah kubur kita, biar tanahnya padat dan nggak mudah amblas.
Dari situ aku pun terenyuh lama. Ya, segigih apa pun kita memperjuangkan harga diri kita yang diinjak-injak oleh orang lain, pada akhirnya jasad kita akan diletakkan di dekat kaki dan kita akan terkubur di bawah tanah yang berat lagi dipadatkan dengan cara diinjak-injak oleh kaki-kaki manusia.
Mau kita marah, kita tidak terima dan semurka apa pun, pada akhirnya kita pun akan berada di bawah tumpukan tanah.
Jadi, jangan sampai rasa sakit hati kian berlarut-larut hingga menyibukkan pikiran kita dan menghabiskan sisa waktu kita yang kian menipis.
Sepatutnya kita berupaya melapangkan hati, meminta pertolongan Allah agar bisa segera beranjak dari hal-hal yang telah melukai.
Karena ajal akan tiba sebentar lagi dan jangan sampai kita jadi manusia yang merugi.
Renungkanlah lagi! Telaah kembali berapa banyak manusia yang saat ini telah menyatu dengan tanah dan tak bisa beramal Shalih di hari-hari termulia ini? Bahkan tak bisa berjumpa dengan hari Arafah dan hari raya yang sangat besar keutamaannya.
Lantas ruginya, berapa banyak waktu dan kesempatan yang terlewati begitu saja oleh kita yang masih diberi kesempatan hidup? Kita tidak maksimal beramal Shalih karena terpenjara dalam rasa kecewa dan sakit hati.
Dan yang lebih rugi lagi tatkala banyak manusia yang menghabiskan waktu dengan perkara yang sia-sia di 10 hari termulia ini. Berapa banyak yang dilalaikan dan dibutakan oleh Allah dari menyadari hikmah dan nilai yang besar dari hari-hari yang termulia ini?
Sungguh pantas aku menangisi keadaan diriku, yang malah terpenjara dalam rasa sakit yang sia-sia. Dan sepatutnya aku sangat takut dan khawatir jika Allah membutakan aku karena kebodohan dan kelalaianku.
Benar-benar sebuah hadiah yang indah dari Allah yang menuntunku untuk memiliki keinginan besar mendatangi pemakaman di hari ini. Sebuah hadiah yang terkesan aneh dan tak biasa, namun dengan izin-Nya menjadi pengingat yang luar biasa.
لا حول ولا قوّة إلّا بالله العليّ العظيم 🌧️
—SNA, Ruang Untukku #13
Senin, 19-07-2021 | 15.18
Venetie van Java, tepat di hari Arafah, 9 Dzulhijjah 1442 H.
Hari Arafah datang setahun sekali… tapi ganjarannya luar biasa!
⠀
📿 Zikir paling mulia:
“Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah…”
⠀
✨ Zikir para nabi. Zikir tauhid. Zikir mustajab.
⠀
⚠️ Amalkan sebelum hari ini berlalu. Jangan tunggu.
⠀
#mzmnofficial #mzmn #mohamadzubir #mohamadzubirmohdnoor
#hariarafah #zikirarafah #zikirtauhid #doaharipenting
#shortsagama #tazkirahpendek #reelit #amalsoleh #motivasiiman #hijrah
SABTU, 9 Julai 2022 bersamaan 9 Zulhijjah 1443 merupakan Hari 'Arafah. Disunatkan bagi kita untuk berpuasa pada Hari 'Arafah sebagaimana disabdakan oleh Baginda Rasulullah S.A.W yang bermaksud: "Puasa pada hari tersebut akan menghapuskan dosa setahun yang lalu dan akan datang." (Hadis riwayat Muslim, no. 1977) Apalagi, moh la kita puasa sunat Hari 'Arafah esok 😉 #SemarakArafah #puasasunathariarafah #syukurAlhamdulillah #hariarafah #jompuasasunat #puasasunat #igmasjidputra #syukur #alhamdulillah #fyp #sollualannabiy #instadakwah #instagood #makkah #madinah #arafah #putrajaya #iloveislam https://www.instagram.com/p/CfvftiIpzWP/?igshid=NGJjMDIxMWI=
IHYA' ZULHIJJAH 1443 @MasjidPutra ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Jom bersama kami di Masjid Putra menghidupkan Hari 'Arafah nanti dengan program kerohanian yang kami sediakan: ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Tarikh: 9 Julai 2022 (SABTU) ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ 1. Qiyamullail Sempena Hari 'Arafah mulai jam 4:30 pagi bersama AF Ustaz Aiman Ridhwan (Johan Qari Majlis Tilawah & Hafazan Al-Quran Kebangsaan 2022) 2. Sahur sempena Puasa Sunat Hari 'Arafah disediakan. 3. Kuliah Subuh bersama AF Prof. Madya Dr. Mohd Sukki Othman (UPM) 4. Ifthar Puasa Sunat Hari 'Arafah disediakan untuk jemaah. 5. Takbir Malam Raya 'EidulAdha usai solat Maghrib. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Muslimin muslimat dijemput hadir 😘 #ihyakzulhijjah #salamaidiladha #jomsolatberjemaah #alhamdulillah #hariarafah #iyhakarafah #puasasunatarafah #jompuasasunat #eiduladha #syukur #igmasjidputra #putramosque #ibadahkorban #instadakwah #fyp #iftarhariarafah #takbirraya https://www.instagram.com/p/CftdS2zrtCQ/?igshid=NGJjMDIxMWI=
As-salāmuʿalaykum & Salam Hari Arafah 1442H/2021 #Doa #HariArafah (at Padang Arafah, Mekah, Saudi Arabia) https://www.instagram.com/p/CRfdVetr2LpokpAgqRpNvZivPTnue8QLhBVHfE0/?utm_medium=tumblr
Doa di hari Arafah #doa #doaarafah #hariarafah #arafah (di Masjid Ibrahim, Ds. Karanglo-lor, Sukorejo, Ponorogo) https://www.instagram.com/p/CRe9doWBmp5/?utm_medium=tumblr