Kaka Tua
Kaka ini entitas yang asing sekaligus familier buat saya. Sering banget engga ngerti jalan pikirannya seperti apa. Mungkin karena memang kita banyak bedanya, begitu pula cara menyikapi sesuatu itu. Kaka seorang ekztrovert banyak temen gaul populer hima. Saya introvert temen seadanya bersosialisasi sebisanya. Bagi kaka temen itu penting. Bagi saya diri saya yang penting. Banyak-banyak lagi bedanya. Padahal dari rahim yang sama.
Di antara banyak perbedaan, kita masih mencoba untuk saling mengenal. Dulu sering mungkin ngopi bareng. Saling bertukar pikiran atau pandangan. Dari sini juga saya mengetahui perbedaan-perbedaan itu memang ada, bukan perasaan saya aja. Keterbukaan jadi jalan untuk saling mengenal. Familier dengan kelakuannya yang engga saya paham.
Intinya, kepada kaka tua ini saya berharap kebaikan dan keberkahan selalu menyertai. Tabik!










