Ibnu fir days @ibnufir Kepada yang katanya ambivert dan sedang menanti dia. Aku bukan orang paling puitis di seluruh semesta raya. Aku bukan orang yang paling romantis diantara anak manusia. Tapi hari ini, izinkan aku untuk melangitkan segala doa untukmu sang pujangga, pemilik bahagia pada hari penuh makna. Barakallahu om ibnu. tetaplah bertualang demi hidup yang luar biasa, Karena hidup lama belum tentu bahagia. Semoga selalu dimudahkan apa yang dipijakkan di bumi, dan di dengungkan kepada langit. Yang tersayang, anak kesayangan papa. ( @jendelamerahjambu ) I: Indah doa tak henti ku hentakkan pada semesta B: Butir butir berkah untukmu agar tidak punah tersapu debu N: Nanti ketika kesulitan menghampiri, jangan berhenti! Patahkan, dan kembalilah berlari! U: Untukmu, semua kebaikan selalu aku semogakan Duapuluh Enam tahun Siang berganti malam kau lalui Jatuh lalu bangkit lagi Gagal kau coba lagi Hingga hari ini Sebagian citamu kau genggam dalam diri. ( @rizadwi ) Allah mengatur, bahkan sampai pada daun-daun yang gugur. Angin, ilalang, tanah basah ada dalam rencananya. Maka, jika bertanya mengapa kamu masih diberi waktu, niscaya jawabannya hanya karena Dia pasti punya sesuatu. Bersama yang lain, aku ikut meminta, tolonglah sekuat tenaga untuk berbahagia! Jangan lagi pikirkan hati perempuanmu.. Yang dulu. ( @kotak-nasi ) Agh. Aku terlalu bingung akan apa yang harus kukatakan. Pun doa apa yang harus kupujakan. Segalanya mampu kau lakukan, tanpaku dan siapa pun. Tapi jika kau butuh tawa, maka akan kucipta bersamamu. Seraya berharap bahagia akan senantiasa mengiringi tiap langkah. "Selamat Ulang Tahun; Kamu" ( @risnasanbe ) Waktu terus melaju detik tertinggal pada masanya dan usia berlalu pada tempatnya. Diantara rerumputan yang bergoyang, ialah takdir angin yang mengayuhkan perjalanan. Dan diantara waktu yang sampai pada tujuan, ialah takdir Tuhan yang menentukan. Teruslah tumbuh dalam kebaikan, dan teruslah merendah pada hati setiap insan. Lantunan nada yang khidmat ialah doa baik yang kian terus terpanjat. Senantiasa teriring bahagia dalam dekat pun jauh, bahagia dalam lapang pun sempit. Dewasalah dalam usia sekalipun angka juga bermakna. ( @sitimasruroh ) Garis waktu bergerak, seiring dengan harap yang kutitipkan kepada Sang Maha Bijaksana. Tidak tepat pada hari di mana almanak masehi menunjukkan bilangan tiga belas bulan keempat, tetapi bukankah doa tak pernah mengenal angka. Meski netra belum sempat bersua, canda hanya tercipta melalui media perantara, cerita hanya terbagi lewat rentetan aksara. Namun, tidak mengurangi asa yang terapalkan untuk menghantar prosesmu mendewasa. Usia hanyalah serupa lambang, yang menyuguhkan banyak makna, bahwa semesta masih memberimu waktu untuk melangkah dengan penuh rasa percaya. Yakinlah wahai sahabat, bahwa kematangan usia ditandai dengan berbagai peristiwa, kemampuan mengenal dan mengolah diri menjadi himpunan bagiannya, memperbaiki pribadi yang kerap penuh alpa. Barakallah fii umrik, Om Ibnu. Tertanda, dari orang yang kau panggil "Mak". ( @hujankopisenja ) Garis kuasa yang selayaknya kita percaya ialah upaya manusia yang tanpa cela. Merapal dan menapak takdir dengan penuh suka cita. Sebab Allah tak serta merta mengabulkan doa tanpa pinta pun tanpa daya. Lekas menjadi dan menjemput diri di usia yang sedang kamu sambangi. Selamat mengulang tahun Om Ibnu, meski setiap mengulang hari lahir kita selalu menua. Tapi dan waktu yang berlalu kita akan tumbuh dan menjadi pribadi baru. ( @duatigadesember ) Kala sebuah ritual dirayakan dengan nyala lilin-lilin yang bercerita tentang kebahagiaan. SELAMAT ULANG TAHUN Panjang Umur serta Bahagia dalam kebahagiaan. ( @arian ) Summon @tigapuluhnovember @rayuanhujan @biashujan @putrawhillyam @puttsaniya @ahmedfauzyhawi @gelangkaret