Remeh sekali
Remeh sekali jika hidup kita lebih banyak jatah untuk duniawi daripada menabung untuk akhirat kita.
Remeh sekali jika hanya bermain-main tanpa mengkhawatirkan apa yang telah Allah kabarkan lewat firman-firmanNyA mengenai hari pembalasan.
Remeh sekali jika masih mementingkan penilaian manusia, belum sepenuhnya hati untuk Allah.
Bukankah itu hal yang remeh jika masih mementingkan sesuatu yang kerdil di hadapan Allah. Seringkali kita tertipu hanya untuk hal-hal remeh.
Padahal didepan sana masih banyak sekali yang harus kita capai yang harus kita kejar, yang jauh lebih membutuhkan perhatian kita.
Seorang yang berpikir dunia adalah tujuannya, maka itu adalah tujuan yang kerdil sebab akan hilang bersama dg berakhirnya dunia ini. Namun jika tujuannya adalah akhirat, ia tidak akan tertipu dg dunia yg fana ini, pilihannya sudah tepat. Syurga adalah tempat tujuan akhir yg ingin dicapai, kekal didalamnya bersama dg orang yang dicintai Allah adalah impian terbesar.
.#untuk diri
Aku masih beradu dg diri sendiri, dengan nafsu, dengan ambisi dan sisi gelap ku yang lain. Dunia memang melelahkan, tapi kita punya Allah yang Maha Pemilik segala kekuatan
.
:)
Selasa 5 Ramadhan 1441 H








