Jum'at Bersama Bapak
Bukan judul novel ataupun film, tapi cerita anak dan bapak yang tak ada habisnya, banyak gurauan serta nasehat selama #dirumahaja.
Bapak mengingat kembali masa-masa bagaimana memutuskan untuk memilih ibu dulu, katanya laki-laki itu amanahnya besar, tulang punggung keluarga, serta menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, syarat/standar mu sebagai perempuan untuk memilihnya takkan lebih susah dibandingkan amanah yang ia minta kepada bapak nantinya.
Ketahuilah bahwa menikah itu ibadah, mengawali perjalanan hidup yang baru. Semoga dipertemukan dengan seorang yang mampu menghangatkan, mengingatkan, meredakan lelah dan penatmu, serta nyaman untuk berbicara dan mendengarkan, karena ada rencana dan target yang harus dicapai bersama, yaitu ke surga-Nya.
Bapak selalu mengatakan bahwa amanah dan tanggung jawabnya yang paling besar yang belum ia lakukan adalah serah terima anak perempuannya kepada seorang lelaki kelak. Bapak tidak pernah bertanya "siapa" orangnya, tapi ia mengatakan "percaya" terhadap sosok yang anaknya pilih kelak
Kemudian kuberanikan diri menceritakan "seseorang yang baru", ternyata beliau menerima penjelasanku dengan baik.
"Bisajadi kamu menjadi salah satu pilihannya, banyak hal yang perlu dipersiapkan dalam sebaik-baiknya penantian, Allah yang membolak-balikkan hati manusia, semoga Allah meridhoi", kata bapak malam itu.


















