"jika bukan aku yang ditakdirkan Tuhan untuk melengkapi separuh agamamu, lalu aku bisa apa? Menikung di sepertiga malam pun rasanya aku tak kan mampu."
-AP // Pdg.9.9.19

#dc#dc comics#batman#dick grayson#bruce wayne#tim drake#batfam#dc fanart#batfamily



seen from China
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from T1

seen from Australia
seen from Canada
seen from South Korea

seen from United States

seen from Singapore

seen from Japan
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United Kingdom
seen from China
seen from Malaysia
seen from Chile
seen from China
seen from Argentina
"jika bukan aku yang ditakdirkan Tuhan untuk melengkapi separuh agamamu, lalu aku bisa apa? Menikung di sepertiga malam pun rasanya aku tak kan mampu."
-AP // Pdg.9.9.19
Kepada diriku,
Terima kasih telah berjuang, meski lelah dan rasanya ingin sekali menyerah. Aku tau ini semua tak mudah, tapi kamu selalu ingat bahwa Allah selalu melihat usaha bukan hasil, dan itu yg membuatmu untuk tetap melangkah.
Terima kasih karna masih bertahan dalam ke istiqomahan meski banyak sekali godaan, dan sekali lagi, u did it! Kamu bisa dan kamu mampu, sebab Allah lah yang memampukan
Terima kasih untuk memilih sendiri dalam keterjagaan, membatasi diri dari hal - hal yang hampir saja termakan oleh bisikan setan. Saat kamu tau bahwa hari ini banyak sekali orang - orang diluar sana dengan bangganya memamerkan kemesraannya dengan yang bukan mahram, tp kamu memilih untuk berupaya menjaga diri dengan tidak masuk kedalam lubang perzinaan.
Terima kasih karna selalu percaya, bahwa takdir Allah adalah yang terbaik, salah satunya perihal pasangan. Mencintai dalam diam, mengupayakannya dengan cara memantaskan diri, dan memasrahkannya dalam do'a - do'a disepertiga malam, sebab kamu tau bahwa yang kamu kejar adalah bukan cintanya, melainkan cinta-Nya.
Karna pada akhirnya, masing - masing kita sudah Allah tetapkan, dan kamu memilih untuk menjemputnya dengan elegan, yaitu dengan tidak pacaran. Hingga tiba, semua tabir waktu terbuka dan kamu dipertemukan.
Hari ke-14 Ramadhan | Qotrunnada Fajriah
Last night’s session was great. I talked about the 3 phases of married life: the spark, the fire, and the bonfire. . The spark is when you start having thoughts about getting married. It is when you should start formulating your intention (the big why) and the principles by which you use to contextualize your marriage. This happens even before you have someone in mind. It is the foundation you laid out for that long term relationship. . The fire is when you found someone who is in line with the intention and the principles you set out. This could happen when you are searching or not searching. When it happens, it happens. Like finding a Pokemon, you will find what you first set out to seek (refer to the spark). . The bonfire is when the fire starts to warm you. This is when the marriage happens. But it doesn’t mean you can chill and relax. The bonfire needs to be protected because there are elements that will make it fade away or make it grow too big. In a marriage, you should always remind yourself of your intention and principles. Never lose sight of the bigger picture, especially when things are tougher. You should work harder in marriage compared to when you’re single because shaytan will do everything to break you and disturb your fire. Keep the fire burning just right so that it can light up the house and keep it warm. . #JodohTalks #Marriage #Love (at MATRADE Exhibition and Convention Centre) https://www.instagram.com/p/B48ccX1DbUI/?igshid=uoj5d3b5juco
HAPPENING TODAY! I’ll be speaking tonight about my preparations before I got married. It’s gonna be my personal sharing with the hope that it can inspire others. Not hoping that people will copy-and-paste what I did (that’s not the point), but I hope people can understand why I did what I did. Come join the program to know my story. . Posted @withrepost • @safinahinstitute LIMITED SEATS LEFT!⠀ We accept walk-in registrations.⠀ -⠀ Sometimes, what you are looking for comes when you are not looking at all.⠀⠀ -⠀⠀ Are you currently single? Looking for someone to spend the rest of your life with? Looking for your soulmate? Or do you have someone in mind? Someone you’ve been seeing for awhile? But wondering if things will work out in the end?⠀⠀ -⠀⠀ They say it takes patience and effort to find the right one. But is it necessarily true that the right one will be your everlasting soulmate? If things fall apart halfway, does that mean he/she is not your soulmate anymore? The topic about love, partner and marriage often leaves us with 1001 questions. Not knowing what the future holds. ⠀⠀ -⠀⠀ Join us with our amazing lineup of speakers to hear what they have to say about the a hot topic and close to heart, Jodoh (Soulmate).⠀⠀ -⠀⠀ Safinah in KL 2019⠀⠀ #Jodohtalks⠀⠀ Saturday, 16 November 2019⠀⠀ 6.30pm⠀ (at MATRADE Exhibition and Convention Centre) https://www.instagram.com/p/B46nSZmDUB1/?igshid=2d2sesgqasig
Crush being crash
Lain rasanya bila orang yang disukai tu sudah berpunya. Faham yang dia bukan ditakdirkan untuk kita tapi yalah perasaan ini susah nak dipujuk. Huhu...
Its ok sis, you know you can have someone who is better than him.. Right? Allah dah takdirkan someone is better than him for you. You know, Allah knows someone that you need the most, not the one you want.
Keperluan dan kemahuan adalah perkara yang berbeza. Perlu adalah suatu yang kau mesti ada, mahu adalah suatu perkara yang bukan semestinya kau ada. See, bezakan?
Kan aku ni jenisnya degil, banyak cakap dan mahukan someone who can bear with me in the whole of his life. Bukan senang okey nak bina hidup dengan orang yang kitani inda pernahkan terfikir kan hidup bersama. Apa lagi orang yang kitani baru nak kenal apa (sebab cinta selepas nikah). It such take a risk lah. But for the sake of Allah, why not.
Cinta selepas kahwin tu memang bukan perkara senang.. Yalah dari sana kitani tahu apa kekurangannya.. Apa yang kitani expect dari kedia kan. So dari sana Allah uji kitani samaada dapat terima kah inda. Bila fikirkan semua ni, aku jadi takut, jadi inda karuan pasalnya kan... Inda sanang bah..
Umur dah masuk 30an, kadang2 nak jua merasa kasih sayang seorang yang bergelar suami, kasih sayang anak.. Tapi aku tahu sekarang ni bukan masanya... In Syaa Allah jika Allah takdirkan tahun 2020 ni jodohku sampai, akan merasalah semua tu kan. So disamping menunggu, jom perbaiki diri sendiri
Crush yang sudah crash
jaga sholatmu,
bagaimana mungkin kamu memilih mencintai seseorang yang tak menjaga sholatnya? melupakan dan melalaikan sholatnya dengan sengaja? tak mencintai Allah dan rosulNya. sedangkan kamu membutuhkan seorang imam yg dapat meneguhkan imanmu, menggandengmu menuju surgaNya?
7th Ramadhan 1440H
Lebih "energic" di masa jadi karyawan tahun ini. Memilih berkeliling lapangan, mengecek apa yang sudah diimplementasikan. Sampai rekan kerja berkomentar
"Arum kok nggak capek, jangan-jangan kamu berkumis kok kuat jalan mulu"
Jadi, semangat ini itu adalah salah satu cara membuktikan, apa iya kerja d lapangan sewaktu puasa itu membuat badan lemes,terus jadi memilih tidak berpuasa.
Kemudian bapak bilang,
"Banyak rum yang nggak puasa, semua tergantung imannya, tapi ada juga yang enjoy karena puasa"
Kemarin pernah baca, seseorang itu tidak akan melanggar perintah Allah jika dia
1. Takut sama Allah
2. Tanggung jawab atas dirinya nanti di akhirat
3. Menginginkan hidup tenang nan berkah daan bermakna
4. Berharap meninggal dengan khusnul khotimah
Saya di sini menitikberatkan pada satu faktor yakni tanggung jawab.
Jadi semua tergantung bagaimana manajemen diri,sifat tanggung jawab.. tujuannya apa..dunia apa akhirat.
Sama seperti jodoh,
Ada yang sebenarnya beliau tahu istrinya (dulu) sebelum menikah pernah frustasi karena ditinggal menikah oleh mantan kekasih. Namun beliau ini mau menikah karena akhlak yang terpancar dari diri si perempuan, beliau yakin dengam si istri ini bisa lebih sempurna dan berkah dalam hidup. Kata beliau, tanggung jawab adalah poin utama yang kamu pilih untuk mencari suami.
Tanggung jawab atas dirinya (agamanya)
Tanggung jawab atas keluarganya (ayah,ibu,keluarga lain)
Tanggung jawab atas kamu istrinya (agamamu,rumah tanggamu,masa depanmu)
Seseorang laki-laki yang memiliki sifat tanggung jawab tidak akan plin-plan (insyaallah)
Pernah juga dapat nasehat dari senior.
"Dik, nanti pilih pasangan yang punya visi misi ke depan, liat dia udah pernah gagal seberapa, bagaimana titik baliknya, semakin dia pernah gagal,semakin bagus tingkatan tanggung jawabnya karena dia bertanggung jawab atas dirinya untuk bangkit lagi"
Dari yang masih terus berusaha dan berdoa
Setiap selespas maghrib, itu rutinitas saya untuk berkomunikasi dengan mami saya. Selalu telpon. Pokoknya hukumnya wajib!
Di sela-sela percakapan telpon, mami saya tiba-tiba cerita tentang tetangga kami, ya teman saya juga, kalau jadi akan menikah dengan dokter. Lalu ia menyambung lagi, ada 2 sebenarnya yang suka sama mbak i----, satunya perwira dan satunya dokter.
Lalu yang ada dibenak saya adalah, mami saya mau saya punya suami perwira atau dokter? Begitu?
Saya juga maunya gitu, Mi.
Tapi sampe sekarang juga gaada yang suka sama saya, wkwk.
Kalo nyari perwira atau dokter, gimana ya nyarinya, lingkungan saya aja mahasiswa semua, atau psikolog. Mau nyari perwira atau dokter, coba yang tau caranya nyari?