Frekuensi Sorga #60 - Keluaran 19:5
"Frekuensi Sorga 60" - Keluaran 19:5: Bertekunlah berkata-kata setiap 1 jam dengan Firman Allah yg hidup sampai Roh & Firman-Nya memunculkan kita menjadi bukti kebesaran & saksi-Nya.
seen from Germany

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Singapore
seen from Brazil
seen from Yemen

seen from Indonesia

seen from United Kingdom
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Germany

seen from United Kingdom

seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from Spain
Frekuensi Sorga #60 - Keluaran 19:5
"Frekuensi Sorga 60" - Keluaran 19:5: Bertekunlah berkata-kata setiap 1 jam dengan Firman Allah yg hidup sampai Roh & Firman-Nya memunculkan kita menjadi bukti kebesaran & saksi-Nya.
Membayar Kesedihan
Segala Puji Bagi Allah Yang Melaksanakan UrusanNya. Karena Allah Pasti Melaksanakan UrusanNya.
Duhai Rabb, andai sedih bisa dibayar mungkin tak kan seorang pun sudi membelinya.
Namun,
Andai hamba tahu dibalik kesedihan demi kesedihan ini ternyata ada harga untuk sebuah kebesaran yang telah Engkau persiapkan. Hamba bayar, Ya Rabb kesedihan ini..
Kesedihan ternyata teman akrab hamba-hambaMu yang Engkau cintai..
Seperti Yusuf dengan kesedihan sepanjang hidupnya..
Seperti Yaqub dengan kesedihan sepanjang hidupnya..
Seperti Rasulullah dengan kesedihan demi kesedihannya..
Pada akhirnya ternyata Engkau yang membayar perih mereka semua Ya Allah..kontan..
Tetes demi tetes air mata Engkau bayar dengan sebuah kebesaran yang hambaMu tak tahu itu apa..
Sebuah kebesaran yang berharga mahal yang sudah Engkau persiapkan.
Karena mereka yang bersedih adalah hamba-hamba yang dicintai oleh Mu. Mereka yang Engkau persiapkan untuk sesuatu yang mahal. Bukan untuk sesuatu yang murah.
Maka..hamba bayar Ya Allah.
Jika ini harganya...
Aceh, 2 Okt 2020
Sebab, pohon kebesaran suatu ummat hanya dapat tumbuh di taman sejarah yang disirami air mata kesedihan dan darah pengorbanan
M. Anis Matta
Gerhana Matahari Total Dan Misterinya !
Gerhana Matahari Total Dan Misterinya !
Gerhana Matahari Total Misterinya !
Sebentar lagi terjadi, esok hari ! dan fenomena ini menyedot perhatian kita dan bukan hanya di kita saja , tetapi dari seluruh dunia, dan juga gerhana ini terjadi di indonesia saja ! lalu mengapa gerhana ini menyedot perhatian kita ?
Tentu saja gerhana matahari total dapat menyedot prhatian kita di karenakan oleh kemisteriusannyabagi kita semua dan ada hal…
View On WordPress
Kebesaran Allah dari area 10 cm persegi
“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (Ali Imron : 191)
Berawal dari sebuah kegiatan rutin di sebuah hunian yang bernama Darul Fattah, tergerak hati ini untuk memikirkan lagi tanda-tanda Kebesaran Allah. Bertepatan dengan materi yang disampaikan pada kegiatan tersebut yaitu “Memikirkan Tanda Kebesaran Allah”. Betapa hati ini terperanjat ketika sang pemberi materi menyampaikan sebuah ayat tentang tanda-tanda kebesaran Allah. “Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka.”(Shaad : 27). Dari ayat di atas sangat jelas disebutkan bahwa Allah tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Dari ayat tersebut pula Allah mengajak hamba-hambaNya berpikir dan merenung tentang ciptaanNya yang sempurna dana gung yang menunjukkan betapa Maha Agung dan Maha Sempurnanya pencipta dari makhluk-makhluk tersebut
Ada yang menyatakan,”Dalam segala sesuatu terdapat tanda-tanda keagunganNya, yang menunjukkan ke Maha EsaanNya”. Di antara tanda-tanda kebesaran Allah adalah Sidik Jari manusia. Sidik jari manusia tidakah berukuran besar, kira-kira berukuran sekitar 10 cm persegi. Namun kalau kita berpikir lebih jauh lagi ternyata terdapat Tanda Kebesaran Allah dalam sidik jari manusia.
Sidik jari atau yang dalam Bahasa Inggris disebut Finger Print, selalu ada dalam setiap tangan dan bersifat permanen. Dalam artian, dari bayi hingga dewasa pola itu tidak akan berubah sebagaimana garis tangan. Setiap jari pun memiliki pola sidik jari yang berbeda-beda. Sidik jari biasanya berbentuk garis-garis horizontal dan vertical atau gabungan keduanya dan ada juga bentuk lengkungan-lengkungannya. Seluruh manusia di dunia diciptakan dengan sidik jari yang berbeda-beda satu sama lainnya. Tak ada sidik jari yang identic di dunia ini.sekalipun di antara dua saudara kembar. Dalam dunia sains pernah dikemukan, jika ada 5 juta orang di bumi, kemungkinan munculnya dua sidik jari manusia yang sama baru akan terjadi 300 tahun kemudian.
Sidik jari mulai diteliti secara ilmiah dan akhirnya dijadikan sebagai tanda pembeda identitas adalah ketika Sir Fancis Golt secara khusus melakukan riset tentang sidik jari pada tahun 1880. Setelah melakukan risetnya, dia mengatakan bahwa tidak ada dua orang manusia yang memiliki bentuk sidik jari yang benar-benar sama.
Seiring dengan perkembangan jaman, muncullah disiplin ilmu yang mempelajari sidik jari yaitu daktiloskopi. Yakni ilmu yang mempelajari sidik jari untuk keperluan pengenalan kembali identitas orang dengan cara mengamati garis yang terdapat pada guratan garis jari tangan dan telapak kaki.
Sidik jari digunakan sebagai “pembeda identitas” karena memiliki beberapa sifat dan karakteristik, antara lain : 1. Perennial nature, yaitu sidik jari yang melekat pada manusia itu bersifat seumur hidup. 2. Immutability, Artinya bahwa sidik jari seseorang tidak akan pernah berubah. Sidik jari ini bersifat permanen 3. Individuality, Yang berarti keunikan sidik jari merupakan originalitas pemiliknya yang tidak mungkin sama dengan siapapun di muka bumi ini sekalipun pada seseorang yang kembar identic. Dengan kata lain, sidik jari bersifat spesifik untuk setiap orang.
Jauh sebelum Sir Fancis Golt menemukan keunikan sidik jari, 12 abad sebelumnya al qur’an sudah membahas masalah sidik jari manusia. Al qur’an telah menyebutkan bahwa cap jari menjadi tanda pengenal manusia. Dalam Al qur’an disebutkan mudah bagi Allah untuk menghidupkan manusia setelah kematiannya. Pernyataan tentang sidik jari manusia ini secara khusus disebutkan dalam surat Al Qiyamah ayat 3-4. Allah SWT berfirman yang artinya : “Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.”(Q.S.Al Qiyamah 3-4)
Al qur’an adalah mukjizat terbesar dari Allah SWT yang diturunkan kepada umat manusia. Tanpa perlu pembuktian dari ilmuwan pun Al Qur’an tetaplah sebuah kitab suci yang menakjubkan. Hanya kitalah yang tidak mau menkaji lebih jauh tentang keistimewaan Al Qur’an ini. “Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci”(muhammad : 24)
Allah SWT telah menunjukkan tanda –tanda kebesarnnya kepada makhluk melalui penciptaan sidik jari ini. Allah mengajarkan kepada manusia bahwa kita itu diciptakan dengan Finger Print yang berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Tentu kita pula diciptakan oleh Allah dengan potensi diri yang berbeda-beda. Tidaklah sama potensi seseorang dengan yang lainnya. Dan tentu Allah telah menentukan takdir dari kita masing-masing layaknya Allah telah menentukan Sidik Jari kita. Tergantung bagaimana usaha kita untuk meraih takdir yang telah ditentukan oleh Allah SWT.
Subhanallah.
Sumber : 1) www.republika.co.id 2) Keajaiban-qur’an.blogspot.com/2013/05/sidik-jari-dalam-al-qur’an.html 3) Wikipedia.org/wiki/sidik_jari
KEBESARAN MANIFESTASI KUASANYA, SEBESAR KERINDUAN AKAN PRIBADINYA.
KEBESARAN MANIFESTASI KUASANYA, SEBESAR KERINDUAN AKAN PRIBADINYA.
View On WordPress
Kebesaran Seseorang Tidak Terlihat Ketika Dia Berdiri Dan Memberi Perintah, tetapi ketika dia berdiri sama tinggi dengan orang lain, dan membantu orang lain untuk mencapai yang terbaik dari diri mereka.
unknown