ENTERTAIMENT – Hebohnya video yang diduga Zara Adhisty dengan kekasihnya hingga menimbulkan pro kontra membuat warganet mulai membandingkannya dengan perundungan yang dialami oleh Rahmawati K…
seen from United States
seen from T1
seen from Germany
seen from China
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Russia
seen from Netherlands
seen from South Korea

seen from Türkiye

seen from Belgium

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from T1
seen from Malaysia
seen from United States
seen from China
ENTERTAIMENT – Hebohnya video yang diduga Zara Adhisty dengan kekasihnya hingga menimbulkan pro kontra membuat warganet mulai membandingkannya dengan perundungan yang dialami oleh Rahmawati K…
Antara Zara dan Kekeyi
Zara, mantan personel JKT48 dan pemeran film Dua Garis Biru, seharian kemarin menjadi trending topic di Twitter. Asal mulanya dari cerita Instagram yang dia unggah. Cerita yang kemudian buru-buru dia hapus itu, ternyata keburu di-rekam layar oleh salah seorang warganet. Maka dalam hitungan menit, rekaman tersebut tersebar luas di mana-mana.
Dalam cerita itu, Zara tengah bersantai bersama pacarnya, Zaki. Tampak tangan Zaki menggerayangi payudara Zara dan dia terlihat tidak kaget, bahkan menikmatinya. Inilah yang membuat heboh semua orang di Internet.
Citra Zara adalah seorang gadis polos. Mengingat rekam jejak karirnya, kemudian umurnya yang memang juga masih muda, baru 17 tahun, citra tersebut tentu wajar dan memang dengan mudah tampak pada dirinya. Betapa banyak orang yang memujanya berdasarkan citra itu. Dia hadir sebagai idola dan panutan.
Maka ketika citra tersebut tercoreng oleh kiriman cerita Intstagram yang dia unggah, tentu para pemujanya itu kecewa.
Namun ternyata, meski banyak yang kecewa dengan kelakuan Zara, dan lantas merundungnya, banyak pula yang mendukungnya dengan berbagai macam alasan. Ucapan-ucapan penyemangat mengalir untuknya. Ada semacam "pasukan berani mati" yang membela Zara mati-matian dari serangan rundung dan risak yang bertaburan di Internet.
Para perisak dan perundung, juga para penggemar yang terlalu kecewa, ditambah dengan warganet yang mulai mencium adanya ketidakadilan perlakuan di sini, melempar satu argumen penting untuk menyerang Pasukan Berani Mati Zara. Argumen itu berkisar, "Ke mana saja kalian ketika Kekeyi dirundung dan dirisak?"
Argumen ini menarik bagiku. Aku jadi memahami bahwa memang ternyata ada suatu bentuk ketidak-adilan terpendam yang malang melintang di Internet, yang mana itu terikat erat dengan seberapa bagus penampilan seseorang, atau yang kini kerap diungkapkan dengan istilah good looking.
Katanya, "Keadilan sosial bagi seluruh rakyat good looking".
Anekdot ini hadir sebaga protes bagi perlakuan tidak adil yang begitu merajalela di Internet; para pemengaruh, artis, selebritas, atau sekadar seseorang yang tetiba viral, bila berpenampilan baik dan indah, cantik, ganteng, modis, dan semacamnya, seperti Zara, akan dengan sangat mudah menerima ungkapan maklum dan maaf. Sedangkan mereka yang sebaliknya, akan menerima perlakuan tanpa ampun dari kelincahan hukuman jari-jari warganet. Seperti Kekeyi.
Tapi apakah benar penilaian kita begitu mudah terpengaruh bias penampilan? Apakah benar kita belum benar-benar memandang manusia itu setara, dan sangat cenderung membeda-bedakan perlakuan pada mereka berdasarkan penampilan mereka?
Bias Penilaian Berbasis Penampilan
Aku akui, ada bias semacam itu di diriku. Seringkali, ketika menjadi pengisi acara atau pembicara, diri ini selalu tertarik untuk berlaku baik kepada mereka yang berpenampilan baik dan menarik dan dapat dengan mudah tersinggung ketika berhadapan dengan yang berpenampilan buruk. Dalam situasi komunikasi sehari-hari juga aku rasa begitu. Kadang, sadar atau tanpa sadar, suara kita merendah dan melembut di hadapan yang berpenampilan menarik, dan tiba-tiba melengking dan meninggi, bila berhadapan dengan yang berpenampilan buruk.
Aku tau bias semacam itu salah, dan merupakan suatu sikap yang tidak adil. Suatu sikap yang tidak memanusiakan manusia. Namun ketika menyadari bahwa biasa semacam itu ada di dalam diriku, aku turut menyadari bahwa ternyata memang biasa ketidakadilan itu tertanam dalam di diri manusia Indonesia.
Kalau aku rasa-rasa, memang diriku juga punya kecendrungan memaklumi dan memaafkan Zara di saat pada lain kesempatan sangat haus untuk menghujat Kekeyi. Meski kecendrungan tersebut, untung saja, tidak sampai aku ungkapkan ke dalam kata-kata di kolom komentar.
Kalau aku pikir-pikir, ternyata aku jahat juga.
Barangkali butuh waktu dan kesadaran yang terus menerus diasah agar keadilan ini benar-benar menancap di hati dan pikiranku. Peristiwa perbandingan Zara dan Kekeyi ini jadi pelajaran penting bagiku sendiri untuk bisa membangkitkan kesadaran yang kuat bahwa ada sesuatu yang salah dalam sistem sosial kita. Mudah-mudahan dengan kesadaran akan ada sesuatu yang salah itu, kita bisa bersama-sama memperbaiki.
Meski memang butuh waktu.
Kekeyi Tidak Bisa Tidur Usai Kakinya Diinjak Sapi
DUNIA4D2 - Kekeyi mengalami kejadian tidak menyenangkan pada saat momen Idul Adha. Saat itu, jempol kaki selebgram berusia 25 tahun itu diinjak sapi.Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Kekeyi membagikan mengenai perkembangan dirinya usai kejadian tersebut. Dia mengatakan tidak bisa tidur karena merasakan sakit pada jempol kakinya.Kekeyi menyampaikan hal itu dalam unggahan di akun Instagram miliknya pada Sabtu (1/8). Terlihat jempol kaki kirinya yang diinjak sapi masih diperban. Dia tampak tersenyum ke arah kamera.“Ndongo sek mugo-mugo sikilku waras. Sakitnya cinta yang tak direstui masih sakit kakiku yang berdenyut sampai enggak bisa tidur,” tulis Kekeyi.Dalam unggahan lainnya di akun Instagram miliknya, Kekeyi memperlihatkan penghargaan yang dia terima dari YouTube. Dia mengatakan penghargaan tersebut menjadi obat penyembuh baginya.“Makasih ya sahabat semuanya. Ini sedikit mengobati rasa sakitku. Aku janji akan sembuh untuk kalian. Dan akan makan pentol lagi,” tulis Kekeyi.Kekeyi sebelumnya dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan usai jempol kakinya diinjak sapi. Hal itu ia perlihatkan dalam foto yang diunggah di akun Instagram miliknya.Dalam foto tersebut, Kekeyi tampak bersama dokter dan tenaga medis yang mengobati lukanya. Jempol kaki kirinya terlihat diperban.“Lebih baik sakit hati karena mantan daripada sakit kaki karena diinjak sapi,” tulis Kekeyi, Jumat (31/7).Dalam unggahannya tersebut, Kekeyi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada dokter yang mengobatinya. Sebab, sang dokter bisa bersabar saat merawat dirinya.“Makasih dokter udah mau sabat merawatku yang takut sama darah ini. Aku lucu kan,” tulis Kekeyi.
Moment tak terduga idul adha 2020
Simak sampe abis guys, jgn lupa subscribe Chanel YouTube kami ya...
Aransemen kurangajar ini. Respect.
Rencana desain Ibu Kota Baru Sudah satu bulan lebih, pengumuman Ibu Kota Negara Baru dilakukan oleh Presiden Negara Republik Indonesia, Joko Widodo (26/08/2019) di Istana Negara. Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi pilihan lokasi Ibu Kota Negara baru. Suara pemilik toko kelontong, suara petani, nelayan, karyawan swasta dan beragam profesi lainnya dicalon Ibu Kota Negara baru menarik juga untuk didengarkan. Bincang-bincang ringan ini tidak serta merta ditulis secara langsung tetapi mengalami proses penyempurnaan dan penyesuaian bahasa namun tidak menghilangkan maksud dan tujuan dari orang yang bersangkutan. Kami biasa menyajikan informasi singkat, namun untuk tema ini, sengaja mengulas sedikit lebih panjang. Karena diskursus yang ingin dibangun dari masyarakat lokal ke seluruh wilayah Indonesia. Jadi apa saja hal-hal yang diperbincangkan masyarakat lokal jika Ibu Kota Negara pindah ke Kalimantan Timur,,,,, Selengkapnya di https://newsbmb.com/detail/suara-setempat-tentang-pemindahan-ibu-kota #indonesia #kalimantan #kekeyi #kalimantantimur #kalimantanutara #kalimantanselatan #mardiguwp Newsbmb.com BMB #bikinmertuabangga 😁😁😁 https://www.instagram.com/p/CBYDTm4gFcj/?igshid=13bi6us2dwns9
Rinni Wulandari klarifikasi soal lagu Kekeyi yang hilang dari YouTube
Rinni Wulandari klarifikasi soal lagu Kekeyi yang hilang dari YouTube
[vstream.site]
Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Rinni Wulandari memberikan klarifikasi soal lagu Kekeyi berjudul “Keke Bukan Boneka” yang hilang dari YouTube.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Rinni Wulandari menjelaskan bahwa hilangnya lagu Kekeyi dari YouTube di luar kewenangannya.
“Semua adalah keputusan label @sonymusicid @novi_umar81 selaku pemilik hak cipta dari ‘Aku Bukan…
View On WordPress
Rinni Wulandari komentari lagu Kekeyi yang dituding menjiplak
Rinni Wulandari komentari lagu Kekeyi yang dituding menjiplak
[vstream.site]
Jakarta (ANTARA) – Rinni Wulandari mengomentari soal lagu “Keke Bukan dari” dari selebgram Kekeyi yang dituding menjiplak lagu yang pernah dinyanyikan olehnya berjudul “Aku Bukan Boneka”.
Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol itu mengatakan awalnya tak tahu mengenai heboh lagu tersebut. Dia baru tahu setelah banyak warganet yang mengirimkannya link mengenai…
View On WordPress