Hai, pria yang bahunya selalu menjadi tempatku bersandar.
Mawarmu masih kusimpan, pun tak layu sedikitpun. Mahkotanya mekar sungguh indah. Terimakasih sudah mau menyempatkan waktu untuk membeli setangkai bunga cantik itu.
Al-qur'an yang kau berikan. Sungguh sangatlah berarti untukku. Bukan perihal seberapa mahal harganya, berikut seberapa bagus tampilannya. Tapi karenamu. Terimakasih karena telah memberiku sebuah pelajaran akan mudahnya menginfestasikan amal. Ah ya, hijau dan ungu, aku suka sekali warnanya. Manis
Kau lucu sekali. Mudahnya membuatku tertawa. Bola hijau itu. Kukira bukan untukku. Kukira kau tak akan berbuat begitu. Kupikir kau tak mesti begitu. Aku sudah cukup dengan kejujuranmu. Terimakasih atas kebesaran hatimu mengakui semuanya.
Belum kutemukan lagi pria segigih itu. Wanita manapun tak akan sanguup mengabaikanmu. Begitupun aku. Jika bukan karena kau sendiri, aku sudah lama terjatuh untuk ke sekian kalinya.
Tuhan berikan jalan yang begitu indah. Yakinlah semua lara akan berlalu. Tiada peristiwa tanpa hikmah. Berjanjilah, esok tak akan seburuk ini. Dengan dan tanpa aku.