Hanya kami dan penjaga warung yang ada saat itu. Kami memang sudah lama ingin mantai. Dari seminggu yang lalu sudah mulai browsing dan tanya info ke teman recommend pantai yang indah. Saat itu tidak banyak yang tau pantai ini. Makanya pantai ini dapat julukan “Surga Tersembunyi”. Kami jalan dari Jakarta sekitar jam 12 malam. Dan sampai di lokasi jam 6 pagi. Yahhh! Dan inilah Surga Tersembunyi itu. Setelah melewati jalan yang berliku liku serta penerangan yang hanya menggunakan lampu mobil. Ya , jalan Cikidang yang menyeramkan itu. Tidak ada lampu jalan, ibarat hanya jalan setapak yang berliku dan kanan kirinya jurang. Kami yang tadinya mengantuk dan ingin tidur. Jadi tidak bisa tidur, karena sibuk berteriak ketakutan saat tikungan tajam dan jalanan yang turun naik. Bersyukur kami sampai dengan selamat dan utuh. Perjuangan tidak sampai disini. Sampai di Pantai Sawarna , terus kami berjalan menuju Tanjung Layar. Dan beristirahat sebentar di Tanjung Layar sambil berfoto mengabadikan moment dan pemandangan yg menakjubkan itu. Mataharin semakin memerah. Menunjukan hari sudah mulai siang. Kami melanjutkan perjalanan kami menuju Legon Pari. OMG!! Ternyata perjalanan nya penuh perjuangan. Melewati anak tangga yang begitu tinggi, rawa”, jalan setapak. Ditambah teriknya matahari membuat kami bercucuran keringat. Agak jorok kedengaran nya. Kurang lebih set jam kami berjalan dan sudah mulai mengeluh. Cape, panas, haus. Ya haus, karena kami tidak mempersiapkan apapun saat itu. Kami tidak tau kalau perjalanan akan sejauh itu. Kalau saja tau, pasti kami akan membawa Minuman Liang Teh Cap Panda agar membuat kami segar dan semangat kembali. Akhirnyaa……Kami berada di sini. Di pantai yang sangat indah. Air yang berwarna biru, sangat jernih. Dikelilingi pepohonan kelapa. Tidak kalah indah dengan Pantai di luar negeri yang memang belum kami datangi 😌 Tapi sungguh, ini Pantai memang Indah. Sangat indah. Kalau dibandingkan dengan Pantai Kuta di Bali, pantai ini lebih indah dan lebih berasa nuansa pantai nya. Yang lebih awesome…….hanya kami yang berada di Pantai saat itu. Oh God! Kami berasa punya pantai pribadi. Dengan keindahan yang diciptakan Tuhan. Legon Pari! Pantai yang menawan dan berbekas di hati. Kebersamaan kami, canda tawa kami saat berada di sana. Seakan kami tidak ingin pulang. Hanya saja kami berangkat Sabtu malam. Hingga kami harus cepat pulang karna esok hari masuk kerja. Padahal masih banyak keindahan wisata di sekitar. Tapi apa daya. Kami harus pulang. Sampai jumpa Legon Pari, kami akan kembali dengan keluarga serta teman-teman kami. Agar mereka merasakan nikmat dan indahnya ciptaan Allah Swt.