Another Reason to be Grateful..
Ceritanya tadi malam dan hari ini aku diminta lembur di kantor. Gaada masalah sih sebenernya karna ya aku juga di rumah palingan gabut nontonin drama China yang akhir-akhir ini aku gabisa move on rewatch atau ga rebahan sambil mantengin twitter. Jadi ya aku oke oke aja. Lemburnya bareng sama salah seorang kakak THL di bidangku. Tadi malam beres ngurusin perubahan RKA dan hari ini lanjutin penyesuaian DPA. Ga ngerti juga sih aku itu apaan yang jelas itu semuanya anggaran dinas yang isinya duit-duit yang dipake untuk keperluan kegiatan-kegiatan di kantor.
Banyak pembelajaran yang bisa aku dapatkan dari keikutsertaan mengerjakan perubahan anggaran ini. Bahkan aku sudah bisa entri anggaran sendiri dan membantu menyusun duit-duitnya (tentunya dengan sepertujuan atasan). Lembur kali ini pun juga ga jauh-jauh dari ngurusin anggaran itu tapi yang versi lebih mikir karna kalau ga pas duitnya bisa kacau.
Awalnya yang ke kantor tuh ada dari bidang Sekretariat dan bidang aku Rehabilitasi Sosial tapi pas udah agak siangan tinggal bidang aku doang yang belum beres karna ya seribet itu cek satu-satu siapa yang layak dapat bantuan dan kalau ga layak ya diganti sama siapa. Kalau semua tahapan itu dilalui dengan bener mah sebenernya keliatan kok harusnya yang dapat bantuan tu ya orang yang bener-bener layak dan duitnya juga sesuai yang dianggarkan. Tapi tetep aja ada oknum-oknum yang memanfaatkannya untuk menebalkan dompet sendiri.
Masih berlanjut tuh sortir satu-satu nama-nama orangnya sampai jam 5-an, berdua. Udah beres sih bagian ribetnya sampai sana, selanjutnya bagian melatih kesabaran karena harus menyesuaikannya sama yang ada di sistem dan itu lolaaaaaa banget buset deh gampang sih tahapannya tapi nungguin loading-nya tuh yang bikin elus-elus dada. Sampai ada beberapa ketegangan terjadi di grup wasap bidang mengenai ini lembur cuman berdua dan gimana ini penyelesaian perbaikan yang belom apa-apa (di sistem online) tapi waktunya tinggal dikit.
Ga lama setelah memulai entri ke sistem, datang salah seorang Kasi, atasan langsung aku dan kakak THL ini, membawa sekotak martabak keju. Perut yang sudah mulai meronta-ronta pun akhirnya dapat sumber energi sementara. Nah sebenernya anggaran yang diubah saat ini bukanlah kegiatan yang dipegang oleh Kasi aku ini melainkan Kasi lain yang sampai saat itu belum memperlihatkan kehadirannya di kantor.
Ada drama dikitlah..... biasa...... sampai akhirnya abis maghrib datanglah Kasi yang punya kegiatan ini membawa buah duren. Alhamdulillah ya rejeki anak sholeh(ah) sambil menunggu GoFood nyampe kita istirahat sebentar sambil makan duren ini. Aku yang biasanya ga begitu gila duren tapi tadi lumayan banyak juga makannya mungkin efek perut kosong juga kali ya atau ya kayak seneng aja gitu ada yang bawain sesuatu lagi pas lembur dan kantor juga jadi makin rame.
I love this kind of work environment. Aku ga masalah mau kerja banyak dan deadline sana sini asalkan kolega dan atasan aku tuh caring dan bukan tipe yang "menakutkan". Bisa kerja sambil cerita-cerita santai dan berbagi tawa. Bisa diajak diskusi dan becanda dalam batas wajar. (Walau kadang banyak juga dirty jokes yang bikin uncomfortable tapi ya masih bisa diabaikan) Ke kantor tuh bawaannya jadi tenang ga yang penuh kecemasan meskipun kerjaan numpuk. Haha
Alhamdulillah aku dapat pekerjaan dengan lingkungan kerja yang sesuai dengan yang aku harapkan. Meskipun pasti beberapa konflik dan drama tak terelakkan terjadi, tapi setidaknya tidak begitu mengganggu kinerja. Meskipun kerjaan banyak tapi banyak juga orang yang bisa membimbing agar aku bisa paham kerjaan itu satu per satu dengan cara yang tidak membangkitkan kecemasanku. Dan aku sangat bersyukur akan hal itu. Semoga lingkungan kerjaku bisa tetap seperti ini untuk kedepannya. <3