Besok lagi kalau kita bertemu jangan lupa menyapa. Tenang, aku sudah baik-baik saja.
Tidak apa(2.31am),10 Maret 2020
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
seen from Russia

seen from India
seen from Türkiye
seen from China

seen from Philippines
seen from China
seen from Türkiye
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from France
seen from China

seen from United States
seen from Germany

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States
Besok lagi kalau kita bertemu jangan lupa menyapa. Tenang, aku sudah baik-baik saja.
Tidak apa(2.31am),10 Maret 2020
Maret Tahun Kedua
Dan kita kembali.
Pada akhir Maret di mana pikiranku meraba-raba perihal kali pertama kehidupanmu di bumi. Di tengah banyaknya kecamuk yang menghampiri semesta ini, kutahu kabarmu pasti baik. Iya, kan? Pun kau semakin kuat, bukan? Dengan banyaknya badai kehidupan yang datangnya tanpa permisi, kuyakin pijakan kakimu kian kokoh. Garis takdir yang tidak seorang pun mampu menebak akhirnya, pasti menjadikan hatimu kian lapang dari sebelumnya.
Entah pada hitungan kedua puluh satu ini, aku akan menulis apa. Yang pasti adalah harapku masih sama. Kau hidup baik dan senantiasa baik-baik saja. Walau waktu kian beranjak, walau langkah kita pun kian berjarak.
Maret tahun kedua saat degup jantung kian memelankan suara. Maret tahun kedua saat harapan yang pernah membentang, mulai kehilangan arah. Maret tahun kedua saat di mana aku kembali tidak dapat melakukan apa-apa kecuali berdoa.
Dalam banyak semoga yang kusemogakan, teruslah memancarkan binar matamu. Teruslah merekahkan senyummu. Teruslah menjadi penasihat yang paling baik untuk orang-orang sekitarmu.
Di sebuah kota yang jaraknya cukup jauh ini, aku senantiasa mengulum doa. Melangitkan namamu hingga penduduk alam raya mungkin sudah jengah.
Pada hitungan kedua puluh satu ini, tetaplah mengagumkan, Saga.
Dan terima kasih untuk banyak hal selama ini. Berbahagialah terus.
07:17 p.m || 24 Maret 2020
BPS: Nilai Tukar Petani Jatim bulan Maret 2020 turun 1,64% http://www.pustakalewi.com/?mod=berita&id=38380 #bps #badanpusatstatistik #maret #maret2020 #petani #tani #JawaTimur #jawatimur #jatim #pustakalewi #liputan #news #beritaViral #berita #viral #informasi #infoviral (di Surabaya, Indonesia) https://www.instagram.com/p/B_kOnf7Foxg/?igshid=qh16z5s45lv1
Dirumahaja
Semua orang update masak masakan, nonton, zoom, tapi gua? Yaa, tetap dengan chat dan kadang nelpon. Semua orang sepertinya sedang merindukan kehidupan normal seperti biasa, rindu orang-orangnya, rindu jalan-jalannya, rindu tingkah lakunya, rindu tatap langsungnya. Semoga kita sehat-sehat dimanapun kita berada, rindu-rindu ini sangat butuh kalian untuk menuntaskannya
Love
Minggu lalu, aku mendapatkan tugas untuk membuat kapsul waktu dari kelas Orientasi Komunitas Ibu Profesional. Di dalamnya menuliskan tentang kondisi kita saat ini, dan harapan di masa yang akan datang. Atau bisa juga disebut sebagai target masa depan. Di usia berapa, kita memiliki target apa. Seperti itu, dari mulai peran sebagai istri, peran sebagai ibu, dan peran sebagai diri (pribadi). Lalu kita menyimpan dan membukanya kembali pada tahun yang sudah ditentukan. In syaa Allaah aku akan membukanya di ulang tahunku yang ke 35.
Setelah menuliskan berbagai target di kertas, aku memilih media box bekas jam tangan yang bahannya seperti dari kaleng. Media ini aku gunakan untuk menyimpan kertas agar tahan lama. Akupun memilih untuk menyimpannya di rumah, tidak dikubur di dalam tanah. Karena aku masih akan berpindah tempat. Membuatnya mudah, dan bisa menggunakan barang-barang yang ada di rumah.
Kapsul waktuku sudah siap di simpan di tempat yang aman hehehe. Setelah aku membuatnya, aku mendapatkan aliran rasa semangat dan positif. Aku juga jadi mengetahui kondisiku saat ini. Pun aku menuangkan target dengan bahagia, seperti semuanya nyata, tervisualkan, dan menjadi pupuk motivasi diri untuk merealisasikannya. Bismillaahirrahmaanirrahiim..
Lets make a time capsule.
Tugas pertama dari orientasi ibu profesional adalah membuat time capsule. Aku merasa excited banget, karena ini pertama kalinya aku membuat time capsule sendiri. Sebelumnya aku pernah menyaksikannya di televisi, tapi belum terpikir untuk membuatnya hhi. Qadarullah ada penugasan ini. Jadii cuss langsung bikin. Gimana caranya:
1. Siapkan peralatan dan bahan. Wishlist, perekat dan wadah kedap udara, anti air, anti rayap dll. Yang aku pakai adalah botol obat plus ada silia gelnya, jadi ga lembap.
2. Pastikan wishlist kita akan awet. Jadi kalian harus membungkusnya lagi, memakai lem atau plastik.
3. Boleh ditanam atau simpan di gudang. Aku ingin membukanya di tahun 2030 jadi di tanam. Kalau ingin di buka dalam jangka waktu yang pendek lebih baik di simpan di lemari atau gudang. Tapi godaannya jauh lebih besar yaa karena mudah di jangkau hhi.
Luruskan niat karena Allah. Aku membuat ini sejujurnya dalam waktu yang lama. Karena harus memikirkan apa yang aku tuliskan di wishlist. Yang pertama sebagai istri, ibu dan pribadi. Apapun yang aku tuliskan semoga bisa tercapai suatu hari nanti. Karena memprediksikan masa depan adalah dengan membuatnya. Salah satunya dengan menuliskannya.
Sebelum di tanam. Aku minta pak suam untuk membacanya dan mengamini dengan doa doa. Biar menjadi surprise untuk kami dan anak" di masa depan nanti.
Tumbuh dan bermekaran suatu hari nanti ya. Semangat belajar.
Dapet tugas kecil dari @institut.ibu.profesional untuk bikin 'kapsul waktu', sesuai dengan kehidupan masing-masing. Media yg dipilih, yg ada dirumah aja, ada wadah bekas selai, bahannya kuat dan insyaaAllah tahan lama. Kertas pake kertas bekas print yg belakangnya masih kosong lalu pake pulpen warna warni biar lebih semangat nulisnya. Ketika menuliskan isinya, awalnya cukup lancar menceritakan masa kini, lalu ketika menuliskan harapan untuk kedepannya, dengan jangka waktu yg pasti, setahun kah, dua, lima atau sepuluh tahun kah, seperti diingatkan kembali, akan sampaikah ke jangka waktu tersebut? Astaghfirullah 😭 Refleksi diri dari pembuatan kapsul waktu adalah berapapun jangka waktu yg kita tetapkan, mulailah dari sekarang. Bismillah.. #kapsulwaktu #kampungkomunitasibuprofesional #maret2020 https://www.instagram.com/p/B-EoNAEHn4B/?igshid=1mqgkwdgjnttc
Nangis
“Pernah marah yal?”, ku bilang pernahlah. Mungkin setiap orang beda-beda cara mengekspresikan marahnya
Kalau marah, kamu gimana? teriak? cerewet? diam? nangis? ngelempar sesuatu? Kalau aku, mungkin bisa dibedakan. Kalau marahnya ga marah banget nada suaraku meninggi (ni kayak ada levelnya gitu haha). Nah, kalau marahnya lebih lagi ku diam, dalam hati istigfar sebanyak mungkin, kalau marahnya ga bisa ditahan lagi ku diam sambil nangis tersedu-sedu. Aneh ya. hahaha. dikit-dikit nangis. Mana tim pemendam? kita tos dulu. Saat perasaan, perasaan apapun itu yang sudah tidak dapat lagi ku tahan, pasti bakalan nangis lagi. Ga bisa dibandingkan nangisnya karena apa, karena senang, marah atau sedih. Perasaan yang berbeda tapi ku ekspresikan dengan satu perilaku yang sama yaitu menangis.
dah deh, curhatan selesai