
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Honduras

seen from Germany

seen from Netherlands

seen from Honduras
seen from China

seen from Australia
seen from Saudi Arabia

seen from Nepal

seen from Philippines
seen from United Kingdom
seen from China
seen from Yemen

seen from Germany
Tidak ada sesuatu yang tiba-tiba hadir.
Akan lebih bijak jika kita mau sedikit menelisik penyebabnya hadir.
Menjadi sadar penuh akan setiap keputusan di masa lalu
Akan memungkinkan kita mengetahui hal-hal yang akan hadir di kemudian hari.
Mulai sekarang selesaikan urusanmu dan mulailah langkah baru dengan penuh kesadaran.
Ris sutanto
Makna Perjuangan dan Pengampunan dalam Surah Al-Isra’ dan Al-Kahfi: Perspektif Tafsir Jalalain
Surau.co. Setiap manusia menapaki jalan hidup yang tidak selalu datar. Ada rintangan, kelelahan, dan penyesalan yang mewarnai langkah. Namun di balik setiap perjuangan, selalu ada ruang bagi pengampunan. Dua surah dalam Al-Qur’an — Al-Isra’ dan Al-Kahfi — menghadirkan refleksi mendalam tentang dua hal mendasar itu. Dalam Tafsir al-Jalalain karya Imam Jalaluddin al-Mahalli dan Imam Jalaluddin…
Taubat: Menyapu Debu Dosa dengan Air Mata Rindu
Surau.co. Dalam kehidupan manusia, taubat adalah jalan kembali yang tak pernah tertutup. Sejak awal peradaban, manusia selalu bergulat dengan kelemahan dan hawa nafsu, lalu mencari jalan pulang menuju Tuhan. Taubat bukan sekadar menyesali dosa, tetapi sebuah perjalanan batin yang sarat cinta, rindu, dan pengharapan. Di Indonesia, fenomena sosial ini terlihat nyata: banyak anak muda, pekerja,…
Pergilah dan Jangan Berbuat Dosa Lagi!
Judul tulisan ini diucapkan oleh seorang Pastor dan juga sahabat saya ketika pagi ini kami sekeluarga mengikuti misa minggu pagi. Mungkin juga menjadi yang terakhir selama 4 - 8 tahun kedepan sebelum bisa bertemu dengan beliau lagi, karena beliau mendapatkan tugas ke Spanyol, tepatnya di kota Valencia. Nama Pastor tersebut Petrus Kare Balawanga, OSM, yang dalam beberapa tahun ini menjadi teman ngobrol dan ngopi saya saat senggang, dan pertemanan yang terjadi juga tidak biasa, saya ini orang awam, cuma kebetulan mengerti komputer, jadi saya membantu romo Petrus (saya sebutnya Romo bukan Pastor, tapi artinya sama) untuk membetulkan laptop miliknya, yang tidak disangka, berlanjut jadi teman ngobrol, sampai saya mengetahui beliau akan bertugas ke Spanyol, tempat sebelumnya Ia menempuh pendidikan Imam-nya.
Kembali ke judul tulisan kali ini, kalau ditelisik, kata-kata itu diucapkan Yesus sendiri ketika menolong seorang wanita yang hendak di persekusi oleh sekelompok Imam, karena kepergok berbuat zinah.
Yohanes 8:11 TB [11] Jawabnya: ”Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus: ”Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”
Lantas karena Yesus tidak mau "Menghukum" wanita itu, pada akhirnya semua orang yang pada awal mulanya hendak menghukum wanita tersebut dan mencobai Yesus, satu per satu membubarkan diri, dan meninggalkan si wanita dan Yesus sendirian. Dan pada akhirnya, Yesus juga tidak memberikan hukuman apapun terhadap wanita tersebut, melainkan justru memberikan pengampunan dan kesempatan kedua bagi si Wanita itu melalui kata-kata "Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang". Betapa melegakannya mendapatkan kata-kata tersebut ketika dalam posisi si Wanita tersebut , mungkin yang dipikirkan adalah dunia seakan sudah berakhir ketika Ia ditangkap dan hendak dipersekusi, apalagi yang bisa Ia dapatkan selain kenyataan bahwa mungkin tinggal hitungan menit, Ia akan merasakan alam baka, tetapi justru Yesus sendiri memberikan pengampunan dan kesempatan kedua.
Sebelum saya mendengarkan kata-kata tersebut, pikiran saya sedang sedikit kalut, jujur saja, saya sedang mengalami perpindahan pekerjaan dari satu tempat ke tempat lain dengan alasan yang menurut saya tidak bisa saya terima oleh bahkan diri saya sendiri, tetapi semakin larut dalam permenungan saya sendiri, saya teringat akan kesalahan saya selama di kantor lama, dari yang kecil sampai besar dan mungkin itulah yang saya taburkan sehingga saya menuai permasalahan yang saya tabur tanpa saya sadari, meskipun ingin menyalahkan orang lain atau keadaan, tetapi nasi sudah menjadi bubur, saya sudah pindah tempat kerja, tanpa perjuangan apapun dari kantor lama saya, sedih, tetapi akhirnya bisa saya terima bahwa saat ini saya sudah memiliki pekerjaan baru. Dan melalui pikiran inilah kekalutan dimulai, saya yakin saya bisa bekerja, dan memang saya pernah memiliki kesalahan di masa lalu, dan ketika saya masih belum mengakui kesalahan saya, saat itu pula terdengar kata-kata Pastor yang seakan disiapkan Yesus sendiri melalui Pastor Petrus Kare Balawanga, "Pergilah, dan Jangan Berbuat Dosa Lagi", disanalah saya mendapatkan ilham (dan yang menginspirasi tulisan ini juga), sesungguhnya saya sedang diberikan kesempatan kedua, mungkin saya merasa tidak bersalah dan orang lain atau keadaan lah yang salah, padahal saya pun turut andil karena kesalahan yang pernah saya perbuat dulu, ternyata sudah berkembang dan berbuah, ya, buahnya saya harus pindah kantor, maka dalam kesempatan ini seakan Yesus sendiri yang berkata, "Kamu sudah tahu kan salah mu? Jangan berbuat dosa lagi ya di tempat baru".
Para pembaca, mungkin tulisan ini tidak untuk semua orang, dan saya memahami nya mungkin karena perbedaan pandangan Iman, tetapi pikiran saya tentang tulisan ini begitu memenuhi saya sehingga kalau saya tidak menuliskannya rasanya ada suatu hal yang mengganjal di diri saya dan perlu untuk dituangkan ke bentuk tulisan. Menurut saya ide tentang kesalahan dan kesempatan kedua itu bersifat universal, bagi kalian yang saat ini sedang begitu terpuruk, karena melakukan kesalahan, percayalah kesempatan kedua itu ada, mungkin bukan Manusia yang memberikan, tetapi bisa jadi Tuhan sendiri yang memberikan. Jangan patah semangat dalam menjalani kehidupan, dan untuk sahabat saya Pastor Petrus Kare Balawanga, selamat bertugas di Spanyol, dan "Culik"-lah para umat yang sedang tersesat untuk bisa mengenali Iman-nya, mungkin melalui segelas Kopi.
God Bless.