Apa hal-hal yang bisa dilakukan ketika sedang berduka?
Aku, Wantja, bersama Menungsa membuat kolaborasi untuk menyadarkan pentingnya kesehatan mental untuk laki-laki termasuk ketika laki-laki mengalami kedukaan.
Mike Driver
RMH
YOU ARE THE REASON

★
Keni
ojovivo
Not today Justin
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year

No title available
occasionally subtle

No title available

❣ Chile in a Photography ❣

PR's Tumblrdome
Sweet Seals For You, Always
d e v o n
dirt enthusiast

Janaina Medeiros
Xuebing Du

titsay
AnasAbdin

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Spain
seen from Türkiye

seen from United States

seen from Mexico
seen from Türkiye
seen from Indonesia

seen from United States
seen from Mexico

seen from Australia

seen from Spain

seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Thailand

seen from Singapore

seen from Singapore

seen from Iceland
seen from Netherlands
@aprilliouz
Apa hal-hal yang bisa dilakukan ketika sedang berduka?
Aku, Wantja, bersama Menungsa membuat kolaborasi untuk menyadarkan pentingnya kesehatan mental untuk laki-laki termasuk ketika laki-laki mengalami kedukaan.
Pekan lalu, aku menonton film thunderbolts dan menemukan hal menarik dari penceritaannya.
Bukan soal kekuatan supernya, tapi tentang bagaimana depresi dan rasa hampa justru bisa jadi villain yang sebenarnya. Menyerang dan menghancurkan kita pelan-pelan dari dalam.
From this
To this
Dulu ketika hidup pasca lulus kuliah, banyak mempertanyakan diri kenapa hidup masih terasa penuh kebingungan dan permasalahan.
Sampai akhirnya melihat salah satu buku hijau itu dan penasaran. Akhirnya tertarik membaca halaman demi halamannya, dan takjub karena isi buku tersebut sangat membuka mata, membuka pikiran, dan menyadarkan diri bahwa salah satu penderitaan hidup mungkin disebabkan kurangnya kesadaran diri.
Perlahan, perlahan, dan perlahan.
Belajar lebih mindful menjadi salah satu upayaku untuk menjalani hidup belakangan ini.
Ternyata, di salah satu hari ketika aku lebih mindful untuk memerhatikan postingan di media sosial, aku menemukan flyer yang menginformasikan bahwa Haemin Sunim, seorang biksu yang menjadi otak hebat di balik buku-buku tersebut, hendak datang ke Indonesia.
Akhirnya, atas izin Allah, aku diberikan rezeki untuk banyak belajar dari orang hebat ini.
Bahkan sampai berjabat tangan, dan berbincang singkat.
It's such an extraordinary experience 😭🥲
It's nice to meet you in person, Mr Sunim.
Aku belajar beberapa hal dari beliau, diantaranya:
Daaan, ada banyak kutipan lagi.
Aku akan bahas ini satu per satu ya. Sementara kubahas dengan sederhana dulu aja.
Tentang keluh dan syukur yang tak seharusnya berlawanan
Teruntuk kamu,
Teruntuk aku,
Teruntuk kita semua yang sama-sama berjuang melawan orang-orang yang terus menerus berusaha mengendalikan kita
Saatnya keluar, saatnya patahkan semua itu.
Teruntuk Bayu yang selalu merasa kecil,
Teruntuk Bayu yang selalu merasa ragu,
Teruntuk Bayu yang selalu merasa tak percaya,
Selamat.
Kamu lebih besar dari rasa takutmu.
Kamu lebih kuat dari rasa sakitmu.
Kamu lebih hebat dari rasa cemasmu.
Kita memang masih bisa melompat lebih tinggi,
Melangkah lebih jauh,
Bangun, bangun, dan bangun lagi.
Tapi kita tidak selemah itu.
Salam sayang, Bayu
Tentang di mana kamu berada saat ini
Belajar untuk gak melihat titik seseorang berdiri dengan tatapan iri. Mungkin adanya perbandingan menjadi godaan untuk terus memaksakan diri supaya sesuai dengan standar orang lain. Seolah-olah kalo tidak sama artinya salah. Kalo berbeda, artinya kalah.
Padahal mungkin di titikmu dan di titiknya, kalian berdua sama-sama dihadapkan dengan tantangan. Masalahmu tak jadi lebih sepele hanya karena kamu belum ada di titiknya.
Mungkin belum sampainya di titik yang sedang orang lain pijak bukan karena kamu buruk. Tapi kamu memang belum layak.
Belum layak karena kamu masih disiapkan banyak bekal. Diberikan hal-hal lain yang bermakna di posisimu sekarang.
Jangan sampai, kamu kehilangan value. Kehilangan kesempatan menemukan hal-hal bermakna di tempatmu sekarang hanya karena pandanganmu terlalu fokus ke seberang.
Mari merayakan pencapaian mereka, Sambil belajar memahami betapa hebatnya mereka dengan segala apa yang dilaluinya untuk sampai di sana.
Sama sepertimu, Yang hebat untuk sampai di titikmu saat ini 🫰🏻❤️
Surat kecil, buat Mama
Ma, ini Bayu.
Bayu udah gak bisa kirim chat ke mama lewat wa sekarang. Mama gimana kabarnya? Bayu kangen ma.
Bayu ga bisa nanya langsung, jadi Bayu izin buat nulis surat ini di sini ya, ma.
Ma, waktu mama pergi rasanya dunia runtuh. Rasanya semua saraf saraf di badan Bayu mati. Orang-orang mungkin ga akan ngerti. Yaa, mungkin ngerti secara logikanya ya, kalo kehilangan itu menyakitkan.
Tapi, secara emosi belum tentu mereka paham. Di mata mereka, Bayu masih bisa jalan. Masih bisa ngobrol. Masih bisa melanjutkan kehidupan.
Tapi mama tau ga? Bayu kehilangan pegangan.
Sejak mama pergi, bayu coba buat cari pegangan lain yang lebih kokoh. Tapi gaada yang menetap. Gaada yang pas.
Ternyata, gaada yang bisa kayak mama.
Bayu kangen marahnya mama. Bayu kangen dimintain kuah mi tiap kali abis masak. Bayu kangen keponya mama yang suka nanya kapan bayu punya pacar. Bayu kangen disuruh suruh sama mama.
Ma,
Kalo ada CV yang bisa bahas pengalaman bayu sebagai anak, kira-kira prestasi bayu apa ya, ma?
Bayu tau, mau sebobrok apapun bayu, mama pasti akan kasih surat kelulusan dengan nilai paling baik. Bayu tau, mau sempurna ataupun cacat, bayu akan selalu mama terima.
Tapi, kira-kira apa yang masih kurang ma?
Bayu mau denger, apa yang mama mau keluhkan tentang bayu.
Bayu suka sibuk ya, ma?
Bayu belum bisa nolong kalo mama lagi sakit ya, ma?
Ma, maafin Bayu ya. Bayu dulu ga cukup pinter untuk paham semua lukanya mama. Bayu ga tau teorinya. Apalagi prakteknya.
Bayu lupa, padahal udah dibilangin sama Tuhan berkali-kali kalo manusia ga akan hidup selamanya.
Bayu kira mama masih punya banyak waktu. Liat bayu sukses. Dengerin curhatan bayu waktu nyusun buku pertama. Hadir di peluncuran bukunya bayu.
Bayu kira mama yang akan nemenin bayu sampai ketemu jodoh. Sampai ngasih mama cucu nantinya.
Ma,
Mungkin ini bukan yang mama harapkan. Mama gamau bayu nangis, kan?
Tapi izinin bayu untuk selalu inget mama ya.
Mama ga usah khawatir. Bayu udah ketemu banyak orang baik sekarang. Ya emang, tetep aja gaakan sama seperti kalo mama ada. Tapi bayu tetep lanjutin hidup kok, ma.
Mama jagain tempat bayu di sana ya, ma.
Bayu mau banggain mama. Bayu mau kumpulin bekal yang banyak biar bayu bisa nyusul mama di tempat yang paling baik.
Ma, terimakasih udah jadi ibunya bayu ya. Terimakasih udah mau ngurusin anak penakut ini. Anak yang sering ngecewain dan cengeng ini ya, ma.
Di semesta manapun, kehidupan manapun, izinin bayu untuk jadi anak mama lagi ya ma.
Kadang,
Lebih baik untuk melepaskan
Berbesar hati mengizinkan mereka untuk tumbuh dan memancarkan warnanya sendiri
Tanpa warna dan apapun dari kita
Dan kita pun demikian
Bertumbuh
Melepaskan yang membebani
Dan memancarkan warna baru
Biarkan apa yang pernah terjadi
Diukir jadi cerita indah untuk dihormati
Mungkin belum semua tercapai untuk saat ini.
Tapi kamu sudah mengusahakan yang terbaik.
Mungkin hasilnya bukan berupa sebongkah keinginanmu secara utuh.
Tapi kepingan-kepingan yang akan mengajarkanmu bagaimana cara menghargai,
Bagaimana cara bersabar.
Bagaimana cara melihat hal-hal kecil yang lebih sederhana,
Agar mangkuk besar bernama penerimaan itu takkan merasa kosong, saat yang mengisinya baru butir demi butir, tetes demi tetes dan hal yang kamu anggap sepele itu.