_Radar Neptunus_
Kita memiliki radar satu sama lain untuk saling menemukan. Not just find 'someone', but find a friend too.
seen from United States

seen from Italy
seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from China
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from Philippines
seen from Philippines
seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from United States
seen from Türkiye
_Radar Neptunus_
Kita memiliki radar satu sama lain untuk saling menemukan. Not just find 'someone', but find a friend too.
perahu berlubang, & laut tempat berjuang
Dulu ada yang pernah bilang, bahwa takdir kita bukan untuk memiliki satu sama lain.
Takdir kita adalah bertemu, saling membahagiakan, lalu pergi menuju jalan masing-masing.
Aku bahkan masih ingat bentuk tawamu ketika menceritakan teman sekelas yang melawan guru di tahun pertama sekolah. Atau cairan bening di pelupuk matamu saat kau bilang "aku terlalu lemah"
Kita pernah ada dalam satu perahu yang sama, mendayung sambil mengeluarkan air yang masuk dan membasahi kaki-kaki kita.Sampai pada akhirnya kita tiba di pelabuhan sementara, dan melanjutkan perjalanan dengan kapal besar yang berbeda.
Di lautan yang terus-terusan ditiup angin, aku selalu bertanya tentang; apakah sesekali kau bahkan memikirkanku? Apakah di kapal besar itu lebih nyaman daripada membelah perairan di perahu kecil penuh lubang tapi berdua bersama ku?
Nyatanya memang, seperti apa yang dulu pernah dikatakan. Bahwa kita hanya ditakdirkan untuk berjuang bersama tidak dalam waktu yang lama.
Karna takdir kita adalah bukan untuk bersatu. Hanya sekedar saling berlalu
Tapi sayangnya, di antara kita; ada aku yang sudah lebih dulu terjatuh. Sayangnya di antara kita, ada aku yang lebih dulu mencintaimu.
Perahu di Tepian Kalbu
Sore menutup hari Senja datang membawa kabar, tentang sebuah cerita kecil di tepian danau.
Perahu
Hidup ini sebuah perjalanan dalam perahu. Jika kita saling membentak, saling membenci, saling melempar muka masam, saling membantai, saling melukai. Lalu kapan kita sampai?
Luh. Perahu kita telah bocor di jalan, bahkan sebelum sampai ke perbatasan.
—Mari bicara ramah-ramah, sayang.
🌹
Perahu ku
Perahuku yang jalak
Entah sampai kapan perahu ini akan berlayar
Menunggu sokongan dari sang jangkar
Berjuang melawan ombak yang berlarian,
Melawan terjangan badai yang membentak,
Diiringi senyum yang memelak
Perahuku terus membentang
Ujung yang tak jua tampak
---------
11 Mei 2019
Pict. Source: dokumentasi pribadi
*Senja2803
NELAYAN, BADAI YANG SELESAI selesai badai, perahuku terdampar di sebuah pantai yang akan segera kuberi nama dan mimpi tentang karam datang lagi mengantarkan buih-buih asin laut seperti tajam ombak yang merobek-robek selimutku namun sayang, semoga kau paham: sisa layar yang kini kujadikan selimut di hamparan namamu ini (barangkali) tak akan sanggup terkembang membawa pulang kabar yang kaunantikan 2017 @30haribercerita #30haribercerita #30hbc1710 #puisi #semogapuisi #perahu #lukisan #zaini #narasibulanmerah
Perahu di Atas Bukit
SURAU.CO – Perahu diciptakan untuk mengarungi lautan, sedangkan bukit adalah tempat berpijaknya daratan. Ketika sebuah perahu berada di atas bukit, akal bertanya, “Mengapa?” Namun hati justru menjawab, “Ada makna yang sedang menanti.” Perahu di atas bukit adalah lambang kehidupan manusia. Tidak semua yang tampak ganjil adalah kesalahan. Ada kalanya Alloh menempatkan seseorang di tempat yang…
Study Haluan Perahu Kayu Pantura
Tasikagung, Rembang
4 Mei 2025, 17:10