Manajemen Qolbu
Potensi manusia terdiri dari; 1. Akal 2. Jiwa (nafs) Ruh + jasad = Jiwa (Nafs) 3. Ruh : bersemayam dalam rongga hati (qolbu). 4. Hati (Qolbu).
Karakter hati (qolbu): Hati yang mati, hati yang sakit dan hati yang selamat.
Hati yang sakit diakibatkan seseorang selalu menuruti hawa nafsunya sehingga lama kelamaan akan membuat hati menjadi keras dan mati. Menghalalkan segala cara agar dapat mewujudkan hawa nafsunya. Misalnya nafsu perut dan nafsu kemaluan.
Seseorang yang hatinya sakit juga dapat diakibatkan dari sifat-sifat yang tidak terpuji misalnya, sombong (ujub), iri, dengki, cinta pujian, takabur, suudzan, dll.
Hati ibarat bulu di tanah lapang, ia mudah terbolak -balik terbawa angin. Maka salah satu do'a agar di tetapkan hati kita pada jalan Allah adalah sebagai berikut.
“Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik
(Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”
Hati yang selamat adalah ia yang mengantarkan kita kepada Allah SWT. Ia merupakan hati yang senantiasa terus kita jaga dari segala penyebab-penyebab penyakit hati. Ialah hati yang selalu dimohonkan ampun atas segala dosa yang terasa ataupun tidak.
Sebaik-baik orang yang melakukan dosa, adalah orang yang bertaubat.













