"Menjadi independen" itu adalah karakter yang sering diimpikan banyak orang, terlepas dari detail kata independen yang dimaksud pribadi masing-masing. Kita semua pernah berencana untuk mandiri pada suatu hal dan mungkin telah mencapainya. Kemudian menargetkan untuk menggapai kemandirian di hal lainnya. Tetapi, dalam proses itu ada ketidaknyamanan. Kekesalan karena ditinggalkan, diabaikan, tidak dibantu dan dipedulikan, dan sebagainya. Ketidaknyamanan karena harus berusaha membiasakan diri. Lagi-lagi, terkadang kita butuh menganalisis kejadian yang tidak nyaman ini sebagai salah satu cara kita belajar menuju kemandirian. Menuju kedewasaan. Diharapkan dalam perjalanan tersebut kita paham bahwa kemandirian berarti mengandalkan diri sebagai orang yang kuat dan ternyata bisa menyelesaikan tugas yang diberikan dalam kehidupan. Fasilitas? Bantuan? Kita punya kok. Lihat di sekitar kita. Akses yang kita miliki. Tubuh dan kemampuan yang akhirnya kita sadari. Fasilitas yang Allah beri yaitu pengetahuan dan tekad untuk mendapatkannya. Jadi, tenanglah, sembuhlah, ikhlaskanlah. Semua orang datang dan pergi sebagai tanda mulai dan selesai pelajaran hidup kita. Tetapi, selama apapun, Allah bersama kita. Selama hidup, ada diri kita sendiri yang harus berjuang dan bertahan dan diri kita Insyaallah mampu melakukannya. #marijadibaik #marijadibijak #jurnalAnnisa #quotedesign #bravetoact #quoteoftheday #writetoheal #writerofig #stronger https://www.instagram.com/p/CJPofHTn968/?igshid=1ptqfpjkrgyfy