Semakin kesini, rasanya saya semakin bosan. Haha, bagaimana tidak? topik pembicaraan dimanapun, kapanpun, mau tatap muka langsung, via chatting, sosmed, semua topiknya SAMA. Coba tebak apa? Ah, saya yakin yang baca udah senyum-senyum nih karena udah tau arah pembicaraan. Haha, yap betul sekali, Nikah. Iya, nikah.
Setiap kali bertemu, pertanyaan yang keluar “kapan nikah?”. Helloo, iya wajar memang di usia-usia sekarang. Iya, tau kok hal itu bukan hal yang tabu untuk dibicarakan. Tapi yang nanya itu mbok ya o mikir, haha. Sedikit aja lah, gak usah banyak-banyak.
Setiap orang memiliki rencana masing-masing. Mereka punya preferensi masing-masing. Hal ini bukan perkara main-main yang bisa asal-asalan. Hal ini bukan perkara yang bisa dibuat guyonan.
Ada disana yang memang jodohnya dekat, mereka telah dipertemukan di usia yang masih muda. Tapi andai kamu berpikir, disana juga ada orang-orang yang selama ini senantiasa menengadahkan tangannya seusai shalat, sujud di setiap sepertiga malam, melantunkan doa-doa supaya segera dipertemukan, namun ternyata belum dipertemukan.
Setiap orang punya alasan. Setiap orang juga punya cara. Setiap orang memiliki kepribadian masing-masing. Jodoh. Ada orang yang senang jika membahas hal ini bersama orang lain. Mencoba mencari jalan dengan bercerita kepada yang lain. Namun, ada pula yang senang jika menyimpan ini dalam doanya. Dia tidak ingin membagi. Cukup Allah dan dia yang tau. Jadi, barangkali pertanyaan yang selalu ditanyakan ketika bertemu, mungkin bisa diganti dengan pertanyaan yang lebih ramah.
Oke, saya mengerti biasanya pertanyaan itu diucapkan dengan nada ‘guyon’. Namun, tidak semua orang menganggap pertanyaan itu macam ‘guyonan’ karena memang hal itu bukan sebuah ‘guyonan’. Haha, ya semoga kita bisa saling mengerti dan menghargai dan sebaiknya kita berpikir sebelum berucap *refleksi buat diri sendiri yang suka cuap-cuap tanpa mikir :P*.