Ayah, terimakasih untuk sudah berusaha menjadi yang terbaik.
Terimakasih sudah mau ber(upaya)menjadi pribadi yang lebih baik.
Teruntuk ayah dari anak-anakku (kelak)
Hari ini banyak banget ucapan hari Ayah untuk para ayah. Bahkan dari teman seusiaku, pada ngucapin 'Hari Ayah' untuk suaminya yang juga ayah dari anak-anaknya.
Bukan, bukan berarti aku sedang tidak sabar akan penantian ini 😂 aku hanya ingin menyampaikan sesuatu pada(mu-yang mungkin akan bertemu dan bersatu denganku dalam satu keluarga).
Menjadi sosok suami sekaligus Ayah, memang (mungkin) tak akan mudah bagimu. Pundakmu (mungkin) akan terasa lebih berat ketimbang saat kamu sendiri. (Harus) bekerja lebih keras, berupaya menjadi sosok yang layak sebagai 'kepala' dalam keluarga, menyampingkan ego dan kesenangan pribadimu.
Aku hanya ingin kamu mengingat satu hal, kita adalah keluarga. Keluarga yang akan senantiasa selalu mendukungmu dan ada di sampingmu dalam keadaan apapun itu. Jadi, jangan merasa sendiri ya.
Tidak perlu menjadi sosok (Ayah) yang sempurna, cukup menjadi Ayah yang bertanggungjawab dan pengertian pada keluarganya. Ayah yang senantiasa melindungi keluarganya, memperhatikan akan kenyamanan dan kebutuhan akan keluarganya baik dari segi lahir dan juga batin. Ayah yang bersedia meluangkan waktu, pikiran dan juga tenaga untuk anak. Bermain, belajar, berdiskusi, menanyakan perasaan hari ini, dan menyuapi makan.
Mungkin menurutmu ini terlalu berlebihan.
Tapi, begitulah peran sosok Ayah yang dibutuhkan oleh seorang anak.
Mungkin ini akan terdengar jahat, atau seperti tuntutan dari seorang anak (yang telah kehilangan sosok ayah saat kecil) yang melampiaskan kepadamu. Tapi itulah faktanya, itulah yang dibutuhkan seorang anak dari sosok ayah.
Tidak bisa dipungkiri, aku juga akan menjadi seorang ibu. Ini adalah anugerah yang (pastinya) kita harapkan dan kita nantikan. Maka dari itu mari kita syukuri dengan kesiapan. Siap belajar bersama menjadi orang tua yang terbaik untuk anak kita kelak. Mungkin kita bukanlah orang tua yang sempurna, dan tidak akan pernah bisa menjadi sempurna. Hanya saja mari bersedia sadar dan siap akan kehadirannya. Mari belajar bersama dan berusaha menjadi yang terbaik...