sebenernya, tak ada yang mampu menghentikan mu. selama engkau masih mau untuk memperjuangkan mimpi-mimpi mu. sebab hanya kamu, yang bertanggungjawab atas dirimu.
Selama ada kebaikan didalamnya, yang tak melanggar aturan-Nya.

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from Türkiye
seen from China
seen from Algeria
seen from China
seen from China

seen from United States
seen from United States
seen from Germany

seen from Germany
seen from China
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from China
seen from Japan
seen from United Arab Emirates

seen from Singapore

seen from United States
sebenernya, tak ada yang mampu menghentikan mu. selama engkau masih mau untuk memperjuangkan mimpi-mimpi mu. sebab hanya kamu, yang bertanggungjawab atas dirimu.
Selama ada kebaikan didalamnya, yang tak melanggar aturan-Nya.
Me gusta la paz que siento a tu lado
Me gusta el silencio que escucho
Me gustan los colores que veo
Me gusta la calidez que siento
Me gusta pensarte
Me gusta imaginarte
Me gusta tocarte
Me gusta amarte
Me gustan las noches que hablamos
Me gustan los momentos que pasamos
Me gustan los días de ver cosas juntos
Y las noches de hacerlas
Me gusta que me conozcas
Que me escuches
Que me entiendas
Que me quieras
Me gusta que pienses en mi
Que me cuentes sobre ti
Que me digas lo que piensas
Que me cuentes tus dilemas
Me gusta todo de ti
barely getting by paying my bills but sitting here online shopping hundreds of dollars like the idiot I am ☺️✨
I deserve to get beat 💕
Simpan Bahagiamu!
Ini seperti menggerus luka yang belum mengering. Atau ketika kau tetesi luka itu dengan garam. Mungkin pedih. Mungkin juga perih. Walau ia tak lagi mengeluarkan tetesan darah merah seperti dulu saat pertama kali terluka.
Atau seperti galau yang menyapa risau. Mungkin aku harus melepaskannya. Membiarkannya menyatu dengan udara dan kemudian melihatnya terserak tanpa bisa dirasakan lagi.
Tapi rasa ini melekat terlalu sempurna di hati. Ia mampu menggeliat dikala senang, rindu atau bahkan jika aku hanya dihadapkan pada air mata. Ia membatu, berdiri kokoh disana, tanpa mau digoyahkan.
Yang tak bisa kau tawar adalah ketika kau tak mampu memahami mengapa bagian tubuhmu enggan mematuhi perintahmu. Ketika otak kau perintahkan untuk menghapus bayangan, tetapi ia justru hadir dengan sejuta kenangan. Lalu kau pun tersenyum dan berkata, "Jika sosoknya telah menghilang, maka jangan biarkan aku menghilangkan bayangannya". Atau ketika kau perintahkan hati berhenti untuk mendamba, ia justru datang membawa bilur-bilur harap dua kali lipat banyaknya. Dan kau akan berakhir tertegun, seperti tanpa kuasa atas tubuh yang kau punya...
Air mata ini selalu mengalir menuju muaranya, pada rasa sakit dan sesak yang kurasa padamu. Namun mengapa aku tak jua jenuh dengan semua rasa ini? Dengan kedatangan perih dan pedih yang memaksaku menangis kala malam menjemput mimpi.
Mungkin juga aku terbuai pada sebuah asa mimpi, bahwa masih ada kita di masa depan. Bahwa rasamu padaku tak akan pernah kadaluarsa, bahkan jika sekarang sedang tak ada kita dalam hidupmu.
Sepotong cerita yang belum juga mampu kuhapus. Yang membuatku takluk. Terhanyut pada ‘ada'-mu. ‘Ada' yang mungkin semu. Sebuah eksistensi yang harus dipertanyakan. Ketika kini kamu tak mampu kurengkuh.
Sebut saja, aku rindu padamu.
Tolong jangan pergi menjauh dariku. Atau jika kau harus menghilang. Maka bawa serta jejakmu. Bawa pergi harum tubuhmu. Hingga aku tak perlu lagi mencari siluetmu.
Dan mungkin di titik ego tertinggiku, aku akan berkata, "Tolong, jangan bawa bahagiamu ke hadapanku. Menghilanglah!"
Karena disini aku masih berkutat dengan rasa,
yang susah kumatikan sejak aku pertama kali mendamba...
?
Nagsisimula nanaman ako sa pagiisip ko ng kung ano-ano. Maraming "sana" nanaman ang ginagawa kong palaisipan. Naguguluhan nanaman ako. Tama pa kaya tong ginagawa ko?
Kadang, ada yang diinginkan namun tak diizinkan.
Yang tak diinginkan malah dipilihkan.
kita emang ga pernah tahu mana yang terbaik buat diri kita.
Proses-proses, alur dan jalan cerita yang kita lalui memang kadang ga seperti yang kita bayangkan. Semua seperti sebuah kejutan yang menjadikan kita manusia yang lebih tegar dari sebelumnya.
Nikmati setiap alurnya, jangan lupa syukurnya karena syukur tak boleh libur.
Bahkan saat hal menyakitkan terjadi pun, Mungkin itu bagian dari proses yang harus kita lewati.
Anggap aja kalo semua itu akan bikin kita semakin bertumbuh.
Allah itu akan selalu menunjukkan jalannya, meski mungkin kita sering ga menyadarinya.
Jangan terlalu berharap sama manusia, nanti kecewa.
Berharaplah hanya pada Allah saja.