Jeda Sendja
pernah sesekali aku terngiang pada sebuah kenangan yang kemudian aku hempaskan diri pada sebuah ekspetasi pilu tentang sebuah hubungan. hari-hari dengan sebuah ungkapan hati yang terekspresi dengang cucuran kata-kata yang tak mudah untuk dimengerti, namun hanya batin diri saja yang memahami.
adakah waktu yang salah??
hadir pada sendja, ia ternampak indah kemudian senyap. kemudian hadir dengan sejuta kenangan, namun selepas itu kembali pergi. adakah hari dimana sendja itu terjeda hingga aku yakin ia memang untukku?
well....












