Kepada teman-teman se-frekuensi dan se-fasaku, friendship untill jannah.
Rakhmania, Liya, Kartika Delsya, Renda Amalia Anggraini, Retno Wulandari, Intan Novasakti, dan Indah Perwika.
Bersama mereka sejak 2011 Qadarullah kami dipertemukan lewat team futsal sekolah masa putih abu-abu. Mereka yang tak terseleksi oleh alam, mau kemanapun perginya pasti baliknya ya ke mereka-mereka lagi. They like 'home', I think so. Beberapa dari mereka sudah ku kenal sejak di bangku Menengah Pertama. Bahkan ada yang sejak lahir😚😂, udah banyak hal yang dilewati bareng-bareng, beberapa sudah menggenap, selebihnya sedang menunggu restu semesta. Beberapa juga tak tinggal di daerah yang sama, tapi do'a-do'a akan tetap melangit, bersyukur di era 4.0 ini bisa bertemu via online. Sedikit mengurangi rindu lah yaaa wkwkwk. Nah, jadi kemarin aku udah post surat-surat kecil dari mereka yang ku sebut lembar-lembar kebahagiaan. Kali ini adalah surat-surat kecil dariku untuk mereka mengingat ukhuwah ini hampir satu dasawarsa semoga till jannah.
Kepada belahan jiwaku entah bagian mana,
💐Dear Rakhma yang ruang penerimaannya paling utuh,
Rakhma dimata dan eksepalonku bak pelangi, sebab tiap didekatmu aku selalu terkagum-kagum, dan ketahuilah hingga kini cerita-cerita tentangmu masih tetap candu bagiku, karena semua tentangmu adalah penting. Kepada Rakhma terima kasih sudah betah menemani sejak lahir hingga kini. Bersamamu, ada sama dalam kita dan ada banyak beda yang tak pernah menjadi masalah. Tetaplah menjadi kamu yang aku banggakan. Ketahuilah sampai nanti ketika butuh teman bercerita ingat-ingatlah ada aku yang akan tetap bersedia menjadi diarymu. Mungkin tubuh fisik kita boleh berjarak. Tapi semoga tidak dengan telaga kenangan yang pernah kita isi bersama dengan semarak.
Aku yang menyayangimu penuh-penuh,
With Rakhma (calon Ahli Bioteknologi dan penulis Buku Best Seller) teman bertumbuh sejak lahir😂, diantara kami Rakhma yang paling jago basa basi dengan orang baru hahahha doi banyak linknya. Btw, foto itu dicekrek pas Rakhma milad (2014 -kayaknya) baru-baru jadi mahasiswa, sejak itu pula kami LDRan sampai sekarang, dan nanti LDR nya bakal lebih jauh lagi ya Ma hiks~ Semangat thesisnya yooo❤
🌼Dear Intan yang men(y)enangkan,
Intan dimata dan eksepalonku bak awan yang lembut, selalu menentramkan dan menebar manfaat untuk sekelilingnya. Terima kasih Tan sudah selalu bersedia direpotkan saat skripsi dan lainnya, yang selalu mendengar keluh kesah perskripsianku kala itu. Semoga kita bisa terus sama-sama untuk membaik dengan cara yang baik. Saling mengingatkan dan menguatkan yaa. I just want you know that I love you so and feel lucky to have all of you as my besties.
With Intan (calon Bu KA Kemenag 2034). Foto ini dicekrek 2019 akhir pas mau jaga presmanan di walimahan teman kami. Temen kami temen mereka juga sih walaupun dari circle yang lain (Gitu sih kata Liya'). Kenal Intan sejak 2008. Intan yang paling kalem diantara kami, tapi sangat ahli dalam menyalurkan gas untuk goreng-goreng seketika kami haven't brain masal😩😂, sehat-sehat ya bumil-ku😚
🌹Dear my princess, Indah.
Indah yang humble, bersamamu selalu menyenangkan, meski kadang selalu membuatku menjadi gagal kalem. Indah sang pengamat yang ulung, yang diam-diam selalu penuh informasi, dan selalu paling berisik ketika aku sedang diam. Kalimat ultimatum Indah "Ra kok diam" ah seketika itu aku jadi gagal kalem. Tapi aku senang. Tetap jadi Indah yang humble. Untukmu aku akan tetap jadi paparazi. Jangan lupa love your self.
With Indah (calon Direktur BP*S). Foto ini dicekrek Februari 2020 pas Intan nikah. Btw kenal Indah sejak 2008 (juga), Indah yang paling susah ditemui, bahkan saat weekend pun lembur terus dia, kadang lembur kerjaan kantornya kadang lembur setrika baju wkwkwk. Semangat Incees dan jaga kesehatan yaaa, bentar lagi LDRan doi bakal mutasi hiks~
Renda dimata dan eksepalonku bak bintang, karena bersamanya selalu memecah sunyi, Renda yang riang dan selalu menularkan energi positifnya, pendengar yang ulung. Terima kasih untuk tetap menggenggamku, maaf kalau terkadang aku menyebalkan. Meski begitu, doa-doa kepadamu akan tetap berisik. Selamat mendewasa, bareng-bareng ya kita lewati destinasi hidup ini. Jangan lupa, saling menguatkan jika berada diambang tebing.
Aku yang mencintaimu tanpa setengah-setengah,
With Renda (calon Ahli Fisika), kenal Renda sejak 2011 lalu. Foto ini dicekrek pas baru-baru lulus SMA, jilbabnya masih jilbab ala ala anak SMA itu hehe ndak ada foto terbaru soalnya, sejak lulus SMA itu kita LDRan Bintan-Bogor sampai sekarang pun yaaa, semangat S2nya Renda, jangan karaokean terosss kau ya wkwkwk😂
🌾Dear Tika sang pembelajar,
yang bersamanya aku selalu merasa se-frekuensi. Terima kasih untuk kesempatan mengenal dan menetap, berbagi cerita, berbagi resah dan gelisah, dan semoga tak pernah ringkih mengingatkanku #menujuwanitaberakhlakulkarimah. Tika dimata dan eksepalonku adalah Tika yang sebabak belur apapun tetap punya penawarnya. Kepada Tika, tetaplah berdiri kokoh dan kuat, pantang menyerah, dan teruslah semangat!
Jangan lupa kabari aku perihal nahkoda yang berhasil menujumu sebagai tempat labuhan terakhirnya. Semoga perjalanan mu selalu dalam lindungan Allah. Aamiin.
-S.Humairah, yang banyak rindunya sedikit nge chatnya.
With Tika (calon ketua MPR RI 2034), kenal Tika sejak 2011 (juga), teman sebangku-ku di SMA, yang kalau jam kosong suka nulis lagu, ku ingat banget tuh lirik lagu yang Tika tulis dulu ada yang gini "berdo'alah berjuanglah, yakinkan pada dunia tuk gapai segala angan" intinya lagu itu bercerita tentang jangan menyerah untuk bermimpi. Alhamdulillah ya Tika satu per satu mimpimu sudah tereksekusi. Btw, foto ini dicekrek pas ujian praktik Kesenian kelas XII, ndak ada foto terbaru ahahaha 2014 lalu Tika minjemin rompi OSISnya buat foto, next ntar fotonya pake jaket kuning ya Tik, semangat S2 nya Tik, dan selamat mengeksekusi mimpi-mimpi lainnya. BersamaNya tak ada jalan buntu. Maha Baik Allah.
💮Dear Liya' yang meneduhkan,
sebab dimata dan eksepalon ku Liya' laksana pohon, yang tak pilih-pilih menaungi siapa saja. Liya' seseorang yang sederhana, yang mau mengerti kekuranganku dengan ikhlas dan tanpa tendensi apa-apa. Terima kasih sudah menjadi teman bertumbuh selama 1 dasawarsa ini semoga hingga ke jannahNya. Ya' jangan bosan-bosan menjadi alarm ku, ingatkan aku jika terlampau jauh, saling semangat-menyemangati; yang diakhiri dengan romantisme "fawatsiqillahhumma robitotaha"; dan semoga Liya' (segera) menemukan sang nahkoda yang berhasil meyakinkannya untuk berlayar bersamanya.
With Liya' (calon Mentri Kelautan dan Perikanan RI 2034), pakar handlettering. Kenal Liya' sejak 2011 (juga). Liya' yang suka jadi alarm kalau pas ngumpul kitanya bising "sssttt diam woi" wkwkwk tengs Ya'. Seingatku aku tak pernah sekelompok belajar dengannya pas SMA. Dekat sama Liya' emang pure pas satu team futsal ya ahahah, bersyukurnya radarku bisa menemunkamu Ya'. Btw, itu fotonya pas walimahan Intan, seperti biasalah kami jaga presmanan, lekas nikah e Ya', ntar gantian Intan yang jaga presmanan wkwkwk😋
🌾Dear Enok (Putri Titian),
Nok, betapa bersyukur dan bahagianya aku bisa menemukanmu diantara milyaran manusia. Bersamamu aku seperti mendapatkan dosis endorfin, sebab dirimu selalu menularkan energi kebahagiaan, dan semoga kita tetap berada di jalan yang lurus. Ingatkan aku jika aku cukup jauh dari arah seharusnya. Enok, teman se-fasa ku, betah-betah ya didekatku.
Your truly sweet best friend,
With Enok (calon Mentri Ekonomi RI 2034), Enok yang gingsulnya mirip Putri Titian, kata Rakhma sih gitu. Kenal Enok sejak 2011 (juga), duh maapkan aku Nok sejak 2011 mengenalmu kok aku tak ngeh pulak ya gingsul ko mirip Putri Titian wkwkwk, Enok yang kalau ngumpul ga seru kalau gada aku katanya #halah. Enok patner kondangan terbaik, semoga kita segera menggenap ya Nok, biar ntar kondangan ga sibuk lagi kita nyari-nyari teman wkwkwk. Semangat Putri Titian batu dua tiga❤
Terima kasih yaaa kalian❤
Kemarin aku sudah membaca lembar-lembar kebahagiaan yang kalian tulis, haru dan bahagia, banyak do'a-do'a baik dan ada juga beberapa jadi reminder diri, Alhamdulillah wasyukurillah, terima kasih sudah menyelamiku sampai dalam. Kalian yang tak terseleksi oleh alam.
Sampai nanti, sampai kita tua, sampai syurga (Aamiin).
-Teras Rumah, 21 Juni 2020, saat hujan sedang deras-derasnya-
Semangat dan selamat mengencangkan do'a dan ikhtiar~