Dengan bercerita hati akan lapang.
Dengan bercerita beban terasa lebih ringan.
Dan dengan bercerita diri akan menemukan keajaiban-keajaiban yang diturunkanNya.
Bercerita bukan perkara yang mudah bagi yang tidak terbiasa.
Seringkali bercerita bagai momok yang mematikan jika tak ditujukan pada tempat yang tidak tepat.
Dan bercerita dapat menjadi sebuah kesalahan besar ketika si pencerita tak siap menerima apa yang akan ia terima ketika usai bercerita.
Mengelola emosi ketika menerima respon luar akan diri itu bukanlah hal perkara mudah jika hati tak siap menerima.
Open-mind adalah salah satu langkah yang dapat mengatasi ketidaksiapan diri ketika menyerap respon eksternal terhadap internal diri.
Seringkali kita menutup diri dari pendapat berbeda dari apa yang diyakini. Ketika ini terjadi, maka akan sangat akan sulit untuk mengelola emosi disaat ada perbedaan respon/pendapat.
Maka betapa pentingnya utk mencoba membuka diri secara perlahan. Terasa sulit memang. Tapi perlahan, kelegaanlah yang menjadi jawaban. Solusi-solusi yang biasanya tak ditemukan, secara perlahan pun mulai ditemukan.
Jika dunia tak menjadi tempat yang Tepat untuk bercerita, datang lah kepada-Nya.
Jika dunia tak mampu membukakan pikiran yang tertutup rapat, memohonlah kepada-Nya. Mohonlah agar dibukakan pintu hati. Mohonlah apa saja tak mampu, sehingga dimampukan oleh-Nya.
Berdoa adalah cara paling mudah mendekatkan diri dengan-Nya. Berdoa akan membuat-Nya sayang kepada yang ternyata mengingat-Nya. Berdoa adalah cara paling mudah untuk mencintai-Nya krn dengan berdoa akan sangat mudah untuk mengetahui betapa Maha Penyayangnya Sang Pencipta kepada si pendosa. Sang Pencipta dengan mudah mengabulkan doa-doa si pendosa.
Berceritalah kepada Yang Mencipta.
Karena tak ada yang lebih tepat dibandingkan Sang Pencipta untuk mengadukan keluh kesah. Karena siapa yang menciptakan keresahan itu? Maka memohonlah kepada Yang Menciptakan untuk mengangkat segala keluh kesah. Menggantikannya dengan kelapangan. Menggantinya dengan rasa penuh syukur.
Allah selalu ada untuk hamba yang mengingat-Nya.
"Maka ingatlah Kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu." QS. Al-baqarah : 152