Terseyum Mangga2bet quotes Hari Ini #mangga2bet #quotes #katabijak2u #kangquotes #Menyerah #Terseyum

seen from Norway
seen from Chile
seen from Türkiye

seen from Russia
seen from Australia

seen from Colombia
seen from United States
seen from China
seen from Yemen

seen from Malaysia
seen from France
seen from Azerbaijan

seen from Argentina
seen from United States

seen from Jordan

seen from Singapore
seen from United States
seen from Brazil
seen from United States
seen from United States
Terseyum Mangga2bet quotes Hari Ini #mangga2bet #quotes #katabijak2u #kangquotes #Menyerah #Terseyum
Jangan larut dalam kesedihan
Aku mulai tersenyum.
Setiap orang memiliki rasa mereka sendiri ketika tidak menyukai seseorang ataupun membencinya. Kita juga tahu bagaimana rasanya disakiti dan mungkin kita tak mau merasakan itu. Walaupun demikian, aku rasa setiap manusia sudah kehilangan akal dan tidak ada rasa keprimanusiaannya lagi. Entah bagaimana aku merasa sakit atas semua ini, sepertinya memang aku berada diatas. Namun tolong berikanlah buah pengertian yang berarti, dulu aku dalam fase yang begitu menyakitkan. Kalian mungkin tidak peduli atau hanya merasa sedikit simpatik kepada aku. Ketenaran, kesenangan, kebahagian tiba-tiba lenyap begitu saja. Aku dalam sebuah tekanan, bagaimana memperbaikinya dan bagaimana keluar dari ini semua. Aku berusaha keras tersenyum kepada kalian, membantu kalian walaupun aku tahu aku sudah tidak memiliki kesempatan apapun kedepannya. Tidak ada yang bisa dibanggakan dari prestasiku yang kalian dengar begitu gemilang, itu semua berakhir caci dan maki. Aku tahu aku bukannlah manusia yang begitu sempurna, aku memiliki banyak kekurangan dan perlu banyak waktu untuk memperbaikinya. Aku sudah telat ternyata, bahkan aku sempat berfikir untuk mengakhiri hidup. Tuhan masih sayang padaku, dengan kasihnya Ia mengirimkan aku beberapa sahabat yang menghiburku kala aku jatuh, sebenarnya aku sudah tidak tahu harus berbuat apa dalam penghiburan ini. Namun aku tahu Tuhan telah membukakan mataku mana sahabatku mana lawanku. Sampai saat ini, aku tidak bisa melupakan hadiah terindah diulangtahun ketujuh belas itu. Rasa sakit itu kembali utuh, rasanya lebih menyakitkan daripada disayat perlahan. Aku menggambarkan sebuah fenomena umum, dimana adanya interaksi antara guru dan siswa. Sempat aku berfikir, murid akan melupakan gurunya melalui tindakan salahnya yang kecil. Aku kemudian mencoba merasakan apa yang dirasakan guru itu, caci maki, teriakan kotor, pengejekan dan merendahkan kerap dilakukan siswanya dihadapan ataupun dibelakangnya. Namun sifat dalam diri siswa tersebut bersikeras bahwa mereka pantas melakukan itu karena kesalahan yang guru mereka perbuat adalah kesalahan yang besar. Namun satu yang harus mereka ketahui, guru mereka masih mengasihi mereka. Begitu juga aku yang tolol ini! Yang memiliki banyak kekurangan, aku lah aku. Mungkin kalian tidak suka melihat tingkahku yang begitu dingin saat mengajar kalian, namun aku tidak pernah tidak menghargai kalian. Aku mengajari kalian dengan suka dalam duka, mungkin tidak tampak dari raut wajahku. Dalam hati siapa tahu? Aku pergi dan tidak mengajari kalian lagi itulah kesalahanku, namun aku ingin kalian mengerti kita sudah berbeda. Bahkan aku harus lebih fokus mengejar ketinggalan. Melihat hasil kerja tim kalian membuat aku senang, kalian mendapatkan piala itu. Tapi aku tidak pernah meminta kalian untuk mengingat jasaku, namun terimakasih telah memakiku. Mungkin kalian sangat marah karena aku meninggalkan kalian, aku tahu rasa itu. Ternyata kalian melakukannya dengan baik, aku turut bangga. Maaf jika kebanggaan aku itu menyusahkan kalian dan membuat kalian tidak merasa nyaman. Aku bukannya tidak peduli lagi dengan kalian, aku telah merencanakan untuk mengunjungi kalian di P4TK. Tapi waktu berkata lain tanggal 01-03 sekolahku mengadakan tour, jadi aku tidak bisa. Semoga berhasil kedepannya.