(Kiri: Kapolsek Ambarawa AKP Mulyadi, Kanan: bu Sumarah, wanita yg di duga sebagai ibu kandung Sander Metz)
Keberadaan seorang wanita Sumarah (56) yang diduga ibu kandung Sander Metz berhasil ditelusuri polisi. Kapolsek Ambarawa AKP Mulyadi (21/11) mengatakan proses pencarian berdasar satu nama “Warni” yang disebut oleh Sander pada akun facebooknya.
“Dari nama Warni kita kumpulkan nama-nama warni yang ada di sekitar Ambarawa. Kita kerucutkan berdasarkan umur. Sesuai catatan lahir Sander. Dan memiliki anak lain yg bernama Budi Rahyu seperti yang disebut Sander,” jelas Kapolsek
Polisi Ambarawa berhasil mendatangkan Warni. Perempuan paruh baya ini membenarkan pernah mengasuh bayi laki-laki anak dari adiknya Sumarah. “Tapi hanya 5 bulan karena setelah itu dia diambil sama Bapak biologisnya. Katanya mau dirawat sendiri. Tapi tahu-tahu kok malah ditaruh di panti asuhan,” kata Warni. Setelah itu dia tidak mengikuti perkembangan ponakannya. Bahkan hingga sang ponakan tumbuh dewasa.
Dari Warni, polisi akhirnya berhasil mendatangkan Sumarah, sosok yang diduga ibu kandung Sander. Perempuan paruh baya yang masih aktif bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga ini mengaku tidak yakin kalau Sander adalah anak kandungnya. “Dari tahunnya beda. Waktu itu saya melahirkan bayi tahun 1982, lha ini kan 1981? Tapi benar jika saya setelah melahirkan terus menitipkan anak saya di panti asuhan. Saya juga punya anak yang bernama Budi Rahayu dan Indra Lestari. Tapi hanya anak yang saya titipkan di panti, yang bukan anak resmi dari pernikahan,"terangnya sedikit malu.
Banyak pihak membantu Pencarian orang tua kandung Sander. Termasuk komunitas Facebook warga Ambarawa. Mereka aktif berkomunikasi dengan Sander. Para wartawan yang berusaha menghubungi Sander mendapat balasan. Dari sekian banyak usaha yang dilakukan polisi maupun komunitas utk bantu dia menemukan orang tua kandungnya, Sander merespon singkat.
"Saya sudah melakukan tes DNA dengan nama-nama yang disebut itu. Tapi hasilnya negatif. Sumarah bukan ibu saya, Indra bukan saudara saya. Mungkin ada banyak Sumarah, atau Sumarni lain di Ambarawa yang juga punya anak bernama Budi Rahayu ataupun kisah yang mirip dengan kisah saya. Tapi hasil tes DNA negatif. Saya masih akan mencari lagi,” jelasnya lewat Whatsapps.
Sander menyebut tes DNA yang sudah dilakukan mengambil air liur Sumarah lalu dikirim via pos ke Belanda. Setelah dicocokan hasilnya negatif. Pria yang juga seorang artis, musisi dan duta lansia di Netherland ini mengaku siap datang ke Indonesia Agustus mendatang.