tenda berkabut? siapa?
aku baru menyadari bahwa tulisanku 1-2 tahun yang lalu sangat indah
aku mampir untuk membacanya kembali
mengingat kenangan itu lagi
memanggil kembali memori itu lagi
i don't do bad sauce passes

Love Begins
Monterey Bay Aquarium
One Nice Bug Per Day
KIROKAZE

blake kathryn

#extradirty

No title available

roma★
sheepfilms
d e v o n

No title available
Keni

Kiana Khansmith

oozey mess
occasionally subtle

tannertan36
No title available

No title available
Xuebing Du

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Finland
seen from Australia

seen from Malaysia

seen from Germany
seen from Japan
seen from Germany

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands
seen from United States
seen from United States
@tendaberkabut
tenda berkabut? siapa?
aku baru menyadari bahwa tulisanku 1-2 tahun yang lalu sangat indah
aku mampir untuk membacanya kembali
mengingat kenangan itu lagi
memanggil kembali memori itu lagi
Separuh
cintai aku dengan separuh hatimu,
dengan begitu aku akan tenang hingga akhir cerita ini,
bukan artinya aku ingin sejarah kita tak berwujud,
hanya saja aku tak ingin menjelma ketika aku tiada,
percikan cinta licikmu yang aku nantikan,
tetaplah separuh,
dengan begitu ketika aku tiada,
kamu masih punya separuh lagi untuk mencintai jiwa lain,
jadi kamu tidak kehilangan seluruh hatimu
dan aku
tak akan menjelma menjadi dirinya
Apakah Aku Menyakitimu?
Aku bertemu denganmu kemarin sore
Kau sedang meminum kopi hitam itu, dengan wajah pahit
Seolah memberitahu betapa pedihnya hidupmu
Aku menghampirimu dan berkenalan denganmu
Apakah itu menyakitimu?
Bercanda denganmu,
Menyimpan nomor teleponmu,
Menyimpan fotomu
Apakah itu menyakitimu?
Suatu malam, secara tertiba
Pikiranku terganggu
Akan bunga yang mulai merekah
Padahal aku yakin sudah lama layu
Apakah itu menyakitimu?
Akhirnya aku coba menghampiri kemauan bunga itu lagi
Tamannya sudah berubah
Daun hijaunya bersemi kembali
Dan yang terpenting adalah,
Bunganya itu belum melupakanku
Apakah itu menyakitimu?
Kamu menghampiriku,
Menangis dan kesal
Membentakku,
“Bajingan itu adalah manusia seperti kamu!”
Begitu kan katamu kala itu?
Yang bisa aku tanya hanya satu
Apakah aku menyakitimu?
Apakah itu menjadi salahku?
Lukaku
Tahukah kamu? Sedihmu adalah kabar terburuk yang pernah aku dengar Sedihmu dibalas oleh mereka dengan kata ‘sabar’ dan hanya aku yang mampu mengurangi teriakmu yang menggelegar dan hanya aku yang tahu, kalau kamu selalu seolah bersikap tegar
Ketika kau cerita pilumu Secara tak sadar menjadi sakitku dan kau akan terus mengadu Segala tentangnya dalam isu
Janganlah kamu bersedih Aku tahu dirimu bersih dan cinta mu yang fasih Tetap tak terbalas oleh sang kasih
Dengan begitu,
lukamu, lukaku juga 29 Februari 2020 Oleh : Tenda Berkabut
I’m not a killer
To all witnesses
I appreciate
The most
I want to lock up the mail
And send it
Hoping you'll see it
I broke the door I broke the law
Hoping you'll see it
I whisper those ears
Hoping you'll see it
Make them questioning themselves
Hoping you'll see it
I'm not A killer They just did What they heard by : TendaBerkabut
Apakah api unggun yang kita ciptakan masih terbakar didalam dirimu?
Ataukah ternyata kamu menutup api unggun itu?
Atau, ada yang menyiramnya dengan air?
—TendaBerkabut
Perkenalkan (1/2)
Perkenalkan ini aku,
Si korban kamu yang pernah buta
Yang dulu pernah kau rangkul dalam kehangatan Yang dulu pernah terlelap diatas pundakmu Yang dulu pernah tersenyum karena tingkah konyolmu Yang dulu pernah tenggelam dalam percakapan itu bersamamu
Terdengar indah, tapi tidak untuk sekarang Kelembutan sentuhan kulitmu itu berubah menjadi duri yang hampir menusuk nadiku Entah siapa yang memulai, aku atau kamu Yang jelas,
Perkenalkan ini aku, Yang sudah tidak mengenalmu lagi
-TendaBerkabut
Patah Hati
Hari ini adalah hari patah hati terbaiku
Bukan, ini bukan perihal cinta
Ini perihal perjuangan yang telah aku berikan untuk semua ini
Keringat yang mungkin lebih deras dari rintik hujan,
Otot yang hampir robek,
Waktu yang sudah kuminum hingga habis
Semua sudah ku berikan
Semua ku korbankan, demi karya ku, untukmu
Namun apakah itu hanya sebuah senandung satu nada?
Atau hanya nyanyian lagu pop yang ritme nya selalu berulang?
Silahkan jika kau bilang aku kehausan apresiasi
Namun bisakah kau sadari, sedikit?
Kembalinya Diriku
Akhirnya aku kembali
Kembali ke dunia ku, Tumblr
Aku turut berbangga aku dapat melewati semua kesulitan yang aku lewati
Hai, aku kembali :)
-TendaBerkabut
Akhir
Ternyata benar dugaanku Takdir tak mengizinkan ku Untuk masuk kedalam benakmu dan mendapatkan perhatianmu, lagi
Itu terbukti saat itu aku menatap matamu Pengelihatanmu kosong seolah aku tak nampak di hadapanmu Terbukti saat suaraku berubah menjadi nyaring Semua orang mengarah kepadaku dan aku menerima banyak tawa Tapi tidak denganmu Kau tetap menyibukan dirimu seolah kau sendirian kala itu
Aku tahu aku tak pantas
Tetapi bisakah setidaknya itu tidak terjadi pada hari akhir pertemuan kita?
Sungguh tidak adil.
Tidak adil karena dahulu kau tidak seperti itu Dahulu kita lebih dari sekadar mata dan suara
Tapi, itu hanya dahulu
Entah apa yang membuatmu berfikir bahwa seperti itu cara mengakhiri semuanya.
Funny
It's funny how I want to quit Just because I felt it real I fell to fast I can't pretend anymore
But the funniest thing is, I used to be an actress in this movie Now I can't act anymore
Perjuangan Mu
Aku membaca kerenyut keningmu Aku lihat punggung basahmu Aku rasakan sakit otot kekar usahamu Aku tahu, perjuanganmu
Aku lihat kamu yang sedang mendambakannya Bertaruh seribu energi demi dia seorang Seorang yang aku tak tahu dimana keberadaanya
Aku dengar kamu berhasil mencapai dia, akhirnya Aku turut bahagia Sekarang sudah tak aku lihat pundakmu yang lesu Yang aku lihat adalah senyum yang enak dipandang Walau senyum itu dituju bukan untukku
Dibalik semua keringatmu Banyak tanya yang muncul di benakku Kenapa dia? Berbuat apa dia? Sepantas apa dia? Dan semua perjuanganmu menjawab semua pertanyaanku “yang jelas, dia yang aku perjuangkan untuk digapai”
Sekarang, hari demi hari Aku adalah orang terbahagia di semesta ini Karena berhasil membantumu berjuang untuk senang Bersamanya
Pengelihatan Debu
Nyatanya senjata makan tuan Nyatanya otakmu menelan hatimu sendiri Lenyaplah dua bola matamu itu untuk ke sekian kalinya Pada subjek yang sama
Ternyata dia tidak pergi selamanya Dia sempat pulang, Tetapi jangan senang dahulu hati, Dalam perjalanannya tentu dia singgah Ke tempat yang entahlah siapa dan dimana keberadaannya
Pengelihatanmu adalah dia, tapi pengelihatan dia adalah berlian Bukan debu sepertimu
—TendaBerkabut
Who Hurt You?
You and him
More like you and Jupiter
Too far
Too many expectations
But both of you like eachother, I mean you do
But he only pretend to
All he do is lie
Word is the only thing that come out from his lips
And you believe it as promises
At the end you'll get hurt
But, Who hurt you?
Seek for evidence, to proof
“He was, he was telling the truth”
“But he change his mind”
Nobody will help, nobody
He never be with you, it was his body
At the end
Even though he “was with you”
He still Jupiter
—TendaBerkabut
Tuan hanya “sekadar”
Mungkin bukan hari esok
Mungkin bukan untuk selamanya juga
Mungkin memang tuan bukan untukku
Walau kita hanya sekadar saling mengenal diwaktu yang singkat,
Setidaknya aku pernah merasakan cerita yang tak terduga
Yaitu bagaimana caranya aku bertemu tuan dan mengenalmu, lebih dalam
Cerita kita layaknya cerita fiksi pada novel
Rasanya cerita kita terlalu indah ya?
Terlalu sulit dipercaya kalau boleh jujur
Namun, tidak ada yang pernah tau
Hari apa kita tidak saling sapa,
tidak saling bertatap muka,
tidak saling menyenggol sikut satu sama lain,
tidak saling menginjak,
tidak saling mengganggu
Ternyata hari ini adalah hari itu
Tulisan ini adalah pesan, bahwa aku sangat bersyukur akan adanya tuan
Sungguh, aku bersyukur
Terima kasih tuan atas segala hal yang kau beri
Terutama, terima kasih pada senyumu yang kau tunjukan padaku kala itu
tuan harus ingat
puan akan selalu merindukan tuan di bulan
—TendaBerkabut
Sebuah Surat
Entah sudah berapa kali aku bilang padamu jangan sekali-kali kamu terlena itu adalah jebakan sekali kamu terlena, kamu akan terperangkap dan sulit untuk keluar dari zona bahaya itu
jadi aku mau sekali lagi kamu berhati-hati janji jangan kecewakan aku lagi untuk yang ke sekian kalinya
dari : otak penuh ego untuk : hati berbekas luka
-TendaBerkabut