Kehilangan
Kadang kala untuk mengerti sesuatu kau harus kehilangan Kali ini aku hanya duduk seperti biasa di taman dekat rumah. Langit berwarna biru, suasana sejuk kali ini mendukungku. Aku berfikir pasti dia datang untuk memberikan ucapan ulang tahun lagi Aku heran! Akhir akhir selama ulang tahun aku sudah bilang bahwa ucapan tidak berdampak apa pun, namun pada kenyataanya kamu masih rutin untuk tersenyum dan mengucapkan nya. Kali ini berbeda. Aku hanya duduk saja tapi tidak bisa lepas dari memikirkannya. Sekarang dia sudah tidak ada, meski masih berharap dia ada namun hidup bukan lagi sandiwara. Kali ini dudukku bisa di katakan lamunan untuk kamu. Lamunanku tentang ada. Lamunanku tentang berharga. Lamunanku tentang satu satunya. Lamunanku tentang sadar betapa bodohnya aku merasa tidak butuh padahal aku hanya perlu butuh ucapan darimu hingga aku merasa penuh tanpa butuh ucapan yang baru








