Kala Mati,
Tergambarlah ia; perempuan yang menaruh dirinya dalam pikiran orang-orang tentang bagaimana rupanya. Ia; perempuan yang membuka pagi dengan duduk di depan pintu rumah sambil menyisir beberapa helai rambut yang mulai putih, berusaha acuh terhadap gunjingan orang-orang di kampung karena tidak ada asap yang mengepul dari dapurnya, tangisan orok dari gendongannya, laki-laki gagah dengan kulit coklat…
View On WordPress















