Saat ada dua pilihan. Yakin aja keduanya baik. Saat udah memilih salah satunya, jangan berhenti meyakini kalo itu baik, maka akan baik pula nantinya.
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open

祝日 / Permanent Vacation
noise dept.
$LAYYYTER

Kiana Khansmith

❣ Chile in a Photography ❣
will byers stan first human second
i don't do bad sauce passes

PR's Tumblrdome
Keni
Jules of Nature
Misplaced Lens Cap

⁂
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
Sweet Seals For You, Always
Sade Olutola
he wasn't even looking at me and he found me
RMH
Three Goblin Art
Show & Tell
seen from Malaysia

seen from Canada
seen from Saudi Arabia

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Argentina

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from T1
seen from United States
@trihadirini
Saat ada dua pilihan. Yakin aja keduanya baik. Saat udah memilih salah satunya, jangan berhenti meyakini kalo itu baik, maka akan baik pula nantinya.
Puasa Hari 10
Barangkali yang membebani langkah kita selama ini bukanlah masalah-masalah yang sedang kita hadapi. Melainkan ketikdamampuan kita untuk melepaskan dan mengikhlaskan hal-hal yang kita anggap penting padahal tidak.
Saya pernah mendapatkan nasihat. Kalau ada sesuatu hari ini yang menurutmu begitu berharga tapi itu tidak ada dalam rencanamu ke depan. Tidak perlu dibawa, tinggalkan saja.
Banyak sekali hal-hal yang kita bawa, sampai-sampai pikiran kita penuh. Sampai-sampai tangan kita pun tak mampu memegang semuanya kemudian lepas satu demi satu, dan kita menangis tersedu karena merasa kehilangan sesuatu. Padahal, itu semua tak ada dalam rencana masa depan kita nanti.
Kita perlu belajar untuk memilah dan memilih apa-apa yang ada dalam diri kita, pikiran kita, dan hati kita. Mana hal-hal yang penting dan tidak penting. Mana yang ada dalam rencana kita dan mana yang tidak.
Coba lihat sekelilingmu. Barangkali, ada banyak hal yang seolah menghambat perjalananmu, padahal seharusnya kamu bisa dengan mudah memutuskan untuk meninggalkannya. Tapi, perasaanmu yang menumpulkan logika dan rasionalitas itulah yang membuatmu sulit beranjak.
Pada hal-hal yang sudah terang benderang jalannya pun kamu tak bisa memilih. Pada keputusan-keputusan yang jelas pun kamu tak bisa menentukan. Dan kamulah penyebab dirimu hari ini yang tidak pernah ke mana mana, jalan ditempat. Berkutat pada masalah yang sama dan berulang. 22 April 2021
🧑🏻: lo nggak makan?
👩🏻: nggak deh
🧑🏻: eh pura-pura bahagia itu butuh energi lebih
👩🏻: ....
Waktu ngobrol sama siapa ya lupa.
Realistis aja. Wafat pun, belum tentu mereka kirimin Al Fatihah.
Kalau nggak bisa bantu, yaa minimal nggak ngebebanin sih.
Nggak pernah sebingung ini sejak 2012.
18.Jan.20
/ ka•mu /
Takdir yang disempatkan Tuhan untuk sengaja ku temui dan ku pahami barang sebentar atau lebih lama.
Mana sanggup ku menyimpan hujan. Bila ia sendiri yang memilih ruang mana yang siap untuk di siram.
- 13.Okt.19
Suatu hari
Samar-samar terdengar
“Terima kasih Tuhan”
- dari kami yang saling mencari
Sibuk?
Suatu hari ada seorang teman yang bertanya padaku.
"Gimana rasanya sibuk?" tanyanya.
"Rasanya... Seperti sulit membahagiakan diri dengan tulus" jawabku.
Senior(?)
Hari ter-panik yang super epic. Selayaknya bertemu senior(?) idola di kantin sekolah.
Heboh luar biasa.
Bisa kupastikan penjual makanan di kantin hampir seluruhnya tau tujuan gadis gadis belia yang mencari kesempatan untuk memandang-berkhayal bebas sambil menunggu senior(?) idola mereka lewat sehabis sholat jumat.
Konyol.
Andai kata sebuah reality show yang setiap peserta dipasang kamera tersembunyi di saku bajunya. Mungkin penonton akan berdecak heran dengan perilakunya. Sedikit terlihat lucu dan lagi lagi... Konyol.
Seperti hampir lupa bagaimana mengagumi senior(?) idola di lingkungan sekolah. Salah satunya berencana untuk mencari tahu. Jalan kecil ditelusuri seraya mengikuti jejak langkah senior(?).
Nihil.
Sepertinya salah jalan.
Sudah, abaikan saja.
Jalan... Jalan.. Jalan. Nyatanya yang dicari sedang duduk dan asik bercanda. Para pengagum senior(?) bingung hingga tak sanggup berkata-kata.
Senja begitu memikat sebab ia adalah nyata. Ia mengajarkan kami tentang kematian dan perpisahan. Bahwa keduanya adalah satu yang indah apa adanya; hakiki kehadirannya. Senja itu sebenarnya adalah cara kami menikmati ketakutan kami dalam balut kenikmatan sementara - bahwa hidup itu sebenarnya tidak akan pernah sempurna.
Kami tahu senja tidak bisu, hanya hangatnya tak bersuara. Ia membisikkan perpindahan terang menuju malam melalui gurat-gurat warna yang saru - kadang jingga, sedikit biru atau campur ungu,
lalu pada akhirnya ia sematkan hal-hal yang belum bertemu pada awan-awan abu di pojokan langit sore itu. Menemani kami, kembali menunggu.
Pantai Uiboa, 17 Juli 2014
Bukan... Ini bukan tentang apa dan siapa.
Ini tentang mengabadikan kisah.
Yang tak lagi sama.
“Some women choose to follow men, and some women choose to follow their dreams. If you’re wondering which way to go, remember that your career will never wake up and tell you that it doesn’t love you anymore.”
- Lady Gaga by www.thefashionspot.com
Tangis.
Takkan merubah keadaan. Tapi sedikit melegakan.