Kita adalah Cerita yang Belum Usai
Bertahun-tahun lamanya kita pernah bersama. Menulis banyak hal di lembaran kehidupan masing-masing. Tentang kenangan demi kenangan. Tentang rasa di antara dua hati.
Hingga tiba di sekali waktu, ketika aku dan kamu tak mampu memangkas jarak untuk tetap bertahan merawat perasaan. Cinta yang sudah sekian lama tercipta dengan begitu indah, mesti harus dilerai oleh jarak pun waktu.
Kamu pergi dengan sebuah alasan yang baik. Memisahkan diri untuk sesaat tidak bersama. Pergi ke kota yang baru untuk sebuah tujuan meraih masa depan.
Sebagai kekasih, aku harus ikhlas merelakan segalanya. Meski kusadari bahwa akan ada hari-hari berat yang kulalui tanpamu. Tapi, aku tak boleh egois. Semua yang kamu lakukan, demi sebuah kehidupan yang lebih baik di waktu mendatang.
Kini aku mesti berjuang melawan hari-hari sepi. Akan ada rasa kehilangan teramat dalam selepas kamu pergi. Hati yang telah terbiasa bersama, semestinya harus belajar menerima kehilangan. Membiasakan diri untuk melalui segala sesuatu sendiri.
Aku hanya ingin kamu lakukan satu hal.Sejauh apa pun kamu pergi, jangan pernah lupa; kita adalah cerita yang belum usai. Ada sebuah hati dengan setia menanti. Menanti untuk menulis akhir ceritanya menjadi bahagia.
*****
Yama, 06092019













