Sometimes you just need someone to sit with to wait for the sadness to pass. No need to talk (unless it helps!) either. : )
Chibird store | Positive Pin Club | Webtoon

祝日 / Permanent Vacation
he wasn't even looking at me and he found me
noise dept.
almost home
Three Goblin Art
trying on a metaphor
todays bird
dirt enthusiast
🪼
cherry valley forever
Claire Keane
ojovivo
Peter Solarz
Keni

Kiana Khansmith

izzy's playlists!

blake kathryn
No title available
Jules of Nature
tumblr dot com

seen from United States
seen from Netherlands

seen from Australia
seen from United States
seen from United States
seen from Australia
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Canada

seen from United States

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Malaysia
seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from Qatar
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United States
@12devhay
Sometimes you just need someone to sit with to wait for the sadness to pass. No need to talk (unless it helps!) either. : )
Chibird store | Positive Pin Club | Webtoon
Sometimes life more fun when we don't have expected anything. Whatever happens is neither good or bad. It just happens.
“A Whole New World” 🎵 Out Now!
LUKA LAMA
Kuteringat luka lama yang masih membekas
Yang sebenarnya masih butuh penjelasan agar hati ini ikhlas.
Terlalu banyak yang disembunyikan
Hingga aku sulit tuk merelakan.
Entah kapan semuanya kan terungkap
Hingga aku tak lagi terperangkap
Sehebat-hebatnya kamu menjelaskan tentang siapa dirimu. Kamu tetap akan menjadi siapa yang orang lain pikirkan.
—ibnufir
“Usahamu pastilah terbatas, sedangkan doa-doamu tidak ada batas. Ia bebas dengan bagaimanapun kondisimu, sebanyak apapun kekuranganmu, dan sebesar apapun ketakutanmu. Selagi kamu ada keinginan dan keyakinan, berdoalah, jangan takut.”
Setiap cerita akan ada beberapa episode di dalamnya, dari pembukaan, awal mula, pertemuan, perpisahan, bagian inti, dan penutup. Sama dengan kehidupan nyatamu, yang berbeda hanya episode dalam hidupmu tidak sedikitpun kamu tau apa itu judulnya. Biarkan orang lain yang membaca cerita hidupmu, tugasmu hanya menjalaninya dengan semua hiasan dunia yang ada.
Jika saja kamu terkesima dan merasa takjub dengan cerita fantasi berbumbu magic dan keajaiban, dunia ini juga sama. Yang berbeda, jika pada cerita fiksi ada tongkat sihir dan mantranya, maka di dunia nyatamu ada tangan yang bisa menengadah dan lantunan doa-doa, tentu lebih menenangkan jika apapun bisa kamu tumpahkan, pada setiap sujud dan kesendirianmu, tidak ada yang mengetahui tangisan lirih kecuali kamu dan tuhanmu. Setenang itu bukan.
Saat semua usaha telah dilakukan, saat keringat sudah basah, dan saat menunggu hasil sudah tiba, maka biarkanlah Allah yang mengatur jawaban dan hasilnya, berdoalah dengan tenang dan yakin akan kebaikan dari semua hasil nanti. Diterima atau ditolak, berhenti atau melanjutkan, semua ada kebaikannya. Tetap semangat dan berhusnudzon.
Untukmu yang sedang berusaha, libatkan Allah dalam setiap usahamu, taruhlah doa sebagai pembuka, penengah, dan penutup usahamu. Dan biarkan hatimu tenang dengan semua ketetapan dan pemberiannya, karena hatimu pantas untuk bahagia, bukan terkurung dalam ambisi dan kesedihan yang panjang.
@jndmmsyhd
Iya sih, bejana yang digoyangkan butuh waktu yang tak sebentar untuk kembali tenang. Tapi bukan berarti tak bisa, terkadang sesuatu yang baik itu lama, serupa kata kerja yang disertai usaha, didorong, ditarik agar hatimu tenang lagi.
“Allah mampukanmu untuk mengemban amanah berupa ujian yang kau alami, sebab Allah percaya kamu mampu melewatinya. Dan Allah sedang berusaha menyampaikan pesan cinta-Nya melalui ujian itu.”
Jika urusan dunia saja masih seringkali kamu keluhkan. Lantas bagaimana kamu memperjuangkan akhiratmu?
Nanti jika aku pergi, pada siapa kamu akan bercerita tentang mudah dan sulit harimu? Pada siapa kamu akan mengadu segala keluh dan kesahmu tentang dunia? Pada siapa kamu akan merengek berkata rindu, ingin peluk serta temu? Entah pada sosok manapun itu, harapku agar ia lebih tabah dan sabar dalam melengkapi kurangmu, sebagaimana ia mampu mencintai lebihmu. Aku hanya tidak ingin kamu dikecewakan dan disia-siakan oleh sosok yang salah.
—wordhunter
#wordhunterpost
Jarak bukan tentang aku di sini, sementara kau berada di sana. Lebih dari itu, jarak adalah tentang apa yang ada di dalam hatiku, tak akan pernah sampai ke dalam dadamu.
— Tak pernah pula menjadi debar, apalagi mengalir dalam nadi yang menjalar.
Seberapa kuat kita mampu sendirian, tetap saja membutuhkan orang lain - terkadang agar sekadar menyadari bahwa ada yang menemani, tapi acapkali juga mempertanyakan eksistensi? Ketika ramai, ingin menyendiri. Ketika sepi, butuh keramaian agar lebih hidup. Ketika ada masalah, butuh teman bercerita. Ketika ada yang bersedia mendengarkan, eh bingung mau cerita atau nggak. Ketika ditinggalkan, ingin dia kembali. Tapi ketika dia ada, malah abai.
Manusia maunya apa ya?
Eh aku juga manusia, ternyata. Aku maunya apa?
“Semoga saja aku untukmu serupa hari libur bagi para karyawan yang penat dengan segala pekerjaannya. Yang selalu ditunggu-tunggu. Yang membuatmu tak sabar agar cepat bertemu.”
—
If I have to trade the last breath of my life for yours, I would do it in a heartbeat. If I had to drown myself to keep you afloat, that is what I will do every single time.
Lukas W. // Trade (via somepiecesofmyheartandsoul)
Tenanglah, kau akan sampai pada suatu masa dimana kekhawatiranmu sudah dimakamkan ketika menjadi sebenar-benarnya dirimu. Kau tak perlu banyak drama untuk sekedar dicintai dan mendapat perhatian. Begitu juga kau yang bersikap begitu pada orang lain.
Kala pedar
Pada akhirnya, kamu tidak punya pilihan lain selain menerima segala sesuatu dengan lapang dada dan memperbanyak berdoa; Demi kelapangan hatimu, juga demi kewarasan jiwamu.
(via halamanbercerita)