Art by @Unfins
DEAR READER

PR's Tumblrdome
Misplaced Lens Cap

祝日 / Permanent Vacation

izzy's playlists!
Stranger Things
trying on a metaphor
dirt enthusiast
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
No title available

ellievsbear
One Nice Bug Per Day
sheepfilms
AnasAbdin
tumblr dot com

pixel skylines
he wasn't even looking at me and he found me
styofa doing anything
we're not kids anymore.
$LAYYYTER
seen from South Africa
seen from South Korea
seen from Thailand

seen from Iraq

seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@2bars
Art by @Unfins
Chaos Imagined - Literature, Art, Science
https://archive.org/details/ChaosImaginedLiteratureArtScience1
True chaos is hard to imagine and even harder to represent. In this book, Martin Meisel considers the long effort to conjure, depict, and rationalize extreme disorder, with all the passion, excitement, and compromises the act provokes. Meisel builds a rough history from major social, psychological, and cosmological turning points in the imagining of chaos. He uses examples from literature, philosophy, painting, graphic art, science, linguistics, music, and film, particularly exploring the remarkable shift in the eighteenth and nineteenth centuries from conceiving of chaos as disruptive to celebrating its liberating and energizing potential.
Codename: Gun Dagger
Dirimu adalah sintesis dari perjalanan hidupmu. Tumbuh menjadi seseorang yang selalu diperdaya kata-kata membuat diri ini kemudian jatuh cinta pada ilusi bahwa kami memang saling menyayangi. Dan seperti awamnya orang yang saling jatuh cinta, kami pun bercinta. Tapi tahukah kamu bahwa ada pola pada setiap cerita? Itulah sperma yang menjadi pemrakarsa sebuah pembicaraan santai yang terjadi antara saya dengan Sensei, membuat kami menginisiasi sebuah ide untuk membuat apa yang selama ini hanya sebuah utopia dalam benak kami berdua untuk menjadikannya sebuah karya yang nyata.
Berawal dari sebuah frustasi atas kemunafikan manusia yang menjadikan setiap tragedi menjadi sekedar bahan opini untuk mengisi hari, kami saling berspekulasi tentang apa yang sebenarnya terjadi. Sampai akhirnya kemudian kami saling menyadari bahwa setiap kami menangisi semua tragedi yang terjadi menjadi sebuah lelucon yang selalu membuat kami sendiri menjadi tertawa geli, melupakan semuanya, lalu kembali menjalani hari. Tapi di sebuah hari, kami berhenti melakukan hal yang tanpa kami sadari menjadi sebuah ironi tersendiri dan mulai mencari solusi agar manusia dalam peradabannya tidak kehilangan kendali terhadap nurani yang ada di dalam diri mereka sendiri.
Sensei kemudian memberikan ide tentang apa yang ingin beliau ungkapkan dengan garis visual yang dipresentasikan. Dan saya yang menulis untaian kata ini kemudian mencoba untuk melakukan translasi dan menambahkan elemen yang dapat menjadikan semua ilustrasi menjadi lebih berisi, lalu melakukan enkripsi dari seluruh bahan presentasi yang tersaji menjadi sebuah story yang selama ini saya rasa sering dinikmati setiap generasi. Namun untuk membuatnya lebih memiliki arti bagi setiap hati yang menikmati adalah apa yang telah kami kaji selama perjalanan hidup kami untuk menjadikannya sebagai bagian dari sebuah trilogi mengenai tata cara berkompensasi dengan keinginan untuk mati.
“How to kill your God”
Sebuah narasi yang kami coba bangun sebagai bagian dari promosi untuk memberi gairah agar mereka tertarik berinteraksi dengan enkripsi ini. Permainan kecil ini hanyalah awal stimulasi dari gambaran besar atas apa yang kami nikmati selama ini dalam mengapresiasi karya para pendahulu kami, sehingga kami pada akhirnya bisa menemukan arti bagi hidup kami sendiri.
Ada begitu banyak sekali tema yang menjadi motivasi Gun Dagger untuk sampai pada tahap realisasi nanti. Kita bisa mulai dari persepsi pribadi kami terhadap keberadaan negara yang menjadi buah karya peradaban masa lampau yang mulai kehilangan relevansinya bagi peradaban manusia saat ini, sampai dengan katastrofi yang akan terjadi apabila banyak insan mulai kehilangan hasrat untuk berani mengkritisi apa yang menjadi ketidakmampuan mereka sendiri.
Semoga di kemudian hari kita dapat berbincang lebih banyak lagi mengenai karya kami, setelah semuanya terealisasi dalam medium yang bersama-sama akan kita nikmati di kemudian hari. Untuk sementara ini, selamat menikmati konsep yang menjadi fondasi kami.
I forgot to mention that,
Gua orang Indonesia. Di kala senja, rasanya ingin diri ini membuka bungkus payudara yang membalut manja kala kutatapkan mata. Dan gua baru saja mendapatkan ide untuk ngebongkar beberapa hal yang gua anggap menarik di setiap selipan cerita yang saat ini masih dalam proses pengerjaan di Fyu Studio. Sesekali ternyata enak untuk take a break dari apa yang jadi fokus gua saat ini untuk sekedar enjoy waktu luang gua di samping semua aktifitas yang gua kerjakan, menggunakan sarana menulis seperti ini. Aslinya gua pendiem kok, suer. Cuma kebetulan ini pake tulisan aja, makanya gua jadi bacot. Tapi yang namanya ngetik mah capek, apalagi di momen jomblo kayak sekarang. Nanti kalo ada kesempatan untuk bikin video random buat livestreaming yang ngebolehin gua ngerokok di depan kamera, mungkin gua ngebacotnya bakal lebih santai dan enak ngasih visual tentang apa yang gua coba presentasikan tentang apa yang sedang dikerjakan sama Fyu Studio. Buat apa? Yah buat narik minat kalian untuk nyumbangin modal ato apa kek, semangat kek, motivasi kek. Kan mayan buat penghasilan sampingan, wkwkwk.
Dear Tumblr,
Please don’t be dead just yet. I’m here for you. Let me try to do something around here. I’m so sorry for shitting on you in the past. I really regret it, please forgive me. You feel better and more natural than Instagram, i remember the days i used to have those very sensual feeling with those stretch-mark around your nipples and ass. Please don’t be dead just yet. I’m here for you with my dick hard and tight, ready to rock and roll. I’m so sorry if i cant stay with you all days ahead, but let me know if you into those woohoo stuff we did in the past. I love you, sincerely.
Let me in!
First post, first shitty mumble incoming, so be prepared. Tighten up your fucking belt or whatever you like, because i will post so many stuff around here. So if you’re up for the party, keep your eyes open to these pages ahead. I’m gonna talk a lot of shit like those fucking influcancer. Well nah, not really. If you really interested on all of my involvement on Fyu Studio or whatever side projects coming, tell me in advance. I just like to do fun stuff aside from my professional career as a Business Analyst. Who don’t like to do fun stuff? You’re more into more serious stuff? Woaaah, you must have some of those stupid medical shit diagnosed on your head!? Hell yeah i have a lot of those stupid serious stuff, i’m a fucking scientist in a way that is WEIRD and i don’t even fucking like it! No one likes me when i mumbling around shitty nerdy geeks stuff like that (except those executives or money bag fucker, maybe?), and hell yeah i’m not going to talk about those stuff specifically on my Tumblr. Well, whatever. Anyway, let’s keep in touch. Tell me whatever fun stuff you guys into. I’m quite open to any stuff. And these writings is just for a warm up to define my own self more for what i really am. So yeah, me me and me. And to be honest, i hate it. To identify yourself as a Doomer is bad? Well, try me then until i reveal my super awakening power when i shoot fart with my superpower asshole! Coz it is super DOPE!